Flying High

Flying High
KENAKALAN VICTOR DAN RAFAEL


__ADS_3

Victor:


Siapa lagi nih cewek, pacar lo ya Don (tersenyum licik)


Doni:


Kak chika (suara hati)


Chika:


Kalian bertiga ini apa-apaan ini, bisa nggak jangan maksa orang (Marah)


Ketika chika marah kepada mereka bertiga, kemudian datang seorang pria yang bernama kevin teman sekelas Chika dan Celine.


Kevin:


Permisi, ini ada apa ya kok rameh-rameh gini ?


Murid PB:


Itu Kak, Kak Chika lagi marahin Victor


Kevin:


Chika (suara hati)


Chika:


Aku akan bilang masalah ini ke Pak Rudi. Doni, kamu bisa ikut kakak ke ruang Pak Rudi


Celine:


Chika, kamu mau ngapain !


Victor:


Oh jadi namanya Chika (menghampiri Chika)


Victor menghampiri dan memegang tangan Chika yang sedang berbicara dengan Celine, Chika lalu menoleh, Celine pun agak sedikit kesal ketika Victor memegang tangan temannya dengan kasar, lalu ia melepaskan tangan Victor dari Chika.


Chika:


Kamu mau ngapain, lepasin tangan aku nggak (ketakutan)


Celine:


Victor, tolong lepasin tangan teman aku


Victor:


Kalau gue nggak mau lepasin kenapa


Ketika Celine berusaha untuk melepaskan tangan Chika dari Victor, namun Celine terjatuh disaat Victor melepaskan tangan Chika.


Celine:


Kak Celine (terkejut)


Kemudian seorang Pria menangkap Celine.


Kevin:


Celine, kamu nggak pp kan


Celine:


Kevin, iya aku nggak pp kok


Semua terkejut.


Kevin:


Victor, ternyata kamu lagi, pasti kamu minta uang lagi sama Doni ya ?, Victor...victor, gue denger-denger elo adalah anak dari pengusaha terkenal, tapi kok masih aja minta uang ke Doni setiap hari


Teman Victor:


Vic, kayaknya Kak kevin mau cari masalah sama elo (berbisik)


Victor lalu menghampiri dan ingin memukul Kevin yang sedang membicarakan dia, tetapi Kevin berhasil menghindari dan mendorong Victor hingga terjatuh, semua langsung tertawa, kecuali Celine dan Chika tersenyum sedikit.


Raisha:


Kak Chika sama Kak Celine kenapa mereka ada disana


Ketika mereka berdua bertengkar salah satu siswa melaporkan kepada Pak Rudi yaitu kepala sekolah mereka, Kemudian Pak Rudi memnghentikan mereka berdua.


Pak Rudi:


Kevin, Victor berhenti (marah)


Di ruang Kepala Sekolah


Pak Rudi:


Kalian sebenarnya ada masalah apa ini, ada yang bisa menjelaskan


Chika:


Pak Rudi, izinkan saya untuk menjelaskan masalah ini


Pak Rudi:


Silakan Chika


Setelah itu Chika menjelaskan semua kejadian yang telah terjadi, sedangkan Celine dan Indira menunggu di depan ruang kepala sekolah.


Raisha:


Apa jadi Victor mau minta uang ke Doni lagi


Celine:


Jadi kamu udah tau tentang kejadian ini ?


Raisha:


Bukan hanya itu aja kak, Kakak tau nggak kalau Victor itu dikelas sukanya membully si Doni, apalagi dia sering mendekati Lyn sama aku kak


Celine:


Jadi Victor itu anak nakal ya !


Raisha:


Bukan nakal lagi kak


Di rung Kepala Sekolah


Pak Rudi:


Jadi begitu kejadiannya, baik Bapak sekarang paham, Victor, kamu harus minta maaf sama Chika, Kevin dan juga Doni


Victor:


Oke pak, Kak Kevin, Kak Chika, Doni Maafin gue (Jutek, ingin bersalaman)


Kevin:


Oke kita maafin (Kesal)


Ketika sepulang sekolah.


Dikelas SMA.


Shani:


Gracia, tunggu sebentar (terkejut)


Gracia:


Ada apa Shani


Shani:


Kayaknya Hp aku ketinggalan deh, Gracia aku mau kembali ke kelas dulu ya ?


Gracia:


Oke tapi jangan lama-lama


Shani:


Siap, Tunggu sebentar ya !


Ketika Shani ingin di dalam kelas, seorang pria memanggil Shani yang sedang kebingungan mencari Hpnya.


Shani:


Mana ya kok nggak ada hp aku, padahal seingat aku ada di bawah meja ini


Pria:


Shani (memanggil)


Lalu Shani menoleh ke arah orang yang memanggil dia


Rafael:


Ini yang kamu cari kan (menunjukan Hp Shani)


Shani:


Kamu

__ADS_1


Rafael:


Nama elo Shani kan, dan ini pasti Handphone lo ?


Shani:


Iya bener, terima kasih ya (ingin mengambil Hp miliknya)


Rafael:


Tunggu dulu, aku mau tanya sama kamu untuk pembuktian kalau ini memang bener Hp kamu


Shani:


(Terkejut) kamu apa-apaan sih itukan hp aku, tolong balikin dong


Rafael:


Oke kalau kamu nggak mau turutin apa yang gue mau, gue nggak akan kasih hp ini ke kamu


Shani:


Astaga, ini cowok ada-ada aja sih kalau nggak diturutin hp aku nggak bakal balik lagi (kata hati), oke kamu mau tanya apa ?


Rafael:


(Tersenyum), oke sebelum itu kenalin, gue Rafael Alexander anak pengusaha...


Shani:


Aku, Shani Indira Natio, dan aku juga tau kalau kamu mau bilang anak dari pengusaha terkenal kan


Rafael:


Memangnya kenapa ada masalah (tersenyum)


Shani:


Enggak ada sih cuman aku mau kasih tau sama kamu, jangan sombong (mengambil Hp miliknya dan pergi keluar dengan tersenyum)


Rafael:


Oke gue suka cewek kayak elo (tersenyum)


Setelah itu Shani dan Gracia kembali ke rumah masing - masing begitu juga dengan member yang lain, ketika malam harinya Shani tiba - tiba mendapatkan telepon tak dikenal dan ternyata itu Rafael, cowok yang bertemu tadi sepulang sekolah.


Shani:


Akhirnya beres juga ngerjain tugasnya, dan sekarang waktunya tidur istirahat supaya waktu ngerjain ujian besok bisa fokus


Ketika Shani ingin tidur, Handphone Shani berbunyi, lalu dia agak ketakutan untuk memgangkatnya, karena telepon yang tidak ia kenal


Shani:


Ya ampun, siapa sih yang telepon malam kayak gini (melihat Hp), nomor tak dikenal siapa ya, aku tolak aja deh (mematikan hp)


Dan kedua kalinya seseorang itu menelpon Shani


Shani:


Aduh gimana ya, nomor yang tadi masih telpon terus lagi, atau aku jawab ya teleponnya (menjawab panggilan), halo ini siapa ya


Rafael:


Shani, akhirnya kamu jawab juga, udah lama nih nunggu jawaban panggilan dari kamu


Shani:


Kamu lagi, kok nomor aku ada di kamu siapa yang kasih, apa jangan - jangan kamu juga ngesave nomer aku waktu kamu temuin hp aku ya


Rafael:


Ya betul sekali, tapi aku mau minta maaf kalau aku sempat lihat hp kamu tadi, satu lagi maaf kalau aku lancang


Shani:


Oke, sekarang kamu mau apa telepon malam - malam !


Rafael :


Jadi aku cuman mau minta tolong save nomorku ini, biar nanti aku....


Shani:


Oke,udah dulu ya (mematikan telepon)


Rafael:


Halo... oke (tersenyum)


Keesokan Harinya waktu jam istirahat berbunyi, di Lapangan sekolah Shani dan Gracia sedang berbincang - bincang, tak lama kemudian Rafael dan teman - temannya menghampiri mereka.


Shani:


Gracia:


Oke Shani, terus tadi gimana ujiannya kamu bisa kerjain soalnya ?, aku lihat - lihat sih susah banget soalnya


Shani:


Kalau kita sudah belajar, ujian itu tidak akan menjadi susah


Gracia:


Iya Juga ya, untung aja semalam aku udah belajar, semoga kita dapet nilai bagus ya Shani


Shani:


Pasti dong


Kemudian Rafael menghampiri duduk disebelah Shani.


Shani:


Kamu lagi


Rafael:


Memang kenapa, nggak boleh kalau gue duduk disini ?


Shani:


Gracia, aku kayaknya mau pindah ke perpustakaan deh


Gracia:


Ya udah yuk


Rafael:


Shani tunggu dulu


Shani masih tetap tidak ingin mendengar dan tetap ingin pergi dari tempat itu, ketika Shani dan Gracia melewati tengah lapangan ada bola basket yang menuju ke Shani, sehingga dia terkena bola basket itu.


Shani:


Aduh..... (memegang kepala)


Gracia, Rafael :


Shani (terkejut)


Rafael menghampiri Shani yang, begitu juga pria yang melempar bola basket ke arah Shani.


Gracia:


Shani, ya ampun


Rafael:


Woi, elo bisa nggak hati - hati kalau lempar bola


Toni :


Maaf kak Shani kita nggak sengaja


Shani:


Iya nggak pp kok (kesakitan)


Zee & Christy:


Kak Shani, astaga (menghampiri Shani)


Christy:


Kak Gracia, Kak Shani Kenapa ?


Gracia:


Tadi Toni nggak sengaja lempar bola terus kena kepala Shani


Zee:


Apa, astaga Kak Shani


Rafael:


Shani elo nggak pp kan


Shani:


Iya aku nggak pp kok (pusing

__ADS_1


Christy:


Kakak siapa, apa jangan - jangan kakak


Gracia:


Christy


Dan Shani ingin berjalan, ketika dia ingin berjalan Shani langsung pingsan akibat terkena bola basket itu, setelah itu Shani di bawah keruang UKS untuk istirahat sementara.


Di ruang UKS.


Gracia:


Shani, kamu gimana sekarang keadaanya apa kepala kamu masih sedikit atau pusing ?


Shani:


Iya Gracia, aku masih pusing sedikit gara gara bola basket tadi


Gracia:


Lagian, Cowok itu ngapain sih kok deketin kamu terus


Shani:


Aku juga kurang tau, mungkin Rafael sudah merasa kenal sama aku, jadi dia deketin aku


Gracia:


Oh jadi namanya Rafael, tapi kenapa dia bisa jadi kenal sama kamu


Shani:


jadi gini kemarin itu Rafael yang temuin Hp aku, apa lagi dia juga sempet liat isi dan simpan nomer Hp aku


Gracia:


Apa, kok bisa dia selancang itu, terus kamu sempet marahin dia nggak ! (kesal)


Shani:


Gracia, aku kan masih pusing lebih baik kamu jangan bahas cowok itu lagi ya


Gracia:


Lagian aku kesal sama Rafael, Shani


Ketika mereka berbicara Muthe memanggil Gracia untuk mengadakan rapat Osis, dan Gracia meninggalkan Shani sendirian yang sedang istirahat.


Mutiara :


Kak Gracia, ternyata ada disini sama kak Shani, loh Kak Shani kenapa ?


Gracia:


Tadi kepalanya kak Shani habis kena bola basket terus dia pingsan


Mutiara:


Apa, Kok bisa Kak Shani Kena bola basket


Gracia:


Ceritanya panjang Mutiara, tapi kamu nggak pp Shani kalau aku tinggal dulu ?


Shani:


Iya nggak pp kok Gracia


Gracia:


Ya udah kalau gitu aku sama Mutiara harus ke ruang Osis dulu ya Shani


Mutiara :


Kak Shani istirahat ya


Shani:


Oke Mutiara, Gracia (tersenyum)


Lalu mereka pergi meninggalkan Shani, tak berapa menit kemudian Rafael dan teman - temannya datang untuk melihat Shani, Shani lalu ingin istirahat


Rafael:


Kalian tunggu disini nanti kalau ada yang datang bilang ke gue ngerti ?


Shani:


Rafael (terkejut), kamu ngapain ada disini


Rafael:


Elo tenang aja gue nggak bakal macem - macem kok, gue itu cuman khawatir sama keadaan lo


Shani:


Aku nggak pp kok, kamu bisa lihat sendiri kan (kesal)


Rafael:


Oke, kamu udah makan belum, nanti biar aku yang belikan makanan buat kamu


Shani:


Kamu bisa nggak diam dan satu lagi aku minta sama kamu untuk keluar dari sini, soalnya aku masih pusing mau istirahat paham kan ? (Emosi)


Rafael:


Oke


Di sekolah SMK TUNAS HARAPAN, di Perpustakaan.


Chika: Kemana ya Kak Kevin, aku harus bilang terima kasih sama dia


Dan tak sengaja Kevin dan Chika bertabrakan dan bertatapan dengan Kevin.


Chika:


Eh (terkejut), (tersenyum)


Kevin:


Chika (tersenyum)


Chika:


Kak Kevin (tersenyum)


Kevin:


Ada apa, kok kamu ikutin aku (membaca buku)


Chika:


Aku cuman mau bilang terima kasih sama kamu


Kevin:


Terima kasih buat apa ? (tersenyum)


Chika:


Soal kemarin karena kamu udah bantuin aku sama Doni


Kevin lalu berhenti membaca buku.


Kevin:


Oh soal itu, aku itu nggak suka kalau ada orang yang sukanya membully orang lemah, apalagi kalau ada yang menyakiti wanita


Chika:


Ternyata Kak Kevin itu orangnya baik juga ya (Suara hati), (tersenyum)


Kevin:


Chika, kamu kenapa kok senyum - senyum sendiri


Chika:


Nggak pp kok kak, aku cuman kagum aja sama Kak Kevin (tersenyum)


Kevin:


Kagum kenapa ?


Indah:


Chika (berteriak)


Chika:


Indah, ada apa...?


Indah:


Raisha lagi bertengkar sama Victor


Kevin, Indah dan Chika lalu bergegas melihat mereka berdua yang sedang bertengkar.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2