
Di ruang Jerry, Shani mengetuk pintu.
Jerry:
Silakan masuk
Shani:
Permisi Kak
Jerry:
Shani silakan duduk
Shani:
Baik Kak, kalau boleh tau ada apa ya Kak Jerry panggil saya ke ruangan Kakak !
Jerry:
Oke jadi gini Shani, saya ingin merekomendasikan kamu menjadi sekretaris manager di perushaan ini gimana apa kamu mau ?
Shani:
Kak Jerry serius kenapa harus saya kak ?
Jerry:
Karena saya lihat-lihat kinerja diantara karyawan semua yang paling bagus itu adalah kamu, Shani (tersenyum)
Shani:
Tapi Kak...
Jerry:
Atau begini aja, aku beri kamu waktu 3 hari untuk memikirkan tawaran saya
Shani lalu memikirkan tawaran yang diberikan Jerry.
Di kampus Jakarta International.
Zee:
Dinda jangan lupa ya nanti malam (tersenyum)
Dinda:
Oke Zee kalau gitu sampai ketemu nanti malam ya
Michelle:
Oke ini saatnya
Kemudian Michelle dan teman-temannya menghampiri Zee dengan berpura pura menumpahkan minuman ke pakaian Zee, Hingga membuat Zee marah dan kesal.
Fiony & Freya:
Azizi (terkejut)
Michelle:
Sorry, gue nggak sengaja
Freya:
Michelle Maksut kamu apa numpahin minuman ke bajunya Zee, kamu sengaja ya (Marah)
Zee:
Freya udah
Michelle:
Gue kan udah bilang nggak sengaja (tersenyum)
Mika:
Lagian bajunya kan bisa dibersihin lagi kali
Zee:
Dengerin gue ya Michelle Hartono, gue sama sekali nggak akan pernah takut sama kalian bertiga ngerti (memegang tangan dengan kasar)
Michelle:
Lepasin nggak sakit tau
Angel:
Lepasin tangan temen kita nggak
Zee lalu mendorongnya hingga Michelle terjatuh, Kemudian mereka pergi meninggalkan mereka bertiga.
Michelle:
(Marah dan kesal), awas aja lo cewek songong gue akan bales apa yang telah lo perbuat ke gue
Hari menjelang malam hari Zee lalu mengajak Dinda ke tempat theater JKT48 tempat dimana member perform, setelah selesai acara theater mereka mengajak Dinda untuk makan malam di tempat itu.
Cornelia:
Dinda ini minuman buat kamu
Dinda:
Terima kasih Oniel untuk minumannya
Cornelia:
Sama-sama Dinda
Shani:
Jadi Dinda itu mahasisiwi yang sering dibully sama Michelle dan teman-temannya
Zee:
Iya kak Shani, soalnya aku enggak suka kalau Dinda disuruh-suruh gitu sama mereka bertiga
Shani:
Kasihan juga ya Dinda, tapi kenapa pihak kampus tidak mengambil tindakan soal masalah ini
Zee:
Itu masalahnya kak, jadi Dinda itu nggak bisa melawan Michelle karena orang tua Michelle itu yang sudah membantu biaya kuliah Dinda
Shani:
Jadi karena itu Dinda tidak berani melawan Michelle (melihat Dinda)
Shani dan Zee lalu menghampiri Dinda yang sedang duduk dan makan.
Zee:
Dinda
Dinda:
Zee, terima kasih ya karena kamu udah traktir aku makanannya enak banget (tersenyum)
Zee:
Iya sama-sama, kalau mau nambah lagi boleh kok (tersenyum)
Dinda:
Jangan Zee, ini aja aku udah cukup
Zee :
Oh iya Dinda aku mau kenalin kamu sama temen aku namanya Kak Shani dia kapten JKT48, kenalin Kak ini namanya Dinda
Dinda:
Halo Kak Shani, aku Dinda
Shani:
Namaku Shani (tersenyum), Oh iya Dinda besok kamu ada waktu nggak setelah pulang dari kuliah
Dinda:
Enggak ada kak memangnya kenapa kak ?
Shani:
Bagus kalau gitu, Zee besok kamu ajak Dinda ke alamat yang aku kasih besok ya
Zee:
Memangnya Kak Shani besok mau kemana ?
Shani:
Kalian besok pasti tau sendiri
Keesokan Harinya ditempat kampus, kantin
Zee:
Dinda yuk kita makan siang sama temen-temen aku
Freya:
Ayo Dinda duduk sini
Dinda:
Oke Zee (tersenyum)
Michelle:
Dinda, Elo ikut gue sekarang (menarik tangan)
__ADS_1
Dinda:
Tunggu Michelle memangnya mau kemana, lagian aku masih mau makan ?
Michelle:
Oh jadi elo mulai berani sama gue (marah dan menarik paksa Dinda)
Zee:
Michelle berhenti
Michelle:
Berhenti ikut campur urusan gue
Michelle lalu membawa Dinda ke suatu tempat lalu Zee mengejar mereka, tetapi disaat Zee ingin mengejar mereka berdua, teman-teman Michelle menyandung kaki Zee hingga membuat Zee terjatuh dan kesakitan, Christy dan Fiony tidak tinggal diam melihat temannya terjatuh, mereka lalu mendorong Mika dan Angel, kemudian Freya membantu Zee untuk mengejar Michelle.
Di Gudang belakang.
Michelle:
Michael, ini cewek yang gue maksud (mendorong Dinda)
Michael:
Oh jadi ini elo cewek yang berani sama pacar gue, enaknya kita apain nih cewek (tersenyum)
Dinda:
Michelle maafin gue, gue waktu itu gak bermaksud lawan lo, tolong lepasin gue (ketakutan)
Michelle:
Gak akan gue lepasin (kesal)
Michael:
Bro bawa dia ke dalam gudang
3 teman Michael itu membawa Dinda ke dalam gudang.
Dinda:
Michael, Michelle tolongin gue, gue minta maaf (menangis ketakutan)
Freya:
Dimana ya Michelle bawa Dinda pergi, perasaan tadi mereka lewat sini
Di dalam Gudang.
Rocky:
Kita mau apain nih cewek
Dinda:
Please jangan apa-apain gue, gue janji gak akan melawan Michelle lagi (menagis histeris)
Alex:
Lebih baik kita sikat aja bro (membuka baju)
Ketika mereka bertiga ingin berbuat tindakan tidak terpuji kepada Dinda, tiba-tiba kekuatan hitam datang menyerang mereka hingga membuat mereka bertiga ketakutan dan keluar dari gudang itu.
Michael:
Alex, Rocky, Doni kalian kenapa ?
Rocky:
Di dalam ada hantu (berlari ketakutan)
Michael dan Michelle juga ikut ketakutan dan pergi dari tempat itu.
Freya:
Mereka bukannya teman-temannya Kak Chika sama Kak Fiony, kenapa mereka ada disini, apa jangan-jangan terjadi sesuatu sama Dinda
Ara:
Dinda kamu nggak perlu khawatir lagi sama mereka karena disini ada aku
Dinda:
Tapi Ara mereka tadi...
Ara:
Udah kamu tenangin dulu aja
Freya:
Ara, Dinda kamu kenapa, kamu nggak kenapa-kenapa kan ?
Ara:
Freya lebih baik kalau kamu jangan bertanya dulu sama Dinda, karena dia masih ketakutan
Zee:
Dinda (memeluk)
Dinda:
Azizi (memeluk dengan sedih)
Zee:
Dinda, kamu kenapa nangis?, apa Michelle macem-macem sama kamu !
Ara:
Zee biar aku yang menceritakan semuanya
Ara lalu menceritakan kejadian yang dialami oleh Dinda dari awal hingga akhir, 3 jam kemudian Di taman.
Michelle:
Kalian bertiga gimana sih masah ngurus cewek kaya gitu aja gak bisa
Rocky:
Bukan gitu Michelle, masalahnya tadi itu ada hantu bayangan hitam
Alex:
Iya bener, apa lagi kita semua takut sama hantu
Michelle:
Kalian semua itu penakut tau nggak, masa sama hantu aja takut (kesal)
Doni:
Terus tadi kalian berdua ngapain ikut lari juga, apa sebenarnya elo juga takutkan sama hantu
Michelle:
Ya enggaklah masah gue takut sama hantu, gue sama Michael itu tadi cuman mau kejar kalian (gugup)
Michael:
Udahlah kalian jangan berantem lebih baik kita cari cara, supaya kita bisa ngerjain si Dinda anak kampung itu
Zee lalu datang dan menyiram air ke wajah Michelle sehingga membuat dia marah kepada Zee.
Michelle:
(Berteriak) kurang ajar banget elo Azizi
Michael:
Woi, elo ngapain nyiram air itu ke pacar gue (menarik Zee dengan paksa)
Zee:
Lepasin gue nggak (kesal)
Michael:
Elo minta maaf nggak sama pacar gue (memegang kerah baju Zee), kalau elo nggak mau minta maaf elo akan tau akibatnya (ingin memukul Zee)
Ketika Michael ingin memukul Zee, teman-teman Zee datang untuk menolongnya.
Ara:
(Memegang tangan dan memelintir tangan ke belakang punggung Michael), elo mau apain temen gue
Michael:
Ara tangan gue sakit tau lepasin nggak ?, woi bantuin gue dong
Teman-teman Michael ingin maju tetapi dia takut kepada Ara.
Ara:
Berani kalian maju gue patahin juga tangan kalian
Rocky:
Oke-oke
Alex:
Gimana nih gue takut sama Ara ! (ketakutan)
Rocky:
Apa lagi gue Alex
Christy:
Zee kamu nggak kenapa-kenapa kan ?
__ADS_1
Zee:
Iya Christy aku baik-baik aja, sebentar Christy
Michelle:
Gue harus cepet-cepet kabur dari sini
Zee:
Michelle tunggu (menarik tangan)
Michelle:
Zee lepasin tangan gue nggak (kesal)
Zee:
Nggak akan gue lepasin sebelum elo kasih tau gue, apa yang terjadi sama Dinda waktu di gudang itu ! (marah)
Doni:
Kita harus nolongin mereka berdua
Alex:
Tapi gimana caranya Doni, kita itu takut sama Ara
Doni:
Kalian itu cowok atau cewek sih, masah gitu aja takut sama cewek
Doni pun menghampiri Ara dan menarik tangan Ara dengan paksa.
Ara:
Doni, kenapa elo pegang tangan gue, lepasin nggak (tegang)
Doni:
Zee, kalau elo berani macem-macem sama kita, temen lo bakal gue habisin juga (tersenyum)
Rangga:
(Berteleportasi) berani-beraninya cowok ini kasar sama Ara, gue gak terima (mencekik leher Doni dengan kekuatan)
Doni:
Ekh tolong gue Michael, Rocky
Michael:
Elo kenapa (kebingungan)
Ara:
Rangga (suara hati)
Fiony:
Doni kenapa tu
Zee:
Elo harus ikut gue sekarang juga
Kemudian Zee dan teman-temannya pergi mengajak Michelle untuk bertemu dengan Dinda.
Di tempat parkir.
Shani:
Nah itu mereka
Dinda:
Michelle (kebingungan)
Zee:
Sekarang elo harus minta maaf sama Dinda
Shani:
Zee ada apa ini, kenapa kamu bawa dia kesini
Zee:
Kak ini dia yang namanya Michelle yang sering membully Dinda
Shani:
Apa jadi dia yang namanya Michelle
Michelle:
Lepasin gue, (kurang ajar Azizi berani-beraninya dia giniin gue, lihat aja kalian semua gue akan bales perbuatan kalian (Suara hati))
Zee:
Sekarang elo minta maaf nggak sama Dinda
Michelle:
Gue nggak akan minta maaf sama cewek kampung kaya dia
Zee:
Jaga mulut kamu ya
Shani:
Zee biar aku aja yang ngomong sama Michelle, Michelle aku boleh bicara 2 mata sama kamu
Christy:
Kak Shani !
Shani:
Nggak pp kok Christy, gimana Michelle bisa kan ?
Michelle:
Memangnya elo nggak bisa ngomong disini langsung
Shani:
Zee, kamu sama yang lainnya masuk ke mobil dulu ya (tersenyum)
Fiony:
Tapi Kak Shani kalau kakak dijahatin sama Michelle gimana ?
Shani:
Udh kalian semua tenang aja kok, aku pasti nggak kenapa-kenapa ?
Lalu mereka semua masuk ke dalam mobil Milik JKT48, hingga di dalam mobil mereka terkejut karena tiba-tiba Chika sudah ada di dalam mobil sambil memakai headphone.
Christy:
Kira-kira Kak Shani mau ngomongin soal apa ya sama Dinda dan Michelle ?
Freya:
Aku jadi khawatir kalau Kak Shani kenapa-kenapa (cemas)
Chika:
Kalian semua jangan khawatir, Kak Shani pasti baik-baik aja kok
Zee:
Astaga Kak Chika kagetin kita aja
Chika:
Ya maaf aku kan dari tadi nungguin kalian, kalian sendiri kemana aja kok lama banget
Christy:
Kita tadi itu ada tugas tambahan dari dosen jadi kita agak lama (tersenyum)
Chika:
Terus gimana sama temen kalian yang namanya Dinda itu, apa dia masih dibully sama Michelle
Zee:
Kalau soal itu sih jangan ditanya lagi kak, tadi aja kita semua sampai bertengkar di belakang gudang, terus ada Ara yang nolongin waktu aku mau dipukul sama Michael teman kakak itu.
Chika:
Apa kamus serius Zee hampir mau dipukul sama Michael
Christy:
Iya kak Chika untung aja Ara nolongin Zee tepat waktu, kalau enggak udah beda cerita lagi
Chika:
Kurang ajar Michael berani-beraninya dia mau mukul adik aku, dia belum tau siapa aku ?
Ketika mereka saling mengobrol. Dinda dan Shani masuk ke dalam mobil dengan tersenyum.
Zee:
Kak Shani, Dinda kalian kenapa senyum-senyum gitu !, sebenarnya kalian tadi ngomongin apa sih ?
Shani:
Nanti aku jelasin ke kalian semua, lebih baik kita sekarang berangkat (tersenyum)
Kemudian mobil mereka berjalan menuju FX sudirman.
__ADS_1
Bersambung...