
"ughh..nona apa kita minum terlalu banyak ?" ucap blue setengah sadar
sementara itu Xiang kini sudah tertidur pulas di pangkuan red
"pftt nonaku seperti anak kecil saja " gumam red sambil mengelus-elus kepala Xiang
"tak apa ,blue mari kita minum lagi masih ada red yang bisa menjaga nona " jawab Whitney
hari sudah semakin larut , walaupun sedang diadakan festival tetapi banyak kedai-kedai kecil yang sudah tutup ,jalanan yang gelap gulita hanya di hiasi oleh bintang' juga lampion merah menyala
"heii sebaiknya kalian masuk terlebih dahulu ke kalung dimensi , aku akan menyusul mengantarkan nona terlebih dahulu " ucap red berubah menjadi Phoenix
Tibalah red di depan tembok datar ,dia mengayunkan jari jemarinya ke tembok itu ,dan ajaibnya tembok itu terbuka membentuk pintu yang sangat besar ..
"siapa disana " ucap red merasakan keberadaan orang yang kuat
red takut orang itu punya niat jahat kepada nonanya'
whoshh~
hanya suara angin yang terdengar ,tanpa mengurangi rasa waspada ya red masuk dan tembok itu tertutup rapat seperti semula
"selesai " gumam red meletakan Xiang ke ranjang empuk
setelah itu red menyusul masuk ke dalam kalung dimensi dan menutup pintu menuju kalung dimensi agar Xiang tidak terganggu..
"hm..kenapa aku begitu tertarik sampai mengikutiku kemari ?" tanya Yanlei yang ternyata sedari tadi mengikuti Xiang
saat menuju jendela untuk bergegas pergi..
__ADS_1
"grabb..siapa kau !!" gumam Xiang dalam keadaan tak sadar
"heii aku tanya sekali lagi ,siapa kau ?!"
Yanlei hanya terdiam ,dia berpikir bagaimana dia tak merasa jijik ataupun benci jika wanita itu memeluk pinggangnya ..bahkan pelukan ibu tirinya tak senyaman itu
howekk "ahh leganya " kata Xiang ,hmm..ya kalian tau lah apa yang Xiang lakuin ;v
sementara itu Yanlei tersadar dari lamunannya ,hanfu bagian belakangnya kini penuh muntah..
"huhhh" Yanlei hanya menghela nafasnya lalu menggendong Xiang kembali ke ranjang lalu mencari hanfu baru yang terdapat di almari
"fyuhh..tapi kenapa ada hanfu pria disini ?" batin Yanlei ,entah mengapa dia merasa kesal
grabb..bruk
*srett..
Xiang* memeluk Yanlei erat bersender pada dadanya yang bidang ..
"uhh" gumam Yanlei
"hmm kenapa bagian bawah keras sekali ? uhh" gumam Xiang tambah memeluk erat Yanlei
srett..
"ini semua salahku sendiri " kata Yanlei tersenyum smirk menetah tubuh Xiang
"heii srett..brukk'.. apa yang kau lakukan ?" kata Xiang menetah balik tubuh Yanlei
__ADS_1
kini Xiang berada di atas tubuh Yanlei
srakk.." postur tubuh yang baik" kata Xiang merobek hanfu Yanlei
"..ada apa dengan bekas luka ini ?, tapi tak apa karna kau tetap tampan "
"ck..huftt ja..jangan sentuh " gumam Yanlei
kini tangan Yanlei sudah diikat oleh kain bekas robekan hanfu tadi
"astaga! bukankah kau yang menyusup masuk ke kamarku ? ,lihat leher ini sangat sensitif ya " jawab Xiang mengendus-endus leher Yanlei
"waw ,badanmu sangat bagus berapa wanita yang sudah jatuh kepelukanmu ini ?" kata Xiang membuka perlahan hanfu Yanlei
Brukk.."hmm empuk sekali" gumam Xiang berbaring di dada bidang Yanlei
srakk..tali yang diikatkan oleh Xiang terlepas ,Yanlei lalu menggeser sedikit tubuh Xiang agar tak menetah dirinya
Ketika hendak bangkit ,ternyata tangan Yanlei dipegang erat dan tak bisa dilepaskan ,jadi Yanlei ikut berbaring di samping Xiang yang sudah terlelap..
Keesokkan harinya ...
"Kenapa dia belum bangun ,apa dia mati ?"
"sebaiknya aku bergegas pergi ,sebelum ada orang yang datang "
srett.."selamat tinggal nona"
__ADS_1