
Tiba-tiba langit terbelah menjadi dua ,sore hari yang berdarah itu nampak sedikit demi sedikit tenggelam dalam kegelapan
Bulan yang biasanya nampak putih suci kini berwarna merah gelap ,badai angin juga petir semakin mengamuk
entah apa yang datang dari langit , turun pelan-pelan seperti menganggap langit tangga khusus untuknya
tubuh Xiang yang berada di pangkuan Yanlei , tiba-tiba terbang mengambang menuju langit tersebut dan jatuh ke pelukan perempuan cantik
tanpa menoleh sedikitpun perempuan itu langsung berbalik badan dan langit kembali menutup
"i..istriku ..XIANG !!!!!" Yanlei mencoba bangun tetapi dia kehabisan mana lalu pingsan ..
"ukhh Dimana aku?" gumam Xiang
"wahh rupanya anda sudah bangun, memang sangat cantik seperti yang mulia ratu " kata gadis itu duduk di sebelah Xiang
Xiang hanya diam menatap dingin wanita tersebut
"ahh aku belum memperkenalkan diri ya ,namaku Helena aku adalah orang kepercayaan ibumu " jawab Helena
"siapa peduli.." jawab Xiang acuh
Helena hanya bisa menggelengkan kepalanya karna teringat oleh seseorang
"ukhhh.." Xiang merasakan pusing kepalanya seperti mau pecah dan dada sebelah kirinya kini perih
"aihh jangan banyak bergerak atau memikirkan sesuatu dulu kau tidurlah aku akan mengambilkan makanan" jawab Helena menghilang seketika
"ukhh..sebenarnya siapa aku ? kenapa aku tak bisa mengingat apapun selain nama itu" batin Xiang
sringg..
"tadaa ini makanlah dan di dalamnya sudah ada pil penahan sakit yang aku encerkan "kata helena
__ADS_1
Xiang hanya menatap mangkuk yang berisikan bubur juga disebelahnya terdapat buah-buahan
"aihh tak perlu takut ,ini tak beracun!!" kata Helena kesal
"hmn' Xiang lalu memakan bubur itu dengan lahap seperti anak kucing yang kelaparan , namun setelah bubur itu habis sikapnya juga raut wajahnya terlihat dingin kembali
"berapa lama ?" tanya Xiang
"ahh kau sudah sekarat selama tiga tahun kukira kau tak akan selamat tapi berkat seseorang kau selamat " ucap Helena berbangga diri
"tiga tahun..tetapi kenapa aku tak mengingat apapun ?" tanya Xiang kembali
"ahh apa kau tak ingat dirimu sendiri, apa pil obat ku salah ya ,wahh gawat apa kau kehilang ingatanmu, apa.."
"diam..berisik" potongan Xiang dengan nada dingin
"aihh apa kau masih mengingat namamu?" tanya Helena
"Xiang " jawab Xiang singkat
"tak ada ..nyutt.." Xiang kembali merasakan sakit di kepalanya saat dia berusaha mengingat siapa dirinya
"aduhh sudah ku bilang jangan berpikir keras terlebih dahulu,pil obat ini mahal tau!!" kata Helena
"hmn sepertinya karna batu jiwa mu diambil setengah jadi ingatanmu juga memburuk ,hmn sepertinya aku tak bisa menulangkanmu sekarang " kata Helena berpikir
rencananya setelah Xiang terbangun maka Helena akan mengembalikan Xiang ke dunia bawah tetapi sekarang Xiang hilang ingatan
"batu jiwa?" tanya Xiang kembali
"iya di dalam tubuhmu itu ada dua atau lebih baru jiwa karna begitu pula para malaikat terbuang juga iblis rendah mengingatmu mereka menganggapmu sebagai mesin batu jiwa berjalan" jawab Helena
"namun ada dua batu jiwa terkuat di dalam tubuhmu yaitu batu jiwa iblis murni juga batu jiwa dewa ,dua batu jiwa itu sudah melekat di jantungmu "
"jadi berapa banyak batu jiwa yang diambil dariku?" tanya Xiang kembali
__ADS_1
"hmn sepertinya bangsawan iblis tingkat sedang berhasil mencuri seperempat batu jiwa dewa "
"sekarang beristirahat lah besok aku akan mengajarimu beberapa jurus "
"hmn..tapi jangan khawatir aku bisa merasakan kini batu jiwa dewa itu sudah berada di tangan yang tepat!"
"sekarang aku tinggal melatihku agar sedikit lebih kuat !!" jawab Helena percaya diri
"orang yang tepat ?.." batin Xiang
sementara itu di dunia iblis terjadi kekacauan yang cukup besar hampir seluruh bangsawan tingkat rendah di hukum pancung hanya menyisakan wanita juga anak-anak
"aku sudah mendapatkan batu jiwamu tetapi dimana kau sekarang seperti apa tampangmu kenapa aku tak ingat sedikitpun " gumam lelaki itu memandang bulan yang sudah berwarna kemerahan
"yang mulia anda harus beristirahat jangan memaksakan diri lagi ,kami mohon yang mulia" ucap seorang laki-laki di sebelahnya menunduk hormat
"***tak bisa aku harus mencari dirinya..."
-
-
-
-
-
-
jangan lupa like Coment juga vote karya author ๐๐
maap karna author hanya bisa up sedikit tapi author akan up lebih banyak juga panjang selanjutnya ingat dukung terus karya author dengan cara vote karya author ๐๐***
__ADS_1