
"tunggu siapa dia ?" pikir Xiang dengan muka datarnya tak bisa merepotkan perkataan laki-laki itu
"ahh apakah nona sudah melupakan saya ?, walau kita hanya bertemu sebentar sepertinya kesan saya kurang mendalam " ucap lelaki itu tersenyum genit
"entah kenapa aku merinding" batin Xiang
"benar ,sepertinya anda kurang berkesan "
Jlebb..
"ukkh entah kenapa , perkataannya membuat hatiku sakit " gumam laki-laki itu tak lain dan tak bukan adalah Yanlei 🙄
"permisi tetapi saya sedang sibuk ,bisakah tuan menyingkir ?" tanya Xiang dengan senyum kecutnya
"ada perlu apa nona cantik ini kemari ?" jawabnya Yanlei membalas senyuman
"apa matanya buta? jelas-jelas ini rumah **** tua itu ,apa mungkin dia tidak waras ?" batin Xiang mengerutkan alisnya tak suka
"pftt, tenang nona ,maaf sebelumnya belum memperkenalkan diri "
"perkenalkan diriku Gong Yu ,pengembara biasa yang mampir ke desa ini " ucap Yanlei
"ohh"
"sial apakah aku harus mengenalkan diriku juga ckck merepotkan" batin Xiang tambah tak suka
rasanya ada yang aneh dengan laki-laki di depannya ini ,seperti kesengajaan yang direncanakan..
"maaf saya sibuk ,jika kita bertemu lagi maka akan ku perkenalkan diriku" ucap Xiang singkat lalu menerobos masuk ke dalam
"wahh ,kenapa aku tertarik dengan nona kasar itu ?" senyum smirk Yanlei pun mengembang di wajahnya yang tertutup topeng
"tunggu kenapa rumah ini luas ?!, semoga aku tidak tersesat" tak ada yang namanya kesempurnaan dalam diri seorang ,walau Xiang terlihat cerdas juga pintar tetapi nyatanya dia adalah gadis remaja kuat yang buta arah
Brukk..
"akk ,kenapa kepalaku terbentur dua kali dalam hati yang sama !" maki Xiang
"maaf ,tetapi kenapa anda bisa masuk ke sini ?" ucap bocah laki-laki berambut merah itu ..
*maaf gambarnya kebesaran _\=)
"ahh apa halaman ini milik anda ?" tanya Xiang
"halaman ini tak boleh dikunjungi sebaiknya kakak cepat pergi dari sini ,lurus saja lalu maka kakak akan bertemu ruangan kepala desa" ucap anak laki-laki itu .
"terimakasih banyak " ucap Xiang lalu bergegas pergi dalam hatinya dia bertanya-tanya sebenarnya kenapa anak itu bisa berada di halaman yang katanya tidak boleh dimasuki?
tapi mengingat dirinya hanya pendatang juga punya kepentingan lain ,maka dari itu Xiang bergegas pergi dia mempercepat langkahnya agar cepat sampai
Sesampainya di ruangan besar lebih terlihat seperti rumah ? ,Xiang mendobrak masuk
__ADS_1
"maaf ,apa urusan nona kemari?!!" teriak penjaga yang berjaga di depan pintu berusaha menangkap Xiang
"ada apa ini?!!" bentak orang tua di dalam
rambutnya berwarna merah seperti anak yang baru saja Xiang temui ,tetapi lelaki tua ini sedikit berkeriput juga terkesan angkuh
"apa anda masih ingat dengan panti asuhan?" tanya Xiang tanpa basa-basi membangun tembok penghalang di belakangnya sehingga para penjaga tak bisa menerobos juga mendengar perbincangan Xiang
"hahh ,mereka sangat menyusahkan !" maki kepala desa itu
"selain itu mereka tak bisa memberiku masukan atau menyalurkan dana aktif ,mereka hanya meminta dana bagi anak-anak tak berguna it..*
grepp..
"lihatlah ,apa yang anda maksud dengan anak-anak tak berguna ?" ucap Xiang tak bisa menahan emosi lagi
"t..tentu saja anak-anak panti itu tak pantas menerima uangku"
bughh..
"**lalu? apa prajurit lemah seperti mereka yang pantas menerima uangmu itu ?"
"mereka hanya anak-anak kenapa kau tega sekali** ?"
Xiang paling tidak bisa yang namanya menghadapi kasus-kasus kejahatan atau ketidak Adilan terhadapa anak kecil ,baginya mereka hanya anak kecil yang tak tau apa-apa
"a..aku akan m..mengirim dana lagi untuk mereka ,t..tolong jangan Bu..bunuh aku !!" ucap kepala desa gemetaran
"sebenarnya aku kemari hanya ingin menghabisi mu saja ,tetapi rasanya tak terlalu menarik " ucap Xiang sarkas
blaztt..
Mereka berdua hilang ,para prajurit yang sejak tadi mencoba untuk masuk menembus penghalang itu terpental
"d..dimana aku !!!" teriak kepala desa
kini dirinya hanya terikat berada dalam ruang hitam hampa
"*laparr..lapar ..tolong beri aku makanan!!"
"lapar*!!!"
ruang hitam itu memunculkan banyak bayangan anak-anak yang kurus serta berteriak lapar" ,itu semua hanyalah ilusi yang di buat Xiang
"tidak!!! jangan mendekat!!" teriak kepala desa itu histeris ketika anak-anak mulai menggerogoti tubuhnya menganggap dirinya sebagai santapan lezat
"Tidakkkk!!"
itu hanya ilusi yang dirasakan oleh kepala desa itu sendiri
di dunia asli , orang-orang hanya melihat sang kepala desa berteriak-teriak sambil berlari mengelilingi desa
karna mereka tak bisa berbohong ,banyak makian-makian yang keluar dari mulut para penduduk ,banyak pula yang bersyukur kepala desa itu menjadi gila dan tidak akan menyusahkan warga desa lagi
__ADS_1
Sementara itu Xiang kembali muncul di pekarangan dimana dia bertemu anak kecil itu
"lohh kenapa aku bisa kemari ? bukankah tadi aku berada di alun-alun desa menyaksikan **** tua itu ?" pikir Xiang
"heii sudah kubilang ,bangunan ini dilarang untuk dikunjungi!!" teriak anak laki-laki yang sama kini wajahnya yang imut itu mengkerut karena marah
"m..maaf aku tersesat lagi " ucap Xiang tersenyum canggung menggaruk kepalanya yang tak gatal
"emn kenapa bangunan ini dilarang dikunjungi?" tanya Xiang terlalu penasaran
"ahh yasudah ,mari kakak ikut aku " ajak sang anak laki-laki itu
tibalah mereka di sebuah ruangan ,saat pintu dibuka ruangan itu seperti ruangan doa untuk para leluhur yang bersemayam juga terdapat lukisan seorang perempuan cantik
"dia ibuku ,ruangan ini sudah tidak digunakan lagi ,aku dihukum oleh lelaki tua itu ,kata orang-orang yang melintas ruangan ini akan dihancurkan"ucap anak laki-laki itu matanya terlihat sendu menahan air mata
"tenang saja ,itu tak akan terjadi , ngomong-ngomong kamu belum memperkenalkan namamu " balas Xiang dengan senyuman
"n..namaku Xie Yee" ucap Xie Xie gugup ,wajahnya memerah seperti tomat karna malu
"ahaha ,Xie Xie kamu sangat menggemaskan juga tampan " goda Xiang
"ahh..hnn ..t..tidak seperti i..itu!!"jawab Xie Xie panik kini wajahnya memerah hampir seperti rambutnya
"haha maaf ,aku hanya bercanda ,tapi soal tampan dan menggemaskan itu tidak bohong, mana mungkin aku bisa bohong disini"
"ahh apa kau mau ikut denganku ?"tawar Xiang tanpa basa-basi
"hmm sebenarnya aku tak punya rumah menetap ,tetapi sanggup untuk membawamu bersamaku ,asal kau tak rakus saat makan haha" kata Xiang mengelus-elus kepala Xie Xie
"a..apa boleh? , sepertinya ayah tak akan menyetujuinya " gumam Xie Xie menjadi sedih kembali
"maaf tapi ayahmu tidak akan bertemu denganmu lagi " ucap Xiang tersenyum ,sebenarnya dalam hatinya terdapat rasa gugup juga bersalah karena sudah merampas seorang ayah dari anak laki-laki yang ia temui
"b..baiklah aku akan ikut dengan kakak cantik !!"
-
-
-
-
-
-
-Jadi author minta maaf sebanyak-banyaknya karna males upp TvT
Sumimasen👉🏻👈🏻
*jangan lupa like Coment juga vote karya author 💕
__ADS_1