
Tok.tok ketuk seseorang di balik pintu .
"hmnn bicaralah" kata Xiang dingin setelah Mei lan membukakan pintu yang ternyata dia adalah Kasim perdana menteri..
"tuan putri pertama anda dipanggil menghadap perdana menteri di kediamannya" kata Kasim itu sambil membungkuk hormat lalu pergi..
"Mei lan hanya diam sambil melirik Xiang..
Xiang mengangguk lalu mengganti bajunya dengan hanfu putih bercorak merah tak lupa memakai cadar..
Note : Xiang sudah menyuruh red untuk memudarkan sedikit penghalangnya ,agar orang lain melihat wajah Xiang sudah mulus ( alias kecantikan yang ditunjukan Xiang hanya 20%)
saat ia pergi keluar dengan Mei lan dia melihat kereta kuda yang sudah menantinya
"hoo ternyata pak tua itu sungguh berniat" kata Xiang dingin lalu masuk ke kereta kuda itu
sesampainya di kediaman teratai Xiang menyuruh mei lan untuk menunggu diluar .. lalu dia masuk,menghentikan teriakan Kasim yang mau mengumumkan kedatangannya..
Xiang langsung duduk di kursi yang tersedia disambut dengan seseorang pria tua bersama lelaki muda sedang berbincang-bincang dengan perdana menteri..
"ada apa " ucap Xiang datar
"wahh-wah jadi ini putrimu ,' kata pria tua itu duduk bersamaan dengan lelaki beserta perdana menteri di meja makan ,yang tersedia banyak kursi serta makanan..
Lelaki muda itu menatap mesum tubuh Xiang
,Blue yang kesal sedari tadi ,menjahili lelaki itu saat dia mau minum teh ,air dari teh itu di kendalikan sehingga menyembur ke muka lelaki itu..
Xiang hanya tersenyum mengejek melihat itu,
namun kembali datar
"cepat ADA APA!?" kata Xiang bertanya lagi..
"anakku aku akan menjodoh kan mu den..
"dan menentang perintah dari kekaisaran Wang?" kata Xiang menyela
belum sempat perdana menteri
menjelaskan ,Xiang menyela percakapan nya..
__ADS_1
"hemn? sambung Xiang berdeham
"bukan begitu anakku aku..'
"Apa !??" teriak Xiang menyela perdana menteri lagi
"dan untuk kalian segeralah pulang ,' kata Xiang menatap tajam lelaki tua itu
lelaki tua itu ketakutan juga anaknya mereka langsung jalan cepat meninggalkan ruangan yang kini semakin memanas..
"ANAKKU !! Apa Yang kaulakukan!!!" teriak perdana menteri
"menikah dengan pangeran ketiga" ucap Xiang datar kembali menatap perdana menteri
"Anakku aku tidak Sudi menikahimu dengan lelaki bodoh itu!!" teriak perdana menteri dengan nada perduli
"kenapa baru sekarang?" ucap Xiang..
"a..apa katamu anakku?" jawab perdana menteri bingung..
"**Berhenti memanggil anakku!" kenapa baru sekarang kau peduli padaku!!?"
"kenapa setelah ibu meninggal sekian lama kau baru peduli kepadaku, semua rasa sakit yang kurasakan selama ini, kau hanya membayarnya dengan sok peduli padaku?!
"cambukan serta racun yang aku dapat setiap hari dengan ejekan-ejekan itu, BARU SEKARANG KAU PEDULI Padaku!!!?
"kenapa?!" kenapa baru sekarang?, kenapa?! jawab!!!
teriak Xiang sembari mengeluarkan air matanya sedih**, sementara itu perdana menteri hanya bisa diam melongo dengan semua ucapan anakkya itu..
"sial kenapa aku menangis!" dasar lemah!! gumam Xiang
"**hehh lupakan bukankah kau pria yang sama dengan orang yang tak peduli aku sudah makan apa belum, apakah aku masih hidup dan bernapas dengan baik!' kau hanya pria
Bre**sek yang mengaku sebagai ayahku..
"bahkan pembunuh sekalipun tak akan membunuh anaknya ,huh kau sungguh kejam perdana menteri Kim ,sungguh**!!" teriak Xiang
"a..apa Mak..maksudmu nak?" jawab perdana menteri pelan
"kau bukan ayah ku kan??" kata Xiang tajam
__ADS_1
"aPA maksudmu aku ayahmu!!" teriak perdana menteri
"heh ayah??, kau bahkan tak punya hubungan darah denganku!"
"apa Mak..."
"tahun 20 ,Bulan purnama saat matahari terbit?? kata Xiang menyela
"ba..bagaimana kau tahu!! ucap perdana menteri gugup
"tentu saja aku tahu hari dimana ibuku dijebak" jawab Xiang smirk..
"a.apa maksudmu dijebak!! ,jelas-jelas dia berselingkuh dengan pria itu!! teriak perdana menteri marah
"dan kau percaya, apalagi tidak menyelidikinya lebih lanjut dan menyerahkan semua pada selir ularmu itu?!" jawab Xiang emosi..
"apa yang perlu diselidiki lagi?! dia berselingkuh dengan pria itu diam-diam bahkan sebelum kami bertunangan..
"iya memang ibukku sangat -sangat mencintainya bahkan dia mengobarkan cintanya yang besar memilih untuk menikahimu atas wasiat kakek, tapi jangankan suka kau bahkan kau tak melihatnya sekalipun!! cinta dan kepercayaan macam apa itu?? jawab Xiang tak kalah sengit..
"dan kau menyalahkanku atas kematian ibuku sendiri karna melindungi anaknya yang tak bisa apa-apa dari pembunuh bayaran??
"a..apa tidak!, tidak mungkin dia dibunuh perampok bukan pembunuh bayaran! kata perdana menteri..
"yasudah kalau kau tak percaya.. MASUK!!" perintah Xiang
seseorang itu masuk dan.....
-
-
-
-
-
***to be continued..
jangan lupa like , Coment juga vote karya author 💕💕😘***
__ADS_1