
Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama Xiang memutuskan untuk pulang kembali ke kerajaan Mawar Hitam
dalam perjalanan Xiang menyempatkan diri untuk melewati pasar sembari membeli beberapa makanan juga giok-giok kecil untuk Mei lan
ada suatu rumor yang mengatakan bahwa orang yang memimpin kerajaan mawar hitam' di hutan kematian adalah seorang wanita
rumor itu memang tak salah, tentu saja disebarkan oleh Xiang sendiri
"heii apa kau sudah tau,sebaiknya mulai sekarang kita tak usah pergi ke hutan kematian lagi!!" kata rakyat A
"iya sepertinya kita tak boleh mengganggu atau menyinggung orang-orang kerajaan mawar hitam' itu" kata rakyat B menambahkan
"Halah..mana ada wanita sehebat itu, wanita tetaplah wanita yang derajatnya lebih rendah daripada lelaki , lihat saja nanti aku akan mempersunting Ratu dari kerajaan mawar itu!!" kata seseorang yang ternyata adalah anak dari kerajaan kecil Tao sekaligus pewaris dari kerajaan Tao
"wahh..benar kata pangeran " celetuk Rakyat B
perkataan itu membuat orang-orang mulai ragu dengan yang namanya ketangguhan kerajaan mawar
mereka bahkan belum pernah melihat Ratu penguasa kerajaan tersebut
ya Xiang memang sengaja menyembunyikan identitas dirinya ,hanya para senior-senior yang dilatihnya saja yang tau perawakannya, bahkan rakyat tak tau seperti apa wajah dari penguasa mereka ,tetapi mereka tak berani protes atau menuntut macam-macam
Kebanyakan dari mereka bersyukur karena bisa diambil dari jalanan yang kejam
selama ini saat di kerajaan mawar hitam' Xiang memakai topeng yang menutup hampir seluruh wajahnya ,terlihat sangat anggun,juga menampakan sisi ketegasan serta kecantikan
Xiang lalu melanjutkan perjalanan di lapisan tengah hutan kematian dia mendengar suara pertarungan juga teriakan-teriakan seperti di Medan perang..
"cihh siapa yang berani bertempur di wilayah ku" kata Xiang melesat ke sumber suara
Tingg...tringg..Trang..
dentingan pedang semakin terdengar jelas ,Xiang lalu duduk diatas pohon menyaksikan kerajaan apa yang berani berperang di wilayahnya
"huhh..kukira akan seru ternyata lemah sekali prajurit kalian" kata Xiang turun dari pohon itu
sett...bruk..
semua prajurit pingsan hanya menyisakan petinggi-petinggi disana
"Siapa kau!??" kata seseorang yang sepertinya adalah komandan
"seharusnya aku yang bertanya 'siapa kau' kata Xiang mendekat
"uhgh... jangan mendekat, Semuanya lindungi Raja!!" ucap komandan itu menahan sakit
orang-orang dengan segenap tenaga mencoba menghalangi Xiang
__ADS_1
Syuttt.......Trang.."
suara dentingan itu dengan cepat terjadi tombak yang diarahkan ke Xiang ditangkis oleh Mei lan yang entah darimana muncul dengan menggunakan cadar
"Berlututlah di hadapan Ratu!!" kata bawahan Xiang yang tiba-tiba keluar dari atas pohon ,sepertinya ini semua ulah Mei lan yang memanggil banyak orang
"Ratu?? " ucap raja menghentikan aksi prajurit yang hendak melemparkan tombak kearah Xiang..
"hormat saya Ratu , perkenalkan saya adalah raja dari kerajaan Tao" kata orang tua jelek rupa itu dengan muka mengejek
"penggal semuanya sisakan rajanya" kata Xiang pergi bersandar di atas pohon dengan Mei lan..
"baik Ratu" ucap mereka semua serempak
se-jam kemudian mereka membawa raja Tao yang sudah terikat dengan keadaan lebam juga kehilangan satu kakinya
"a..apa yang kau mau!!?" teriak raja Tao
"hmnn berperang sendirian , dimana putramu" kata Xiang acuh tak acuh
"hehh..putraku sedang menuju kesini dan dia pasti akan Membunuhmu ,Hahaahha" tawa jahad raja Tao
"bawa kemari" kata Xiang
Plukk...
"a..anakku!!!!" kau apakan anakku dasar manusia kejam!!!" teriak raja Tao berusaha memberontak
srattt...."aghhh'...."
Kaki raja Tao kini menggelinding ke sebelah kepala anaknya sendiri, yang sudah dalam kondisi mulut robek, lidah terpotong juga kulit yang mengelupas
"hmnn...tentu saja aku membunuhnya, lihat mulutnya yang jelek itu kini sudah menjadi sangat cantik, lidahnya yang kotor kini sudah dimakan hewan buas, bukankah sangat cantik'" kata Xiang menjambak rambut dari kepala pangeran tao
"dan kau bilang aku manusia yang kejam? sett....lihatlah wajah ini bukankah anak ini yang sering tersiksa bahkan mati pun tak ada yang menguraikannya" kata Xiang membuka topeng yang ia kenakan
"a..aa putri...x..Xiang!!" teriak raja Tao
'benarr...ahh tidak-tidak panggil aku Ratu " kata Xiang membakar kepala itu seketika lenyap dan kini sudah berada di alun-alun kota
"lihat saja pengetahuan ku akan menjadi kekuatan suatu saat nanti!!" teriak raja Tao memberontak..
"hmnn kalian semua berbalik....
settt...
"tutup mata "
"kekuatan adalah kekuatan" srettt..Aghhhhh
__ADS_1
Xiang memotong leher raja Tao lalu mengirimnya juga ke alun-alun
tring....
para pengawal kini sudah bisa bergerak sebelum mereka menyerang mereka sudah mati kepanasan dan meleleh
"terimakasih bantuannya Ratu" kata seseorang tak lain dan tak bukan adalah ayahnya sendiri perdana menteri Kim yang ditugaskan oleh kaisar Wang untuk berperang memperebutkan kerajaan Tao
"hmn...kalian tanpa ijin sudah berperang serta merusak wilayahku hukuman apa yang cocok ku berikan kepada kekaisaran Wang" kata Xiang yang sudah memakai topengnya
"maaf Ratu hamba tak berani ini hanyalah kelalaian saja" kata perdana menteri membungkuk
"ya pulanglah" kata Xiang
"Ratu bisakah anda menghadiri ulang tahun putri saya dua hari lagi " kata perdana menteri
sring...."kurang ajar sekali kau terhadap ratu!!" kata Mei lan
sett...
"putri?"
"iya putri pertama saya Kim Xiang " kata perdana menteri
"pftt..Kim Xiang lucu sekali nama itu " gumam Xiang
"baiklah aku akan datang " jawab Xiang
swosshh...Xiang beserta Mei lan juga yang lainnya hilang begitu saja "
'hahh..putriku pasti akan sangat senang semoga dia memaafkanku" gumam perdana menteri
-
-
-
-
-
-
-
-
Bersambung jangan lupa like Coment juga vote karya author 💕✨
__ADS_1