Flying High

Flying High
CINTA DAN RAHASIA


__ADS_3

4 hari kemudian (Di restoran).


Bryan :


Zee, gue boleh tanya nggak soal Christy ?


Zee :


Memangnya kamu mau tanya tentang apa ?


Bryan :


Elo tau kan ulang tahunnya Christy tanggal berapa ?


Zee :


Oh tanggal lahir Christy itu 5 desember 2005, memangnya ada apa kamu tanya-tanya tanggal lahir Christy


Bryan :


Berati besok hari ulang tahunnya Christy dong


Zee :


Iya Bryan, memangnya kamu mau kasih hadiah apa ke Christy ?


Bryan :


Kok kamu tau kalau aku itu mau kasih hadiah ke Christy


Zee :


Ya taulah Bryan, memangnya buat apa lagi !


Bryan :


Iya juga, kira-kira kalau menurut kamu, Christy sukanya apa ya ?


Fiony :


Tapi aku kasihan deh lihat Eric tadi


Freya :


Ya mau gimana lagi Fiony, terpaksa aku tolak kan aku enggak mau sampai melanggar peraturan JKT48


Zee :


Fiony, Freya kok kalian datangnya telat sih


Fiony :


Maaf Zee tadi kita berdua ada masalah lain sama Eric


Bryan :


Eric, memangnya kalian ada masalah apa sama Eric


Fiony :


Jadi itu tadi...!


Freya :


Eric tadi menyatakan perasaannya ke aku


Bryan & Zee :


Apa ! (terkejut)


3 menit kemudian.


Bryan :


Jadi cewek yang dimaksud Eric selama ini itu Freya


Zee :


Memangnya Eric pernah cerita sama kamu, Bryan !


Bryan :


Iya Zee


Disaat mereka sedang berbicara, seorang pelayan Restoran memberikan kepada Zee yaitu surat cinta dan sebuah kotak.


Zee :


Kalau boleh tau surat dan kotak ini dari siapa ya mas ?


Waiter :


Kalau soal itu saya minta maaf mbak soalnya saya cuman disuruh memberi ini saja, kalau begitu saya permisi dulu mbak


Zee :


Baik, terima kasih ya mas


Bryan :


Ciee surat cinta dari siapa tu ? (tersenyum)


Fiony :


Mungkin semuanya ini dari fans kamu Zee


Zee :


Mungkin juga ya


Ara :


Hai semuanya maaf ya aku terlambat


Freya :


Hai Ara, enggak pp kok lagian kita juga barusan dateng juga, oh iya kamu kesini sama siapa ?


Rangga :


Hai semuanya, maaf ya kaalau aku ikut gabung disini ?


Bryan :


Ara dia siapa, pacar kamu ?


Ara :


Oh iya kenalin ini Rangga pacar aku


Zee dan Fiony yang sedang minum dan makan lalu tiba-tiba tersedak dan terkejut.


Zee :


Sorry-sorry


Ara :


Pasti kalian berdua kaget ya ? (tersenyum)


Freya :


Kalian sejak kapan pacaran ?


Ara :


2 hari yang lalu kita jadian, bener kan Rangga ?


Rangga :


Iya gitu deh, terus kalian mau apa sekarang disini !


Zee :


Ya kita mau belajar disini, ngerjain tugas-tugas kuliah


Rangga :


Boleh aku bantu nggak mengerjakan tugas-tugas kalian semua !


Fiony :


Memangnya kamu bisa, Rangga !


Rangga :


Kita coba lihat nanti hasilnya (tersenyum)


Di tempat kantor dimana waktu istirahat dimulai, Shani dan Jerry sedang bercerita diatas Rooftop hanya berdua saja.


Shani :


Jadi besok Kakak harus pergi ke Amerika untuk mengecek pembangunan proyek yang ada disana ?


Jerry :


Iya, tapi sebelum aku pergi ke amerika, ada hal yang ingin aku katakan sama kamu


Shani :


Apa itu Kak ?


Jerry :


Setelah aku melihat kepribadian kamu dari awal kita kenalan dan sampai sekarang, aku mau bilang jujur kalau aku suka sama kamu


Shani yang sedang melihat Langit diatas sangat terkejut mendengarkan perkataan Jerry yang selama ini menyukai Shani.


Shani :


(Terdiam) jadi selama ini Kak Jerry ada perasaan suka sama aku


Jerry :


Aku tau kok Shani kalau kamu untuk sekarang ini nggak bisa menerima aku jadi pacar kamu karena kamu pasti takut melanggar peraturan grup kamu itu kan


Shani :

__ADS_1


Kamu kok tau tentang peraturan yang ada di grupku ?


Jerry :


Fans kamu pernah komen di sosial media waktu kita foto bareng


Shani :


Pasti mereka kira kita lagi pacaran ya (tersenyum)


Jerry :


Kamu tenang aja Shani aku udah jelasin ke mereka kalau kita cuman sebatas teman kerja aja, meskipun kita belum jadian


Shani :


Terima kasih ya Kak


Jerry :


Terima kasih buat apa ?


Shani :


Buat Kakak yang sudah jujur dan membantu aku buat jelasin tentang foto kita


Jerry :


(Tersenyum) oke, Oh iya Shani aku harap kamu besok datang ya buat nganterin aku ke bandara


Shani :


Oke kak


Gracia :


Kalau menurut kamu mereka cocok nggak Gita ?


Gita :


Kalau menurutku sih mereka cocok, tapi kan Kak Shani nggak boleh pacaran


Gracia :


Inikan cuman seandainya aja Gita, kalau soal Shani nggak boleh pacaran aku tau itu


Kevin :


Kalian berdua lagi ngapain disini (melihat Shani dan Jerry dengan tersenyum)


Gracia & Gita :


Kak Kevin


Gita :


Kalau gitu aku permisi kerja dulu Kak


Gracia :


Gita tunggu aku


Kevin :


Gracia tunggu (memegang tangan Gracia)


Gracia lalu melihat tangan Kevin yang memegang tangannya.


Gracia :


Maaf Kak Kevin (melepaskan tangan)


Kevin :


Oh iya maaf Gracia


Gracia :


Ada apa Kak Kevin, apa ada yang perlu diomongin (gugup)


Kevin :


Kamu kenapa gugup gitu setiap kali ketemu aku, kamu takut sama aku ya tenang aja aku nggak bakalan...


Gracia :


Enggak kok kak aku nggak pp kok (tersenyum)


Kevin :


Jadi gini Gracia besok kamu bisa kan ikut aku


Gracia :


Kemana kak ?


Kevin :


Nanti aku kasih tau tempatnya (tersenyum), oh iya satu lagi Gracia


Gracia :


Kevin :


Aku cuman mau bilang kalau hari ini kamu cantik banget (pergi meninggalkan Gracia)


Gracia :


(Melamun) barusan Kak Kevin bilang kalau aku cantik


Tiba-tiba Gracia tersenyum, kemudian Shani dan Jerry kembali bekerja dan juga melihat Gracia yang sedang tersenyum sendiri.


Shani :


Gracia


Gracia :


Ya Shani ada apa ? (menahan senyum)


Shani :


Kamu kenapa senyum-senyum sendiri disini ?


Gracia :


Tadi aku habis nonton video lucu di hp


Shani :


Oke, ya udah kalau gitu kita kembali ke tempat kerjaan kita Gre


Gracia :


Oke Shani


Jerry :


Gracia kenapa ya tadi nggak mungkin dia senyum-senyum karena nontonh video lucu di hpnya, udahlah lebih baik gue kembali ke ruangan


Sore hari, Di tempat parkiran restoran.


Zee :


Dah, hati-hati di jalan ya temen-temen (melambaikan tangan)


Bryan :


Zee, papa kamu belum datang ya !


Zee :


Iya nih Bryan padahal aku udah telepon tapi belum diangkat Hpnya


Bryan :


Ya udah bareng aku aja, aku anterin sampai rumah gimana ?


Zee :


Tapi Bryan, aku takut ngrepotin kamu


Bryan :


Sejak kapan aku ngerasa direpotin kamu, dari pada nanti ada orang jahat yang mau jahatin kamu gimana, nanti kasihan juga orang tua kamu (tersenyum)


Zee :


Ya udah deh, kalau gitu aku pulang sama kamu


Bryan :


Ini pakai helmnya


Kemudian Zee pulang bersama dengan Bryan, Di perjalan pulang.


Zee :


Bryan terima kasih karena kamu udah mau nganterin aku pulang ?


Bryan :


Sama-sama Zee lagian aku itu gak tega kalau ada cewek pulangnya sendirian, Oh iya Zee besok aku ke theater kamu ya


Zee :


Datang aja nggak pp kok


Bryan :


Terus gimana kondisinya Christy sekarang, apa dia sudah sembuh !


Zee :


Christy sudah sembuh kok Bryan, justru besok Christy juga ada di theater


Bryan :

__ADS_1


Oh gitu bagus lah kalau gitu


Malam hari dirumah Zee.


Zee :


Akhirnya selesai juga tugas kuliahku, Oh iya surat ini belum aku baca kira-kira isi suratnya apa ya ? (membuka dan membaca surat)


Zee yang sedang membaca terlihat terkejut kalau ada seseorang yang jatuh cinta dan menyukai dia


Zee :


Dari dino (membuka kotak), kalung ZL, siapa ya kira-kira orang mengirimkan surat dan kotak ini ?


Keesokan harinya Jerry yang berada di bandara sedang menunggu kedatangan Shani.


Kevin :


Jerry elo pasti nungguin Shani ya, sebentar lagi mau berangkat loh pesawatnya


Jerry :


Iya gue tau, tapi gue harus nunggu Shani sebentar


Jerry pun menunggu Shani datang, namun diperjalanan Shani sedang mengalami kemacetan.


Shani :


Ya ampun kok hari ini macet ya, padahal kemarin enggak


Gracia :


Kita coba cari jalan lain aja Shani


Shani :


Oke sebentar


Di bandara.


Jerry :


Shani, kamu dimana sekarang ?, apa jangan-jangan kamu nggak bisa datang (kata hati)


Kevin :


Jerry


Setelah sampai disana Shani dan teman-temannya masuk ke dalam bandara dan mencari Jerry di seluruh area bandara.


Gracia :


kita sekarang cari dimana Shani ?


Shani :


Apa mungkin Kak Jerry sudah berangkat


Gracia :


Mungkin kita terlambat Shani


Kevin :


Shani, Gracia


Shani :


Kak Kevin, Jerry ada dimana kak, apa dia udah berangkat ke amerika, apa kita terlambat ya kak


Kevin :


(Tersenyum) Shani, jadi Jerry...!


Shani :


Kenapa Kak ?


Jerry :


Akhirnya kamu datang juga Shani


Shani lalu menoleh ke belakang.


Shani :


Kak Jerry maaf kalau aku telat


Jerry :


Kamu belum telat kok Shani, lagian aku sengaja nungguin sampai kamu datang


Kevin :


Gracia, aku mau ngomong sama kamu


Gracia :


Oke Kak


Jerry :


5 menit lagi aku harus berangkat, tapi sebelum aku masuk ke dalam pesawat aku mau kasih kamu sebuah hadiah kenangan dari aku (memberikan kalung)


Shani :


Kalung !


Jerry :


Tolong kamu simpan baik-baik kalung pemberianku ini


Shani :


Tapi Jerry...


Jerry :


Please Shani untuk kali ini aja kamu jangan menolak, karena aku ingin kamu yang pakai kalung ini


Shani :


Terima kasih kak, oh iya kak aku juga ada sesuatu buat kamu


Jerry :


Sesuatu !, apa itu Shani ?


Shani lalu memberikan sebuah jam tangan kepada Jerry. Kemudian Jerry tersenyum dengan hadiah pemberian Shani.


Shani :


Kenapa kamu senyum, kamu gak suka ya hadiah pemberianku ?


Jerry :


Bukan Shani hadiahnya bagus kok thank you Shan, kalau gitu aku aku harus segera naik pesawat Shani


Lalu Jerry pergi meninggalkan Shani, dan Shani merasa sedih karena tidak bisa membalas perasaan Jerry yang betul-betul mencintai dia


Shani :


Jerry, maaf kalau aku belum bisa buka hati buat kamu (kata hati)


Shani dan Jerry saling menatap dengan tersenyum. Setelah Jerry pergi menaiki pesawat dan berangkat menuju Amerika, Shani melihat dari jendela sebuah bola meteor mengarah ke Shani, hingga semua orang berlari ketakutan lalu tiba-tiba seorang pria menolong dan melindungi Shani dari meteor itu.


Gracia :


Shani (berteriak)


Shani :


Itu meteor aku harus cepat lari dari sini (berlari)


Kevin :


Shani, Gracia ayo cepat kita harus keluar dari sini


Meteor besar itu pun jatuh ke dalam bandara, Namun seorang pria berhasil menahan dengan magic circlenya yang besar.


Gracia :


Shani (berteriak ketakutan)


Pria :


Kamu nggak pp kan ? (Menahan dengan magic circle)


Shani :


Kamu siapa ?


Pria :


Lebih baik kamu sekarang cepat pergi aku tidak bisa menahannya meteornya lebih lama lagi, eh


Shani :


I...ya (berlari dengan ketakutan)


Kevin :


Gracia lihat itu, Shani masih selamat


Gracia :


Shani (memeluk)


Shani :


Gracia (memeluk dan menoleh ke belakang)


Gracia :


Kamu kenapa bisa selamat dari meteor itu


Shani :

__ADS_1


Semoga pria itu bisa menyelamatkan dirinya (kata hati)


Bersambung...


__ADS_2