EMPRESS THE WORLD

EMPRESS THE WORLD
47. Panti asuhan


__ADS_3

"ahh kenyangnya" ucap Xiang mengabiskan dua set makanan untuk lima orang dalam sekejap


karena merasa kekenyangan Xiang memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar lagi untuk membakar lemak yang baru saja masuk


sebenarnya Xiang tak bisa lagi merasakan lapar juga tak butuh makan ,tetapi Xiang terlalu cinta terhadap makanan dan tak mungkin baginya untuk melupakan cita rasa khas dari masing-masing makanan enak itu


Xiang pun kembali menuju tempat penginapan nya


" kenapa laki-laki itu memaki topeng? sungguh aneh " pikir Xiang berusaha mengingat wajah sekilas pria itu ,baginya di sebalik topeng itu tersembunyi wajah yang tak asing ..


Sementara itu Yanlei sudah berada di ruangan pribadi yang menyimpan berkas-berkas penting ,sebagian kecil dari ekonomi kerajaan Wei ..


"Jack "


sringg


"iya yang mulia " jawab Jack muncul setelah Yanlei mengucap namanya


"cari , berkas-berkas tak penting dan sering di abaikan kita akan mengambilnya untuk menyelidiki ****-**** kerajaan Wei "


"baik yang mulia " jawab Jack


Keesokan harinya Xiang akan berkemas untuk mengunjungi desa lainya dia memutuskan untuk tak ikut campur tentang desa kejujuran ini


seperti biasa ,Xiang mencari toko atau kedai makan untuk mengisi perutnya


"selamat pagi , tolong satu set makanan paling terkenal disini " ucap Xiang bingung mau memutuskan makan apa


"ahh, kenapa anak-anak itu berpakaian lusuh?" pikir Xiang


tepat di seberang kedai itu terdapat beberapa anak-anak yang berpakaian lusuh serta berantakan mengemis-ngemis meminta makan


"permisi , anak-anak itu..."


"sudah jangan dihiraukan ,mereka dari panti asuhan Zui " potong ibu-ibu di sebelah Xiang

__ADS_1


"tapi bukannya panti asuhan mendapat dana tersendiri ?" batin Xiang bingung


Xiang bangkit lalu menuju kedai sebelah untuk memesan sate tusuk


"tolong seratus sate daging " ucap Xiang


"bantuan sementara tak akan banyak membantu nak " ucap ibu-ibu penjual memasukan seratus tusuk lebih sebagai bonus


"ahh , terimakasih" jawab Xiang membayar sate juga beberapa makanan yang tadi ia pesan


"halo ,ini aku bawakan beberapa makanan " kata Xiang membagikan sate itu ke masing-masing anak


"t.. terimakasih " ucap serempak mereka


"apakah kalian bisa menunjukan panti asuhan kalian ?" tanya Xiang dengan senyuman sambil mengelus-elus rambut salah satu anak


"ayo ikuti kita ,bibi manis " ucap salah satu anak lelaki menarik tangan Xiang


anak itu terlihat lebih segar dan berisi dari pada yang lainnya ,entah sejak kapan ada anak itu diantara anak-anak panti asuhan tadi


tok..tok..tokk


kriett..." ahh ada apa anda kemari " jawab wanita tua yang sepertinya menjadi satu-satunya pengurus panti asuhan tersebut


bajunya tak kalah lusuh serta kotor


"ini beberapa makanan ,untuk Meraka " ucap Xiang


"terimakasih , anak-anak ini sepertinya kelaparan " ucap ibu pengasuh itu dengan mata sedikit berkaca-kaca memandang anak-anak yang sedang bermain


"anak-anak ayo kita makan!!!!" panggil ibu pengasuh itu sambil mempersilahkan Xiang masuk


"wahhh makanannya banyak sekali !!" ucap beberapa anak terlihat senang


"bukannya panti asuhan mendapat dana sendiri dari pemerintah ?" tanya Xiang

__ADS_1


"sebenarnya ..dana itu sudah terhenti dari tiga bulan yang lalu ,bahan makanan disini sudah habis ,aku terpaksa membiarkan anak-anak ke pasar untuk mengemis makanan mereka sendiri " jawab ibu pengasuh itu


"kepala desa memutuskan untuk menghentikan dana karena apnti asuhan dianggap tidak aktif dalam pemerintahan " tambah ibu pengasuh itu lagi


"ckck ****-**** tua itu !!" batin Xiang geram


"selamat makan!!" ucap serentak anak-anak panti asuhan itu dengan wajah riang bisa mendapat makanan


"terimakasih nyonya ,ini ada beberapa koin untuk membeli makan malam " kata xiang menyerahkan sekantong koin emas


"ahh terimakasih nona ,anda telah banyak membantu kami " tangis ibu pengasuh


Xiang mencari alamat rumah kepala desa disana dengan mudahnya ia menemukan ,bangunan besar kokoh seperti lebih kecil dari istana tetapi hampir mirip


"ada perlu apa ?!" tanya prajurit penjaga pintu bertanya


cetlak.. dengan satu jentikan jari para prajurit itu tidak sadarkan diri


setelah masuk ke bangunan itu ..


"wah-wah nona cantik ,bukankah kita bertemu malam kemarin ?"


-


-


-


-


-


-


Bersambung jangan lupa like Coment juga vote karya author terimakasih ❣️

__ADS_1


__ADS_2