ENDE CRYSTAL END: CRYSTAL DEVIL

ENDE CRYSTAL END: CRYSTAL DEVIL
Kemunculan Raja Iblis Merah


__ADS_3

Pertarungan Endera dangan Affectia berakhir seimbang. Affectiapun mengetahui keadaan rekan seperjuangannya. Setelah mengetahui semua itu,rasa sedih yang dirasakannya karena kehilangan rekannya membuat dia sangat marah, rasanya ingin membalaskan dendam mereka.


"Menyerahlah, sekarang kalian sudah berakhir, kemenangan ada ditangan kami"


Mendengar ucapan Endera seperti itu membuat Affectia tersenyum entah tak tau kenapa. Para pasukan yang tersisa dibangsa kristal dan tiga jenderal pergi ketempat ratu mereka berada.


Bangsa iblis kristal, mereka adalah bangsa yang berbeda dari bangsa iblis lain yang kekuatannya murni dari diri masing masing. Tapi untuk iblis kristal beda, mereka semua harus bergantung pada sebuah benda yang menjadi sumber dari kekuatan mereka, mereka menyebut benda itu JANTUNG KRISTAL CAHAYA. Karena mereka tipe pengendali, tanpa jantung kristal cahaya itu, mereka tak dapat berbuat apa apa. Benda itu adalah kunci dari kekuatan mereka, jika benda itu dihancurkan maka kekuatan merekapun akan sirna.


Sekarang para pasukan dan jenderal iblis kristal telah berkumpul. Kini Affectia telah dikepung oleh seluruh pasukan mereka ditambah jenderal yang siap ingin melancarkan serangan. Affectia mengeluarkan aura merahnya dengan mata yang menyala berwarna merah. Para pasukan yang melihatnya mundur perlahan.

__ADS_1


"Ini..aura yang begitu mengerikan" gemetar Kiramen dan juga Mogiri


"Jangan takut, hanya karena dia memiliki aura sebesar itu, dia hanya sendiri" teriak Seterlia


Endera merasa ada yang aneh dari peperangan ini, dia mencoba berpikir keras tentang penyerangan bangsa iblis merah. Dengan mengirimkan hanya sebagian dari pasukan dan tak adanya raja disertakan


Setelah memikirkan semua itu Endera baru menyadari satu hal penting


"Apa jangan jangan..." ucapnya sangat cemas dengan mata terbelalak.

__ADS_1


"Semuanya cepat kembali ke singgasana, mereka mengincar jantung kristal cahaya" teriak Endera.


Para jenderalpun terkaget setelah mendengar ucapan Endera.


"Heh..kalian pikir sudah merasa menang, ini adalah kemenangan kami" dengan tatapan Affectia yang begitu tajam.


"Kerja bagus Affectia, kau sudah melakukannya dengan baik" suara tak asing bagi bangsa iblis kristal tergiang disekitar telinga mereka, terutama Endera dengan ekspresi yang sangat marah melihat seseorang muncul dari ruang dimensi merah


"Kau...Lored"

__ADS_1


__ADS_2