Flying High

Flying High
HARI PERTAMA


__ADS_3

Di suatu tempat Theater JKT48 penuh dengan gembira, member JKT48 sedang menari dan menyanyi untuk menghibur para fansnya di atas panggung Theater, setelah perfomance Theater mereka kembali ke rumah untuk beristirahat untuk melakukan kegiatan mereka besok masing-masing. Keesokan harinya Shani ingin berangkat ke kuliah.


Di rumah Shani.


Shani :


Papa, mama aku mau berangkat ke sekolah dulu ya (Keluar dari kamar)


Mama Shani:


Kamu berangkatnya pagi sekali sayang


Papa Shani:


Mungkin Shani ada kegiatan OSIS kan sekarang Shani jadi ketua OSIS di sekolah nya ma (Tersenyum)


Shani :


Papa, kok tau sih (Tersenyum), oh iya pa, ma, nanti aku boleh ijin mau ke tempat Theater JKT48


Papa Shani:


Memangnya kamu ada latihan ditempat theater


Mama Shani:


Astaga, papa, Shani kan kapten JKT48, papa lupa ya !


Papa Shani:


Oh iya papa lupa, ya sudah kalau gitu papa berangkat dulu ya


Shani :


Aku juga mau berangkat sekarang ya ma !


Mama Shani :


Kamu mau berangkat bareng sama papa, Shani


Shani :


Iya ma tapi aku kayaknya pakai mobil sendiri aja ma


Papa Shani:


Kamu yakin Shani nggak mau bareng sama papa


Shani :


Iya pa, soalnya aku harus cepat-cepat ke sekolah duluan, pa (Tersenyum)


Papa Shani:


Oke kalau gitu, ma, papa sama Shani berangkat dulu ya


Setelah itu Shani dan papa Shani berangkat, setelah sampai di tempat sekolah SMK Cahaya Harapan.


Di kelas 3 IPA.


Gracia:


Kok lama banget ya Shani, padahal kan ada rapat OSIS sebentar lagi


Shani :


Gracia, maaf kalau kamu nunggu lama di sini, soalnya tadi dijalan macet banget


Gracia:


Oh nggak pp kok Shan, lagian cuman tinggal 5 menit lagi, kalau gitu gimana kita ke ruang rapat OSIS sekarang


Shani :


Oke, yuk


Ketika ingin ke tempat ruang rapat OSIS, Shani tidak sengaja bertabrakan dengan seorang pria yang pendiam dan jutek yang bernama Rafael Alexander bersama 4 temannya, Shani lalu terjatuh, Gracia lalu marah ke Rafael.


Gracia:


Astaga Shani, kamu nggak pp kan (membantu Shani untuk berdiri)


Rafael hanya melihat Shani terjatuh dan meninggalkan mereka berdua


Gracia:


Hey kamu, bukannya minta maaf malah pergi seenaknya (berteriak)


Shani :


Gracia, udah biarin aja aku nggak pp kok


Lalu Rafael berhenti berjalan dan menoleh untuk menghampiri Shani untuk meminta maaf, tetapi !.


Rafael:


Maafin gue (memberikan tangan, ingin bersalaman)


Shani :


Oke aku maafkan (bersalaman)


Ketika bersalaman hati Rafael lalu berdegup kencang, mereka saling bertatapan.


Gracia:


Jangan kelamaan dong kalau mau minta maaf


Shani :


Maaf (melepaskan tangannya)


Rafael:


Sorry, permisi, gue mau masuk kelas dulu (pergi meninggalkan Shani)


Lalu Rafael dan teman-temannya pergi masuk kedalam kelas.


Gracia:


Ayo, Shan kita pergi


Shani lalu melamun tersenyum sedikit.


Gracia:


Shani, hey (menepuk pundaknya)


Shani :


Iya ada apa Gracia


Gracia:


Kamu kenapa melamun, lagi mikirin apa memangnya, jangan-jangan kamu mikirin cowok yang tadi ya


Shani :


Enggak ko Gracia, ya udah yuk kita pergi ke ruang rapat


Lalu mereka berdua pergi ke ruang OSIS, untuk membahas kegiatan yang ada disekolah. Shani lalu melamun ketika Gracia menjelaskan tentang pencarian calon anggota OSIS baru.


5 menit kemudian.


Gracia: Jadi penjelasan itu saja yang bisa saya jelaskan, apa ada pertanyaan dari kalian semua ?


Jinan:


Kak Gracia, kak Shani kenapa dari tadi melamun sama senyum-senyum sendiri


Gracia:


(Melihat Shani) Shani, kamu kenapa dari tadi melamun sama senyum-senyum, kamu memangnya lagi mikirin apa sih ?


Shani :


E.....enggak kok, aku enggak mikirin apa-apa kok


Gracia:


Yang bener, memangnya kamu tau aku dari tadi jelasin apa ?


Shani :


Aku tau kok pasti kamu lagi menjelaskan pembuatan Mading sekolah kan !


Jinan:

__ADS_1


Bukan kak Shani, tadi kak Gracia itu menjelaskan pencarian calon anggota OSIS baru di sekolah kita ini


Shani :


Oh..., Maaf ya "aku kurang fokus tadi" (Tersenyum)


Gracia:


Oke nggak pp, mungkin kamu ada pertanyaan Shani !


Shani :


Kalau aku sih cuman punya saran, bagaimana kalau kita beri tau ke anak-anak yang lainnya, dengan cara memberi pengumuman di mading sekolah.


Dimas:


Bukannya tadi Gracia sudah bilang gitu ya kak, sama kita tadi


Shani :


Memang iya Gracia, kamu bilang gitu


Gracia:


Astaga Shani


Dikelas 2 IPA.


Christy :


Mutiara, kamu tau nggak Azizi dimana, kok dari tadi aku nggak melihat dia ya


Mutiara :


Christy, kamu lupa ya kan kemarin dia bilang nggak bisa masuk, soalnya Zee kan ada acara keluarga, jadi untuk hari ini dia enggak masuk


Christy :


Apa, oh iya aku lupa (tersenyum)


Mutiara :


Christy, kamu sudah ngerjain tugas matematika dari pak Ferry belum !


Christy :


Bukannya besok ya pelajarannya pak Ferry, memangnya sekarang ada waktunya pelajaran matematika ya ?


Mutiara :


Kata ketua kelas kita sih hari ini pelajarannya pak Ferry, kalau besok pak Ferry ada acara gitu, jadi diganti hari ini deh pelajaran matematika, memangnya kamu kenapa kok kamu takut.


Seorang pria datang dan ingin duduk dikursi, tidak sengaja mendengar percakapan mereka berdua.


Christy :


Iya, Mutiara aku belum selesai kerjainnya gimana dong (khawatir)


Mutiara :


Terus gimana dong, mau kerjain sekarang nggak bisa soalnya sebentar lagi bel sekolah berbunyi, apalagi pelajaran pak Ferry jam pertama (khawatir)


Christy :


Ayo dong Mutiara, bantu aku dong (ketakutan)


Setelah itu bel sekolah berbunyi, Christy lalu ketakutan karena belum mengerjakan tugas matematika dari pak Ferry.


Pak Ferry: Selamat pagi semua, kalian sudah mendapatkan kabar dari ketua kelas kalian bahwa untuk sementara hari ini saya akan mengajar kalian semua, oh iya Minggu lalu kalau tidak salah kalian ada tugas matematika ya


Murid-murid :


Iya pak


Pak Ferry :


Kalau begitu bisa minta tolong untuk dikumpulkan sekarang


Lalu semua murid mengumpulkan tugas matematika kecuali Christy dan Bryan. Kemudian pak Ferry tidak melihat buku Christy dan Bryan.


Pak Ferry :


Christy, kamu belum mengerjakan tugas dari bapak ya!


Freya :


Christy :


Belum Freya, soalnya aku kira hari ini enggak ada pelajaran matematika (berbisik)


Pak Ferry :


Christy !


Christy :


Iya pak, saya minta maaf soalnya saya kira hari ini tidak ada pelajaran bapak, jadi saya santai santai dulu (tersenyum kecil)


Pak Ferry :


Astaga Christy, ternyata bukan hanya Zee yang bisa membuat bapak bingung, ternyata kamu juga, terus kamu tau kan kalau anak yang tidak mengerjakan tugas sekolah itu hukumannya apa ?


Christy :


Baik pak saya mengerti, permisi


Bryan :


Permisi pak (berdiri dari kursi), Saya juga belum selesai mengerjakan tugas dari bapak, jadi apa saya boleh keluar untuk melakukan hukuman dari bapak


Semua murid yang ada di kelas terkejut terutama Christy, murid baru yang biasanya rajin mengerjakan tugas sekolah, sekarang tidak mengerjakan tugas dari pak Ferry.


Pak Ferry :


Bukannya kamu biasanya rajin mengerjakan tugas dari semua guru ya, tapi kenapa kamu sekarang malah tidak mengerjakan tugas


Bryan :


Ya namanya juga manusia kan pak, terkadang kita tidak bisa jauh dari kata lupa


Pak Ferry :


Baik Bryan, sekarang kamu dan Christy keluar dan berdiri ditengah lapangan sekolah


Christy :


Pak Ferry, tapi kan


Bryan :


Baik pak


Lalu Bryan dan Christy melakukan hukuman dari pak Ferry yaitu hormat kepada bendera merah putih dibawah teriknya cahaya matahari. Setelah 10 menit kemudian mereka hormat dibawah tiang bendera, mereka berbincang satu sama lain.


Christy :


Kita sampai kapan ya di hukum seperti ini, gara-gara kamu sih pakai ikut-ikutan segala nggak ngerjain tugas dari pak Ferry


Bryan :


(Tersenyum), maaf kalau aku sering buat kamu marah dan kesal, tapi memang itu Christy kenyataan bahwa aku lupa mengerjakan tugas dari pak Ferry, Karena aku kalau mengerjakan tugas matematika agak sulit sih, kalau menurut kamu tugas matematika itu seperti apa sih


Christy :


Bryan, kenapa ya kamu selalu aku marahin, pasti malah bertanya kembali sama aku, kamu tau kan aku sekarang lagi marah sama kamu


Bryan :


Untuk apa kamu marah Christy, kalau kamu marah bukan semakin cantik malah semakin jelek


Christy :


Kamu bilang apa tadi barusan, jelek, dasar cowok nyebelin, padahal aku kan masih lucu dan cantik


Bryan tersenyum dan melihat Christy yang marah dan cuek.


Pak Ferry :


E....Hem, Christy, Bryan setelah jam istirahat kalian berdua keruangan bapak


Christy, Bryan :


Baik pak


Ketika pak Ferry ingin pergi, lalu Christy tiba tiba pingsan dan terjatuh, dan Bryan yang berada disampingnya melihat dan berhasil menangkap Christy yang ingin terjatuh.


Bryan :

__ADS_1


(Melihat Christy), kenapa Christy kelihatan pucet ya (suara hati)


Christy :


Aduh, kenapa kepalaku pusing gini ya, (terjatuh)


Bryan :


Christy, bangun Christy, hey


Pak Ferry :


Astaga Christy


Lalu setelah jam istirahat sekolah Freya dan Fiony menemani Christy yang masih pingsan.


Di UKS


Fiony :


Christy kok belum bangun ya Freya, aku jadi khawatir sama dia


Freya :


Lagian pak Ferry ada-ada aja, masah kasih hukuman begitu sama Christy


Ketika mereka berbicara, Christy lalu bangun dari pingsannya, dan tidak lama kemudian Shani dan Gracia melihat kondisi Christy yang ada di UKS.


Christy :


Aduh, aku ada dimana, Freya, Fiony kalian ada disini ?


Fiony :


Iya, Christy kamu tadi pingsan di lapangan


Christy :


Bryan kemana kenapa dia tinggalin aku waktu pingsan, memang laki-laki itu dasar nyebelin (suara hati)


Shani :


Christy, kamu nggak pp kan, terus kenapa bisa jadi seperti ini


Christy :


Oh aku nggak pp kok kak Shani tadi cuman pusing sedikit


Gracia:


Terus kamu gimana, masih ada yang pusing ?


Christy :


Enggak kok kak Gracia, kayaknya aku harus butuh istirahat di sini dulu ya


Fiony :


Oke, nanti biar aku dan Freya yang ijin sama pak Bobby


Freya :


Iya (tersenyum)


Christy :


Terima kasih ya Fiony, Freya


Shani :


Fiony, Freya, Christy kalian nanti jangan pulang dulu ya, soalnya ada hal yang harus kita bicarakan


Fiony :


Memangnya ada apa kak Shani !


Gracia: Nanti kalian juga tau, jangan lupa juga sama ajak Mutiara


Freya :


Oke kak Gracia


Setelah pulang dari sekolah Fiony, Freya, Christy, dan Mutiara masuk kedalam ruang OSIS.


Di ruang OSIS.


Shani :


Oke jadi kalian berempat sudah berkumpul langsung aja kita jelasin ya


Christy :


Memangnya ada apa sih kak Shani, kok kayak penting gitu


Gracia:


Jadi gini, tadi aku sama Shani dan anggota OSIS lainnya sedang mengadakan rapat tentang tambahan anggota OSIS yang baru, jadi Shani dan aku memberi kesempatan untuk kalian berempat untuk ikut mencalonkan sebagai anggota OSIS di sekolah kita, jadi gimana kalian mau atau enggak ?


Shani :


Ya itu sih kalau kalian ada yang mau, kak Shani hanya berharap semoga kalian mau


Christy :


Hem (berpikir), gimana ya kak !, nanti takutnya kita kan masih belum ada pengalaman menjadi OSIS


Freya :


Jadi kita nanti kalau misalkan sudah menjadi anggota OSIS, apa ada yang mau ngajarin kita kak


Gracia:


Kalian tenang aja, nanti kita akan bantu kalian dan kakak OSIS yang lainnya


Fiony :


Kalau aku kayaknya bisa sih kak, kalau kamu Muthiara


Mutiara :


Fiony sekarang aku kan sudah menjadi anggota OSIS disekolah ini, kamu lupa ya (tersenyum)


Fiony :


Oh iya, kamu kan sudah menjadi anggota OSIS sama Zee (tersenyum)


Shani :


Christy, Freya (tersenyum)


Christy :


Kalau aku nanti malam aku kabari ya ya kak, soalnya kepalaku masih pusing sedikit


Freya :


Kalau aku, boleh deh kak Shani (tersenyum)


Shani :


Oke, jadi kita hanya perlu menunggu kabar dari kamu ya Christy


Christy :


Oke kak


Pada malam harinya Christy masih memikirkan anak baru itu.


Rumah Christy, Kamar tidur Christy


Christy :


Kenapa aku kepikiran terus ya sama laki-laki itu, dan tadi padahal aku di waktu lapangan dihukum sama sih cowok itu !, waktu di UKS tadi kenapa malah ada Fiony sama Freya, apa jangan jangan dia adalah manusia jadi-jadian (terkejut), tapi nggak mungkin dong, soalnya dia kan orangnya nyebelin banget


Lalu hp milik Christy berbunyi yaitu pesan masuk dari Shani.


Christy :


Kak Shani, oh iya aku lupa belum kabarin kak Shani, kenapa aku kepikiran sama cowok itu terus sih, mending aku jawab aja sekarang


Di Theater JKT48.


Shani :


Christy, kok tumben balasnya lama, padahal kan biasanya cepat kalau balas pesanku, (melihat balasan pesan dari Christy), akhirnya Christy (tersenyum)


Lalu Christy menjawab pesan dari Shani

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2