Flying High

Flying High
HARI KELULUSAN SEKOLAH


__ADS_3

Bryan :


Christy, terima kasih ya ?


Christy :


Terima kasih buat apa


Bryan :


Karena kamu sudah menjadi teman pendegar cerita ku


Christy :


Sama - sama Bryan (tersenyum)


Zee :


Christy, Bryan ternyata kalian ada disini


Christy, Bryan :


Zee, ada apa


Zee :


Kalian kenapa bisa bareng gitu ngomong nya


Christy dan Bryan tersenyum.


Christy :


Masah sih Zee (tersenyum)


Zee :


Ya udah lah itu gak penting, yang penting sekarang kalian harus turun, karena kalian itu dicari Kak Jinan


Bryan :


Oh gitu, (melewati Christy dan Zee)


Zee :


Bryan, kamu mau kemana ?


Bryan :


Kamu kan bilang tadi kalau kita itu dipanggil sama Kak Jinan


Bryan kemudian turun dari atas dengan tersenyum.


Zee :


Kok aneh ya dia, bukannya dia sedih tadinya


Christy :


(Tersenyum), Bryan...Bryan (kata hati)


Di ruang OSIS.


Shani :


Oke, sekarang kita akan membuat struktur anggota OSIS yang baru, Mutiara bagaimana sudah dipersiapkan semua kan yang Kak Shani kirimkan kemarin ke kamu


Mutiara :


Udah kok Kak Shani, ini kertasnya (memberikan 1 lembar kertas)


Gracia :


Itu nama - nama anggota OSIS yang baru ya Shani ?


Shani :


Iya Gracia, tapi aku akan membaca setelah Christy, Bryan dan Zee sudah ada disini


Freya :


Itu mereka


Bryan :


Kak Shani, kalian sudah menunggu lama ya disini


Jinan :


Enggak kok Bryan, lagian kita juga lagi nunggu kalian bertiga


Zee :


Memangnya ada apa Kak kok sampai nungguin kita


Shani :


Nggak pp kok Zee, ya sudah lebih baik kita mulai aja ya rapatnya


Dimas :


Bryan, kok kamu tumben sih pakai kalung ?


Jinan :


Oh iya Bryan, kamu belum lepasin kalung itu ?


Bryan :


Iya kak Jinan, soalmya ini juga kan kalung papa aku


Dimas :


Memangnya kalung itu pemberian dari papa kamu Bryan !


Bryan :


Iya bisa dibilang begitu


Shani :


Bryan (tersenyum)


Bryan :


Oh iya kak Shani Maaf


Shani :


Oke jadi aku akan membacakan Ketua dan Wakil Ketua serta anggota OSIS sekolah yang baru, yaitu Ketua Osis yang baru adalah...


Freya :


Kira-kira siapa ya Fiony kalau menurut aku, kemungkinan Zee nggak sih (berbisik)


Fiony :


Apa mungkin Christy ya ? (berbisik)


Semua anggota OSIS penasaran, siapa pengganti anggota OSIS baru selanjutnya.


Shani :


Jadi ketua OSIS yang baru adalah Azizi Asadel dan Wakil ketua OSIS yang baru adalah Freya Jayawardhana


Zee :


Apa, Kak Shani yakin


Shani :


Memang kenapa Zee ada masalah


Freya :


Ternyata aku sepaket lagi sama kamu Zee


Zee :


Memang iya Freya (tersenyum)


Shani:


Christy, Mutiara kalian bisa kan, kalau kak Shani berikan tugas sebagai bendahara OSIS


Christy :


Bisa kok Kak Shani, iya kan Mutiara


Mutiara :


Oke Kak


Shani :


Bryan, Fiony, kalian berdua menjadi sekretaris OSIS ya


Bryan :


Sebentar Kak, Kakak yakin pilih aku


Shani :


Iya Bryan, memang kenapa ada masalah


Jinan :

__ADS_1


Bryan nggak pp, kamu pasti bisa kok (tersenyum)


Bryan :


Oke Kak


Shani lalu menyebutkan nama-nama anggota OSIS yang lainnya, sedangkan di SMK Tunas Harapan sedang mempersiapkan panggung untuk pertunjukan dari sekolah SMA Cahaya Harapan dan SMK Tunas Harapan pada hari esok.


Feni :


Akhirnya, sebentar lagi panggunya akan selesai


Celine :


Gimana Kak Feni, (melihat panggung) bagus juga kak


Feni :


Siapa dulu yang punya ide


Celine :


Iya deh, Kak Feni keren


Cornelia :


Kak Feni, itu kan kepala sekolah dari sekolahnya Kak Shani


Feni :


Iya, apa mungkin kepala sekolahnya kak Shani mau lihat tempat panggungnya ya !


Celine :


Ya udah gimana kalau kita temuin Pak Herman kepala sekolahnya Kak Shani ?


Feni :


Oh jadinya namanya Pak Herman kepala sekolahnya Shani


Celine :


Ya ampun Kak Feni bukannya Kak Shani pernah kasih tau nama kepala sekolahnya sama kita ya


Cornelia :


Oh iya namanya Pak Herman


Lalu mereka bertiga menghampiri Pak Herman yang sedang berbicara dengan kepala sekolah mereka yaitu Pak Rudi.


Feni :


Permisi, selamat siang Bapak (tersenyum)


Pak Herman :


Selamat Siang anak-anak (tersenyum)


Pak Rudi :


Oh iya Pak Herman perkenalkan mereka bertiga adalah anggota OSIS yang mengatur acara besok


Pak Herman :


Tunggu, kalian bertiga itu bukannya temannya Shani kalau nggak salah !


Feni :


Iya, Pak Herman


Pak Rudi :


Jadi kalian itu punya teman dan salah satunya itu dari murid Pak Herman ya ?


Celine :


Iya Pak benar sekali


Pak Herman :


Semoga besok acaranya bisa berjalan dengan baik ya


Feni, Celine :


Amin, semoga ya pak


Malam harinya.


Shani :


Gracia, kemana Rafael udah jam 6 kok dia belum dateng sih


Gracia :


Aku juga udah ngabarin dia Shani, tapi belum ada kabar


Zee :


Shani, Gracia, dan Zee lalu terkejut melihat wajah Rafael


Rafael :


Shani, Gracia maaf aku datangnya telat, soalnya tadi di jalan mobilku mogok


Shani :


Tapi kenapa wajah kamu lebam gitu ?


Rafael :


Oh ini tadi aku itu habis bantu papa aku lagi renovasi rumah ya, tapi itu nggak penting kok, terus gimana kita lanjutin latihan di bagian naskah yang kemarin kan


Gracia :


Iya kok, tapi kamu udah inget kan


Rafael :


Ya bisa dibilang seperti itu


Rafael lalu pergi dan bersiap-siap untuk latihan. Keesokan harinya, dimana hari pertunjukan dari Murid-murid SMA Cahaya Harapan dan SMK Tunas Harapan akan dimulai.


Feni :


Selamat Siang Bapak dan ibu serta seluruh murid-murid SMK Tunas Harapan dan SMA Cahaya Harapan, (berteriak)


Seluruh Guru dan Siswa bertepuk tangan.


Feni :


Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran kalian semua yang telah datang di acara graduation SMK dan SMA Cahaya Tunas Harapan, jadi selamat menikmati acara ini dari awal sampai akhir, terima kasih


Lalu acara dimulai dengan penampilan dari :



Zee - Eureka Milik Kita


Sma kelas 3 dari cahaya harapan (Band)


JKT48 : 16 Member - Pesawat Kertas 365 Hari


Dll



Dan penampilan terakhir dari drama Shani dan Gracia.


Shani :


Akhirnya aku diselamatkan oleh sahabat baik dan pangeranku


Gracia :


Shani, akhirnya kamu sudah dibebaskan dari penjara iblis itu


Shani :


Iya Gracia, terima kasih karena kamu telah menyelamatkan aku


Gracia :


Tetapi bukan aku saja yang menyelamatkan kamu, sebenarnya...!


Rafael :


Hai Putri Shani, bagaimana keadaan kamu setelah aku yang menyelamatkan kamu (tersenyum)


Shani :


Pangeran Rafael terima kasih karena kamu sudah membantu membebaskan aku dari penjara itu


Rafael :


Sama-sama Putri Shani, tetapi maukah anda berdansa denganku


Zee :


Freya, coba kamu lihat Kak Rafael, kayaknya adegan ini nggak ada di didalam dialog deh


Freya :


Iya Zee, apa Kak Rafael mau nambahin adegannya mungkin ya


Zee :

__ADS_1


Masah sih


Gracia :


Astaga Rafael seharusnya adegan bagian terakhir bukan seperti itu, aku harus hentikan semuanya (kata hati)


Shani :


Rafael, kamu yakin memangnya adegan selanjutnya seperti ini (berbisik)


Rafael :


Udah kamu ikutin aja (berbisik)


Gracia :


Shani, apa lebih baik sekarang kita harus menemui orang tua kamu


Shani :


Oh iya, maaf pangeran aku harus pulang menemui orang tua aku, permisi


Lalu Shani dan Gracia pergi dari atas panggung.


Sisca :


(Membaca naskah) lalu putri Shani dan temannya Gracia pulang ke rumah, hingga bertemu dengan kedua orang tua nya, mereka akhirnya hidup bahagia


Acara kelulusan mereka semua berjalan dengan lancar dan keesokan harinya Shani dan temannya yang lulus melakukan kegiatan selanjutnya sedangkan di SMA Cahaya Harapan ketua OSIS dari sekolah tersebut yang bernama Zee sedang membuat peraturan baru untuk membentuk karakter siswa-siswi menjadi lebih baik.


Zee :


Oke Freya mulai hari ini kita harus siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita sebagai salah satu anggota OSIS


Freya:


Oke Zee, tapi mana anggota OSIS yang lainnya


Zee :


Mungkin sebentar lagi mereka dateng kok


Christy :


Halo teman-temanku apa kabar hari ini ?


Zee, Freya :


Halo Christy


Freya : Kamu kenapa senyum-senyum gitu !


Christy :


Nggak pp kok, aku cuman lagi senang aja hari ini (tersenyum)


Bryan :


Zee, Freya, Christy yang lainnnya kemana kok belum datang


Zee :


Fiony sama Mutiara masih ada urusan di theater sebentar, mungkin 2 menit lagi mereka dateng


Freya :


Bryan, aku boleh minta tolong nggak ?


Bryan :


Minta tolong apa Freya ?


Freya :


Kamu tolong kasih file ini ke Pak Ferry ya


Bryan :


Oke Freya


Christy :


Bryan aku ikut


Zee :


Christy, aku ada tugas buat kamu


Bryan lalu pergi dengan tersenyum.


Christy:


Tapi Zee


Zee :


Christy, aku lihat-lihat kamu sekarang deket sama Bryan, apa kalian ada hubungan spesial (tersenyum) ?


Christy :


E...enggak kok, aku itu sama Bryan nggak ada apa-apa cuman kita itu sekarang sahabat deket aja (tersenyum)


Zee, Freya :


Apa, kamu sahabatan sama Bryan kok bisa ?


Christy :


Memang kenapa ada masalah sama kalian (mengetik laptop sambil tersenyum)


Freya :


Tapi kamu nggak ada rasa suka sama dia kan !


Zee :


Iya Christy betul kata Freya, kalau kamu misalkan suka terus kalian pacaran bisa-bisa kamu kena marah sama Kak Melody lo


Christy :


Kalian tenang aja, aku sama Bryan itu sebatas sahabat aja


Fiony :


Halo semua maaf ya kita telat


Mutiara :


Iya soalnya tadi kita lagi bantuin Kak Shani di theater


Zee :


Enggak kok, kalian nggak telat lagian kita baru mulai mengerjakan mading yang disuruh Bu Mira kemarin


Fiony :


Memangnya belum selesai madingnya Zee


Zee :


Masih belum Fiony, soalnya aku belum punya ide yang bagus nih


Ketika mereka berbicara mengenai mading, 2 siswa baru melewari ruang OSIS dan salah satu siswa baru yang bernama Langit melihat Zee.


Langit :


Wanita itu...! (melihat Zee sambil berjalan)


Pak Bobby :


Bryan, Dimas kebetulan kalian berdua ketemu saya


Bryan :


Selamat pagi Pak Bobby


Pak Bobby :


Bryan, perkenalkan mereka berdua adalah siswa baru di sekolah kita yang akan menjadi teman kelas baru kamu, Langit dan Eric


Bryan :


Bryan, kalau boleh tau siapa nama kalian (bersalaman tangan)


Langit :


Langit dan ini Eric


Ketika menyentuh tangan Bryan, Langit merasa ada yang aneh, Zee lalu keluar bersama dengan Mutiara.


Zee :


Pak Bobby, pagi Pak


Pak Bobby :


Zee, Mutiara kamu juga harus kenalan sama teman baru kalian


Lalu Langit menoleh dan melihat Zee terus-menerus


Zee :


Hai namaku Zee (mengulurkan tangannya)


Langit lalu bersalaman dengan Zee.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2