
Seminggu sebelum pesta dimulai...
"lan-lan apakah kau mau ikut aku ke pasar??"
tanya Xiang sembari melahap makanannya..
"mnn, xi'er saja yang pergi, tapi apa mau ku temani??" tanya Mei lan ..
'hmn tak usah saja, lagipula hanya sebentar ,aku mau membeli kebutuhan kita sehari-hari..
"baiklah , hati-hati dijalan!!" teriak Mei lan
Xiang hanya menganggukkan kepalanya lalu loncat keluar jendela menuju ke pasar..
sesampainya di pasar, karna masih lapar dia menuju ke kedai makanan sekitarnya,tak lupa memakai cadar untuk menutupi identitasnya..
Brukk.."awwh ma..maaf aku tak sengaja" kata orang itu berdiri membantu Xiang yang sudah duduk terjatuh karena ditabraknya..
"sstt.. iya tak apa ehhh?" kata Xiang sambil melihat perawakan gadis muda seusianya mungkin ,dengan muka pucatnya..
"apa..aku yang harus bertanya kau kenapa?" tanya Xiang
belum sempat membalas gadis itu langsung pingsan, Xiang yang refleks langsuk menangkapnya orang-orang sekitar hanya menonton saja dan tak ada yang peduli..
"nona??..nona , cihh kalau begini lagi-lagi aku yang harus menanggungnya..
syutttt... Xiang menggendong gadis itu ,di punggungnya lalu melompat pergi ke kediamannya,
"tok..tokk' lan-lan cepat buka!!!" kata Xiang sambil mengetok pintu yang terkunci itu..
"ehh iya tunggu sebentar, kriett..
"astaga apakah kau membunuh orang xi'er ?!" kata lan-lan sembari membantu Xiang membaringkan gadis itu di kasur miliknya ..
"enak saja, aku menemukannya dijalan" kata Xiang mengecek nadi gadis itu..
"racun rubah hitam!!?" telepati red' yang terdengar sangat terkejut..
"hahh, memangnya apa spesialnya racun itu?" telepati Xiang penasaran..
"nonaku, racun ini bila digunakan dalam jumlah yang banyak dan tak diobati dalam waktu yang lama, bahkan dapat membunuh seluruh rakyat dari kerajaan kecil!" kata red..
"aduduhh repot banget si!!" kata Xiang mengeluh..
"jadi apa yang harus kulakukan ??" tanyanya..
"nonaku racun ini hanya bisa disembuhkan oleh darah nona, apakah nona tak ingat??"
__ADS_1
"ehh iya ,tapi darahku ini mahal tau" kata Xiang sambil mengerucutkan bibirnya..
"huhhh baiklah karna aku gadis baik nan cantik, aku akan memberikan sedikit darahku oke??" kata Xiang membuka suara setelah melamun dari tadi..
Srettt... "xi'er!! apa yang kau lakukan kenapa kau menggores tanganmu sendiri!??!" tanya Mei lan langsung khawatir ..
"syutt.. diamlah lan-lan aku tak apa ,tunggu sebentar.."Xiang lalu mengumpulkan darah yang mengalir itu di sebuah gelas kecil yang terbuat dari bambu yang selalu ada di kamarnya..
setelah itu Xiang langsung meminumkan darahnya kepada gadis itu,
"fyuhhh, untung aja masih bisa tertelan" kata Xiang mengelap keringat di dahinya,
"xi'er lukamu itu harus segera diobati!!" kata Mei lan langsung mengambil tanan obat tingkat rendah yang memang ditanam Xiang di halaman belakangnya..
"hmnn , tapi bagaimana dia bisa terkena racun itu ya??" gumam Xiang..
"uhukk..uhuk..howekk.. gadis itu tersadar dan memuntahkan seonggok darah hitam yang berbau busuk..
"aduhh, ini minumlah!!" kata Xiang sembari memberikan air surganya yang dia ambil dari kalung dimensi..
"i..ini air surga roh, kenapa kau bisa memilikinya?!!" tanya gadis itu tak berani meminumnya..
"ckck..minum saja cepat!!" kata Xiang sambil membersihkan lukanya dengan air yang satunya..luka Xiang dalam sekejap tak meninggalkan bekas apapun..
"ba..baiklah..kata gadis itu langsung meminum habis air surga roh..
di dalam ruangan dimensi ,red dan blue serta Whitney hampir memuntahkan seteguk darah karena ucapan Xiang..
"emnhh..nona air suci surga roh sudah sangat langka bahkan sudah tak ditemukan lagi sumbernya, air itu bahkan kalau dijual bisa untuk membeli dua kerajaan kecil no..nona" ucap Whitney
"woww tau gitu gue jual aja yakk, lumayan " gumam Xiang yang bisa terdengar jelas oleh gadis itu..
"a..anda sebaiknya berhati-hati untuk memberikan air itu, air suci surga roh dapat memicu perang-perang ,sebaiknya nona menyimpannya dengan baik.."
kata gadis itu..
"terimakasih atas pertolongan anda" kaya gadis itu lagi mencoba membungkuk..
"ehhh jangan bergerak ,tidur saja dulu sia-sia aku memberikanmu harta terbesarku tapi kau malah menyia-nyiakan ,istirahat saja dulu!!" kata Xiang membantu gadis itu untuk duduk..
"te..terimakasih perkenalkan aku Zu ang putri tunggal dari kerajaan ang, " kata gadis itu yang bernama Zu ang,
"wahhh ,jackpot nihh heheheh, " batin Xiang dalam hati..
"iya tak apa perkenalkan aku putri pertama Xiang ,pastinya kau sudah tau siapa aku" kata Xiang duduk di kursi bambunya..
"terimakasih sekali lagi, ...
__ADS_1
"xi'er !! lukamu!?" teriak Mei lan yang baru kembali sembari membawa tumbukan tanaman obat..
"tadaa, sudah sembuh" kata Xiang menunjukan tangannya..
"ehh nona sudah terbangun??" kata Mei lan menaruh tumbukan obat itu
"iya ,terimakasih sudah mau menolongku..
"haha, tak apa-apa tapi bagaimana kamu bisa terkena racun itu??" tanya Xiang penasaran..
"sebenarnya aku mau mengambil tanaman mawar es malam, tapi sialnya bunga itu dijaga oleh hewan roh tongkat tinggi, saat aku bertarung naasnya aku terkena racunnya.. "kata Zu ang
"hmnn, memangnya bunga itu untuk apa??" tanya Xiang kembali..
"i..itu untuk ibuku ,beliau sakit keras ayahku sudah memanggil seluruh tabib-tabib terbaik tetapi mereka hanya bisa menyerah, saat di perjalanan ayahku menolong seorang pertapa, pertapa itu bilang obat dari penyakit ibuku adalah bunga mawar es malam ,yang terletak dilapisan terakhir di hutan kematian"
"aku selama berhari-hari menginap di hutan kematian lalu ,terserang oleh racun saat di pasar tadi ,aku dikejar oleh beberapa bandit karna kondisiku yang lemah aku tak bisa bertarung."kata gadis itu menceritakan panjang lebar..
"oh, lalu bagaimana dengan keadaan ibumu sekarang?? tanya Mei lan sembari meletakan nampan berisi dua set makanan..
"hmnn kapan lan-lan mengambilnya tapi, asikk makan!" kata Xiang mengambil bagiannya..
"hmnn, aku kurang tau karena baru kembali," kata Zu ang sedih..
"mnn, tak apa, aku akan membantumu mengambilnya mnn, kata Xiang sambil memakan makanan nya..
"iya ,putri silahkan makan dulu..."kata Mei lan pergi kembali ke kediaman pelayan
"terimakasih banyak, besok aku akan kembali ke kerajaan ku ,apakah putri bersedia ikut ??" tanya Zu ang..
"baiklah ,aku juga akan melihat kondisi ibumu mungkin aku bisa membantu...
-
-
-
-
-
-
Bersambung
jangan lupa like Coment juga vote karya author 💕😘
__ADS_1