
Bryan :
Zee kayanya ada yang aneh deh
Zee :
Iya, apa jangan - jangan tadi Christy dirasuki sama penunggu sekolah ini !
Fiony :
Lebih baik kamu pulang aja Christy istirahat dirumah
Christy :
Mungkin aku kurang istirahat gara - gara show kemarin
Setelah itu Christy meminta izin kepada kepala sekolah untuk pulang lebih cepat, setelah 1 tahun kemudian mahasiswa dan mahasiswi Universitas JIC berduka karena Rafael meninggal dunia dalam kecelakaan mobil, lalu keesokan harinya.
Di tempat U.JIG.
Zee :
(Tersenyum) Hari ini adalah hari pertamaku kuliah dan bertemu dengan teman - teman baru (suara hati)
Fiony :
Hai Zee
Zee :
Hai Fiony, kamu kuliah disini Juga ternyata (tersenyum)
Fiony :
Gimana tempat kampusnya bagus kan ? (tersenyum)
Zee :
Kalau dari luarnya sih bagus tapi nggak tau kalau dari dalamnya seperti apa ?
Fiony :
Oh iya Zee, gimana sama Freya sama Christy mereka mau kuliah disini !
Zee :
Kemarin aku udah kasih tau ke mereka berdua tapi belum ada jawaban sampai sekarang
Fiony :
Oh gitu ya, ya udah kita masuk yuk
Zee :
Yuk (Tersenyum)
Ketika mereka ingin berjalan masuk ke dalam, tiba - tiba seorang mahasiswa tidak sengaja menabrak tangan Fiony.
Fiony :
(Kesakitan)
Aldo :
Maaf nggak sengaja lagi buru - buru nih soalnya (berlari)
Zee :
Fiony, woi kalau lari lihat - lihat dong (Berteriak), kamu nggak pp Fiony !
Fiony :
Iya Zee, aku nggak pp kok, memangnya orang itu siapa sih ?
Fiony dan Zee lalu masuk kedalam kampus.
Di Perusahaan PT Toga Internasional.
Pria :
Tolong kamu hubungi perusahaan ini dan tanyakan bagaimana dengan utang mereka kepada perusahaan kita
Staff :
Baik pak, kalau begitu saya permisi
Pria :
Ya silakan
Pria :
Udah siang waktunya makan siang berarti, tapi gimana sama kerjaanku yang masih banyak, udahlah nggak usah dipikirin
Kemudian Pria itu keluar hingga bersamaan dengan Shani yang ingin istirahat makan siang.
Shani :
Pak (Tersenyum)
Pria :
(Tersenyum), kamu Shani ya staff kantor baru disini !
Shani :
Iya pak, saya salah satu staff kantor baru disini, memangnya ada apa ya pak ?, mungkin ada yang bisa saya bantu pak
Pria :
Nggak ada kok Shani, oh ya perkenalkan saya Jerry Manager di perusahaan ini, semoga kamu suka kerja disini
Shani :
Iya pak
Jerry :
Tapi kalau bisa jangan panggil pak, panggil aja kak (tersenyum)
Shani :
Tapi pak, maksud saya kak memangnya kenapa ?
Jerry :
Ya nggak pp kurang enak didenger aja kalau kamu panggil saya pak, ya udah kalau gitu saya permisi dulu Shani
Shani :
Baik kak Jerry
Di kantin Kampus.
Zee :
Kayanya Christy sama Freya nggak mungkin mau kuliah ditempat ini deh Fiony
Fiony :
Nggak mungkin Zee, mungkin mereka masuk siang kuliahnya atau masih macet dijalan
Christy :
Freya itu kan Zee sama Fiony
Freya :
Oh iya Fiony, Zee (berteriak dan menghampiri)
Di saat mereka berdua menghampiri Fiony dan Zee, Christy pun tiba - tiba berubah menjadi manusia yang tidak bisa dikendalikan
Christy :
(Berteriak kesakitan) ah...
Freya :
Christy kamu kenapa ?
Christy :
Tolong aku Freya sepertinya kekuatan itu masuk kedalam tubuhku lagi
Zee :
Christy
Zee dan Fiony lalu membawa Christy ke belakang taman.
Dibelakang Taman.
Fiony :
Disini aman sepertinya kita harus mengeluarkan kekuatan itu dari tubuh Christy
Zee :
Tapi bagaimana caranya Fiony ?
Freya :
Bryan
Fiony :
Kamu benar Freya kita butuh bantuan Bryan
Di kelas.
Bryan :
__ADS_1
Fiony, ada apa ya kok telepon aku (mengangkat Hp) halo Fiony, apa, oke aku segera kesana
Di taman.
Christy :
Pergi kalian semua (berteriak dan menyerang dengan kekutan putih)
Freya :
Christy (menahan dengan kekuatan) kamu harus lawan kekuatan itu
Fiony :
Kenapa kekuatan ini semakin besar seperti angin (suara hati)
Bryan :
Christy berhenti (menyerang dengan kekuatan)
Zee :
Bryan jangan
Christy lalu menghilang entah kemana
Zee :
Christy... Christy
Bryan :
Zee dimana Christy
Zee :
Ini semua gara - gara kamu, coba aja kalau kamu nggak nyerang sama kekuatan kamu, mungkin Christy gak bakal hilang (Marah dan mencari Christy)
Fiony :
Zee tunggu
Bryan :
Zee
Freya :
Seharusnya kamu harus dipikirkan dulu sebelum melakukan sesuatu
Bryan :
Tadi minta tolong sama gue, sekarang ditolong marah - marah sama gue (kesal)
Didekat kampus jalan yang sepi.
Christy :
Zee, aku ingin bertarung denganmu
Zee :
Christy, apa yang kamu bicarakan
Christy lalu menyerang zee dengan kekuatan barunya hingga membuat Zee terjatuh kesakitan.
Zee :
Sepertinya Christy dalam keadaan tidak sadar lebih baik aku harus menghindar dari serangan Christy
Christy terus menyerang Zee dalam keadaan tidak sadar, meskipun Zee berusaha menghindari serangannya itu, tetapi tiba - tiba tubuh Zee bergerak sendiri lalu ingin menyerang Christy.
Zee :
Ini kenapa tubuhku bergerak sendiri (kebingungan dan melesat dibelakang Christy)
Christy :
Apa (terkejut)
Zee :
(Menyerang dengan kekuatan merah) Christy aku minta maaf
Fiony & Freya :
Christy, Azizi
Freya :
Kenapa mereka jadi bertengkar gini sih
Zee :
Freya, Fiony tolongin aku supaya aku berhenti menyerang Christy
Fiony :
Freya dan Fiony sangat kebingungan ketika Zee ingin menyerang Christy, karena mereka tidak mengerti cara menggunakan kekuatan mereka masing - masing. Ketika Zee dan Christy sedang bertarung, Rangga dan Ara datang untuk menghentikan pertarungan mereka dengan kekuatannya, akhirnya Christy dan Zee kembali sadar. Fiony dan Freya menghampiri lalu menanyakan kondisi mereka berdua.
Fiony:
Kalian semua baik-baik aja kan (khawatir)
Zee:
Aku baik baik aja kok, tapi Christy kamu gimana ?
Christy:
Aku agak sedikit sakit Zee, mungkin karena kekuatan itu muncul jadi dia menguras semua tenagaku (sambil memegang kepala)
Freya lalu bertanya kepada Ara bagaimana dia bisa ada di tempat ini dengan cepat, karena pada waktu mereka bertengkar Ara tidak ada disitu.
Freya:
Ara kenapa kamu bisa ada disini ?
Ara:
Aku kuliah disini (tersenyum sedikit tegang)
Fiony:
Maksudnya Freya bukan itu Ra, maksud Freya itu kenapa kamu tiba-tiba muncul ada disini padahal dari tadi kita nggak lihat kamu disini
Rangga:
Bilang aja dikasih tau sama teman kuliah kamu
Ara:
Jadi gini aku tadi dikasih tau sama temenku kalau ada mahasiswi yang kesurupan, dan aku memutuskan untuk cari tau siapa orang itu dan ternyata aku melihat kalian berempat disini, ya udah aku coba bantuin kalian (tersenyum)
Fiony:
Kenapa Ara mukanya tegang gitu ya, apa dia menyembunyikan sesuatu dari kita (Suara Hati)
Zee:
Lebih baik kita masuk ke kelas aja soalnya sebentar lagi kelas dimulai tuh
Ara:
Untung aja ada Rangga, tapi ini semua gara-gara dia juga, karena dia aku harus bohong sama Fiony (kesal)
Di sebelah kantor PT Toga Indonesia, (tempat Restoran).
Shani:
Gracia gimana kerjaan kamu hari ini ?
Gracia:
Ya gitu deh Shani banyak banget yang harus dikerjaain apa lagi aku harus ke luar kota besok
Shani:
Ke luar kota memangnya ada apa Gracia ?
Gracia:
Kayanya sih mau mengecek pembangunan disana
Disaat mereka sedang asik berbicara, tiba-tiba 5 orang pencuri datang dengan menodong kan pistol semua orang yang ada direstoran itu ketakutan.
Pencuri:
Merunduk semuanya (menodongkan Pistol)
Pencuri itu mengambil uang di dalam kasir untuk dimasukan ke kantong yang mereka bawa. sedangkan salah satu pencuri lain bertugas untuk mengambil barang berharga milik pelanggan direstoran itu.
Gracia:
Shani, aku takut
Shani:
Aku juga takut Gracia
Gita yang sedang berjalan santai masuk ke dalam restoran seolah-olah tidak takut dengan pencuri itu.
Gita:
(Membuka pintu), Kak Shani, Kak Gracia kok sepi ya !
Shani:
Itukan suara Gita (suara hati)
Gita:
__ADS_1
Kalian semua siapa ?
Pencuri:
Kok elo nggak ada takut-takutnya sama kita, elo tau kita itu pencuri
Gita:
Terus kalau kalian semua pencuri memangnya kenapa ?
Pencuri 2:
Wah gila nih cewek berani juga sama kita
Gracia:
Shani, kita kayanya harus bantu Gita
Shani:
Tapi gimana caranya Gre, bukannya kamu juga takut buat hadapin mereka semua (ketakutan)
Sedangkan di kampus Universitas Jakarta International
Michelle:
Gimana sih lo ngerjain tugas gini aja gak becus, elo mau ya beasiswa lo dicabut dan elo nggak bisa kuliah disini lagi iya (Marah)
Dinda:
Jangan Michelle gue mohon jangan cabut beasiswanya (sedih)
Mika:
Makanya jangan lo macem-macem sama Michelle, dasar cewek bodoh
Ara:
(Menyiram air juice)
Fiony:
Ara (terkejut)
Michelle:
(Berteriak) maksutnya lo apa ya lempar air ke muka gue, mau ngajak ribut ya lo
Ara:
Ngajak ribut, tunggu deh bukannya elo yang ajak ribut duluan
Michelle:
Oh ternyata elo mulai berani sama gue (menampar dengan tangan)
Freya & Fiony:
Ara
Ketika Michelle ingin menampar Ara, Zee lalu datang untuk menahan tangan Michelle.
Zee:
(Memegang tangan Michelle)
Michelle:
Lepasin tangan gue nggak (Marah)
Zee:
Nggak akan gue lepasin, kalau lo mau coba aja lo lepas sendiri
Michelle:
Mika, Angel bantuin gue dong
Angel:
Lepasin temen kita nggak (menarik tangan Zee)
Tangan Zee pun kesakitan, lalu Christy datang dan menarik baju mereka.
Christy:
Maksudnya apa nih, kok beraninya keroyokan (menarik dan menjatuhkan mereka)
Michelle:
Siapa lagi nih cewek satu, dateng-dateng gak jelas
Ara:
Dinda lebih baik kita pergi dari sini, temen-temen kita pergi dari sini
Zee:
Christy, Fiony, Freya ayo kita pergi
Michelle:
(Berteriak Marah), awas aja kalian semua, gue nggak bakal biarin kalian hidup tenang (suara hati)
Di kantin.
Zee:
Kenapa tadi kamu digituin sama mereka diem aja, lawanlah
Dinda:
Aku nggak bisa
Christy:
Kenapa kamu nggak bisa, apa karena kamu dibiayai sama orang tuanya Michelle
Dinda:
Kamu tau dari mana soal itu
Christy:
Aku denger kok apa yang kalian berdua bicarakan tadi
Ara:
Aku akan bantu kamu untuk melaporkan tindakan ini ke pihak kampus
Dinda:
Tapi Ara
Zee:
Kamu tenang aja Dinda kita akan selalu bantu kamu, kalau mereka macem-macem lagi sama kamu
Ara:
Bener kata Zee, Din kalau kamu disuruh mereka lagi jangan kamu turutin
Dinda:
Terima kasih temen-temen (tersenyum)
Ara dan Zee lalu memeluk Dinda dengan tersenyum.
Di kantor PT Toga Indonesia.
Gita:
Akhirnya para pencuri itu sudah ditangkap sama polisi
Shani:
Tapi kenapa kamu tadi hebat banget waktu melawan para pencuri itu Gita
Gracia:
Iya Gita, aku sampai kaget lihat kamu waktu nyerang mereka
Mereka bertiga masuk ke kantor bersamaan dengan Nathan.
Jerry:
Shani
Shani:
Kak Jerry (tersenyum)
Jerry:
Shani, kamu nanti bisa ke ruangan saya
Shani:
Baik Kak
Jerry lalu pergi masuk ke ruang kerjanya.
Gracia:
Ada apa ya Shan kok Kak Jerry suruh kamu ke ruangannya
Shani:
Aku juga kurang tau, udahlah lebih baik kita masuk
Gracia, Shani dan Gita lalu masuk untuk melanjutkan pekerjaan mereka.
__ADS_1
Bersambung...