ENDE CRYSTAL END: CRYSTAL DEVIL

ENDE CRYSTAL END: CRYSTAL DEVIL
Air Mata Endera


__ADS_3

Pasukan dan iblis kristal menyerang Affectia dan Lored. TEK..Lored mengangkat tangannya kesamping kanan searah jam 9, dimensi merahpun muncul dan sebagian pasukannya keluar dari dimensi tersebut langsung beradu jotos dengan pasukan iblis kristal. Kemudian Lored menyapa Endera dengan mengeluarkan sayap iblisnya yang begitu besar dan panjang.


"Senang bisa melihatmu ratu Endera"


"Jadi ini bagian dari rencana mereka, dengan mengorbankan tiga jenderal dan sebagian pasukan untuk mengelabui kami, saat itulah dia melakukan tindakan. Jadi inikah raja iblis merah Lored,ini pertama kalinya aku melihat dia menampakan dirinya" ucap Kiramen dalam hati.

__ADS_1


Entah tak tau kenapa Endera tiba tiba tertunduk dan meminta ampun pada Lored. Tiga jenderalnya jadi kaget dia melakukan semua itu.


"Aku mohon padamu ampuni kami, kami mengaku kalah, kau boleh memiliki negeri kristal ini tapi biarkan kami hidup" ucap Endera dengan diikuti air mata kesedihan. Seterlia mendekati Endera mencoba untuk membuatnya tak melakukan hal serendah itu tapi Endera mengabaikan Seterlia dan tetap menundukan kepalanya.


Seterlia marah besar dan langsung menggunakan jurus pemungkasnya panah kristal big bang diikuti dua rekannya Mogiri dan Kiramen. Melihat hal itu Lored hanya tertawa. Saat mereka ingin melancarkan serangan Endera berteriak sangat keras

__ADS_1


"Hentikan..." mendengar ucapan dari yang mulia mereka, serangan itupun dapat dihentikan. Mereka bingung dengan apa yang terjadi pada ratu mereka dan alasan dia menundukan kepala pada lawan. Dari situ mereka menyadari sesuatu, hanya ada satu yang membuat mereka para bangsa iblis kristal merendahkan diri mereka


"Jantung kristal cahaya.. Ada ditangan raja iblis merah" pikir mereka bertiga


"Semuanya sudah berakhir, maafkan aku semuanya, aku tidak memikirkan hal itu, aku telah gagal jadi seorang pemimpin untuk kalian, maka dari itu hanya ini cara satu satunya agar kita tetap hidup didunia bawah ini" ucap Endera pada seluruh bangsanya. Satu tetesan air dari sang ratu membuat mereka semua mengikuti apa yang harus dilakukan. Para jenderal dan seluruh pasukan iblis kristal melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan sang ratu. Mereka berpikir dengan menundukan kepala mungkin dapat memberikan harapan bagi mereka agar diampuni oleh raja iblis merah Lored. Jika jantung kristal cahaya tidak ditangan raja iblis merah, mereka tidak akan mungkin melakukan hal serendah itu. Sekarang tinggal keputusan raja iblis merah mau atau tidak mengampuni mereka atau akan memberikan mereka hadiah yang begitu menyakitkan.

__ADS_1


__ADS_2