EMPRESS THE WORLD

EMPRESS THE WORLD
36. Tak pantas ?


__ADS_3

"haha lihatlah jepitan giok itu sungguh tak pantas, apakah ratu kalian sangat miskin sampai hanya bisa memberikan jepitan giok juga tanaman kecil itu??" kata raja kerajaan itu sambil menunjuk-nunjuk Mei lan yang sedari tadi menahan marah karena ratunya dipermalukan..


"hmnn sepertinya akan terjadi kejadian yang mencatat sejarah "gumam Yanlei sembari memperhatikan tunangannya yang kini hanya duduk bengong terdiam diri


Sringg..tap..tap..tap


"haa..sepertinya aku datang terlambat" kata Xiang yang kini sudah memakai topeng serta cadarnya diiringi hanfu hitam keemasan yang mewah juga tajam membuat orang-orang disana menunduk takut bahkan kaisar sedikit gentar untuk menatap lama mata Xiang


"hmnn dan kau **** tua gendut..apa yang kau lakukan disini? apakah kau mau menyambutku dengan cara berlutut seperti ini?" kata Xiang duduk di sebuah kursi yang terbuat dari kayu hitam ke merah-merahan yang entah darimana muncul bahkan lebih mewah dari tahta sang kaisar


"a..hahaha..untuk apa aku harus berlutut di hadapan mu gadis kecil !!" kata raja kerajaan itu gemetaran menatap Xiang yang kini tersenyum smirk


"lihatlah hadiah jelek mu itu!! bahkan aku memberi hadiah yang lebih bag..Arggghh" suara teriakan itu menggema darah menetes kemana-mana


Kepala dari raja tersebut kini sudah berpisah dengan tubuhnya yang meninggalkan banyak sayatan-sayatan kecil tapi dalam , kuku-kuku jarinya sudah terlepas dengan tangan yang sudah bengkok tak beraturan ,sudah dipastikan bahwa raja itu sudah mati


"aghhh..pembunuh!!!" teriak wanita-wanita yang ada disana bahkan beberapa dari mereka pingsan ,permaisuri yang melihat itu menelan ludahnya kasar berkali-kali karna melihat kekejaman gadis kecil yang bahkan tak bangkit dari duduknya


"hmnn kenapa dia mati ya? apakah aku terlalu keras?" kata Xiang tak peduli sambil memiringkan kepalanya


"heii kalian berhentilah berteriak!! ini acara ulang tahun bukan club' paduan suara!!" kata Xiang dengan suara yang cukup lantang membuat para wanita yang berteriak tadi diam ketakutan walau tak mengerti apa yang diucapkan Xiang


sett..tanpa aba-aba Xiang langsung menghilang dari bersama dengan kursi serta mayat raja beserta darah-darah yang mengalir tadi


sett..Xiang yang dari tadi berdiam diri kini langsung secara refleks menggoyangkan kepalanya lalu terdiam kembali menyaksikan keterkejutan raja juga perdana menteri


"heii xi'er kenapa dari tadi kau diam saja apakah kau tak takut terhadap ratu itu!" bisik Zu ang


"ah..tidak aku hanya tak enak badan " jawab Xiang se singkat mungkin


"hmnn Mari kita lanjutkan acaranya" kata kaisar membuka suasana

__ADS_1


semuanya berjalan dengan baik bahkan para penari sudah tampil membawakan beberapa tarian dengan lenggak-lenggok nya


Zien kini berusaha mengambil simpati dengan cara mendekati Xiang serta berpura-pura baik


"kakak..kenapa kau berdiam diri disini mari aku akan memperkenalkanmu kepada teman-teman ku" kata Zien lemah lembut


"wahh jadi ini putri pertama Xiang?" kata seseorang putri dengan tatapan mengejek


"wahh hanfu mu sangat indah putri Zien tak seperti punya kakakmu" tambah yang satunya lagi menyindir Xiang


"hmnn tentu saja sampah jika dipertemukan sesama sampah akan sangat cocok juga serasi" kata Xiang berbalik lalu pergi


"ohh ya dan sepertinya hanfu mu itu sobek " kata Xiang lagi melirik ke arah bawah hanfu Zien


"ukhhh..lihat saja nanti semua yang kau peroleh harus menjadi milikku!!" batin Zien kesal seketika merubah raut wajahnya nampak kasihan


"kakak kenapa kamu sangat jahat memberikan hanfu sobek ini padaku??"kata Zien


"ughh..hei kau!!" belum sempat Zu ang membalas Xiang menggeleng-gelengkan kepalanya tanda tak usah ikut campur lebih banyak lagi


"anakku dimana hanfu yang aku berikan kepadamu?" tanya perdana menteri


"ahh tentu saja kuberikan kepada adikku yang manis " jawab Xiang acuh tak acuh langsung menghampiri permaisuri


Sring...grep


"Xiang menangkap tombak yang dilayangkan kepadanya semua orang terkejut


"Penyerangan!!! lindungi kaisar serta permaisuri!!" teriak komandan membentuk benteng pertahanan dalam sekejap ribuan anak panah menembus atap yang kokoh


atao itu seketika roboh seperti di ledakan oleh sesuatu ,suasana kini menjadi kacau banyak mayat-mayat yang berserakan akibat panah itu sendiri

__ADS_1


hujan panah kedua datang namun kali ini panah itu berisi api yang menyala


Xiang ,Zu ang serta Mei lan juga Qin ruo membentuk lapisan pengaman agar tak ada lagi korban jiwa yang berjatuhan


Blarr..blar


"ahh..dimana Yanlei kenapa dia tak ada disini?" batin Xiang panik lalu pergi mencari Yanlei


"xi'er kau mau kemana!?"teriak Zu ang khawatir


"tak apa aku bisa menjaga diri ,kalian lindungi lah semua orang bawa mereka ke tempat yang aman !!" teriak Xiang berlari keluar pengaman itu


"Zhi-zi!!! dimana kau!!" teriak Xiang mencari Yanlei menghindari panah-panah yang berjatuhan lagi ,saat Xiang keluar di hadapannya kini sudah berdiri beribu-ribu iblis yang terbang dengan sayap hitamnya sembari melempar tombak juga panah berusaha menghancurkan pelindung itu..


"hoo..lama tak bertemu putri" kata salah satu iblis yang kini mulai turun ke bawah berdiri di hadapan Xiang"


Sringg..


-


-


-


-


-


-


-

__ADS_1


Bersambung jangan lupa like Coment juga vote karya author 💕💕


__ADS_2