Flying High

Flying High
CINTA PERTAMA BUTTERFLY


__ADS_3

Zee:


Hai nama kamu siapa (tersenyum)


Langit:


Maaf, gue Langit


Mutiara:


Mutiara (bersalaman)


Langit:


Oke, Langit


Eric:


Eric


Pak Bobby:


Bryan, kamu sekarang bapak kasih tugas kamu untuk memperkenalkan fasilitas apa saja yang ada di sekolah ini


Bryan:


Baik pak (tersenyum)


Pak Bobby:


Baiklah kalau gitu bapak tinggal dulu ya Langit, Eric


Langit:


Oh iya pak


Zee:


Bryan, aku sama Mutiara mau ke kantin dulu, soalnya aku dari tadi pagi belum makan, aku minta tolong sama kamu buat lanjutin kerjaan kita di laptop aku


Bryan:


Oke Zee


Zee lalu pergi dan Langit terus menatap Zee terus dengan tersenyum


Zee:


Terima kasih ya Bryan


Bryan:


Sama-sama (tersenyum)


Langit:


Jadi wanita itu namanya Zee (suara hati)


Bryan:


(Melihat Langit) kamu suka ya sama dia (tersenyum)


Langit:


Enggak kok, kamu ini (tersenyum)


Bryan:


Ya udah, sekarang kalian ikut kita ke suatu tempat


Langit:


Memangnya kita mau kemana Bryan


Bryan:


Aku mau tunjukin kelas kalian berdua sekaligus memperkenalkan kalian ke teman kelas kita


Lalu Bryan menujuh ke ruang kelas 3 IPA.


Di Sekolah SMK Tunas Harapan.


Chika:


Aduh tugas dari Bu Dewi banyak banget, ternyata capek juga ya


Reva:


Kak Chika sih lagian udah tau Bu Dewi kalau kasih tugas itu banyak, masih aja minta tugas lagi


Chika:


Tapi untungnya ada Jesslyn sama Flora yang mau bantuin kita


Reva:


Iya sih, tapi mereka berdua belum kesini ya, katanya mereka hari ini selesa


Jesslyn:


Chika, Reva ini tugas Bu Dewi yang kemarin aku sama Flora udh kerjain semua


Chika:


Jesslyn terima kasih ya (tersenyum)


Jesslyn:


sama-sama


Reva:


Tapi kok yang ngumpulin tugas cuman kamu, memangnya Flora dimana ?


Jesslyn:


Hari ini dia nggak masuk, soalnya dia lagi kurang enak badan


Chika:


Iya Reva, aku juga baru inget kalau dia bilang sakit ke aku kemarin


Reva:


Gimana kalau setelah pulang sekolah kita ke rumah Flora buat jenguk dia !


Chika:


Oke, terus ini gimana sama tugasnya Bu Dewi ?


Adel:


Kita selesaikan dulu, kan tugasnya cuman tinggal sedikit


Jesslyn:


Ya udah kalau gitu aku masuk ke kelas dulu ya


Reva & Chika:


Oke Jesslyn


Jesslyn lalu pergi dari ruang Aula, bel istirahat mulai berbunyi.


Di Sekolah SMA Cahaya Harapan.


Bryan:


Langit, Eric ambil aja


Langit:


Tapi kita enggak punya uang Bryan


Bryan:


Oh soal itu kalian tenang aja nanti aku yang bayarin


Eric:


Kamu serius Bryan


Bryan:


Iya dong


Ketika mereka bertiga sudah membeli makanan, lalu Bryan, Langit dan Eric duduk bersampingan dengan tempat duduk Zee dan teman-temannya.


Zee:


Guys, kita duduk disini aja yuk


Christy:


Oke


Langit:


Kita duduk disitu aja


Bryan:


Boleh


Zee dan Langit lalu menoleh dengan bersamaan kemudian bertatapan mesra.


Langit & Zee:


Kamu


Langit:


Kamu mau duduk sini ya


Zee:

__ADS_1


Kalian mau duduk disini juga ya, biar kita cari tempat duduk yang lain


Langit:


Zee, kamu dan teman-teman kamu itu yang duluan jadi lebih baik kalian yang duduk disini, biar kita cari tempat lain


Zee:


Oke, terima kasih


Langit:


Bryan, Eric lebih baik kita duduk diatas sana aja


Bryan:


Ya udah ayo


Christy:


Kok mereka pergi, kenapa nggak mau gabung aja sama kita ?


Fiony:


Aku juga kurang tau


Zee menatap dengan tersenyum ke Langit, kemudian datanglah Alex dan teman-temannya untuk mengganggu Zee dan temannya.


Alex:


Halo Zee gimana kabarnya hari ini ?


Christy:


Ya ampun dia lagi...dia lagi (kata hati)


Bryan:


Gimana menurut kalian berdua sekolah disini enak kan ?


Eric:


Enak sih, tapi gue mau bilang terima kasih sama elo karena udah beliin kita makanan


Bryan:


(Melihat ke arah Zee dan temannya), Alex


Langit:


Oh iya Bryan gue boleh tanya sesuatu sama elo


Bryan:


Pasti dia sama temen-temennya mau gangguin Zee (kata hati)


Langit:


Bryan, elo lihat siapa (melihat ke arah Zee)


Zee:


Alex, kamu bisa nggak jangan deket-deket duduknya


Langit:


Itukan Orang yang tadi gangguin gue, Eric sama Bryan, terus kenapa dia sekarang gangguin Zee dan teman-temannya


Fiony:


Alex, kamu itu kenapa ya setiap hari sering dektin dan mengganggu kita terus


Freya:


Zee, lebih baik kita makan di tempat lain aja


Christy:


(Melihat Bryan sambil tersenyum), gimana kalau kita ke atas saja


Alex:


Tunggu dong Zee (memegang tangan)


Zee:


Alex lepasin tangan aku


Alex:


Oke, tapi elo harus temenin gue sekarang (menarik Zee dan pergi)


Christy:


Alex lepasin tangan temen aku (mengejar mereka)


Langit:


Dia mau bawa Zee kemana ?


Bryan:


Fiony, Christy, Freya, Bryan dan Eric lalu mengejar mereka.


Langit:


Eric, Bryan aku harus ke toilet dulu (pergi)


Bryan:


Tapi Toilet kan kesana bukan ke situ


Eric:


Lebih baik kita kejar mereka


Di luar sekolah 20 orang teman Alex yang sedang berkumpul mempersiapkan sebuah kejutan untuk mengutarahkan perasaan dia kepada Zee.


Alex:


Ayo Zee (menarik tangan)


Zee:


Alex lepasin tangan aku (Marah)


Zee terkejut melihat di luar sekolah.


Zee:


Maksudnya apa ini Alex


Alex:


Seperti kamu lihat, aku itu suka sama kamu Zee, jadi kamu mau nggak jadi pacar aku ?


Christy:


(Terkejut) Kenapa jadi banyak orang gini di depan sekolah kita


Semua anak-anak sekolah SMK Tunas Harapan melihat dari kejahuan, sedangkan Anak SMA Cahaya Harapan melihat dengan terkejut.


Alex:


Mereka itu teman-teman gue yang sudah bantuin aku selama ini demi mendapatkan cinta kamu Zee


Langit:


(Teleportasi), Zee, aku cinta kamu, (ternyata dia ingin mengutarakan oerasaanya kepada wanita itu (Kata hati))


Zee:


Maaf Alex aku nggak bisa menerima kamu


Alex:


Tapi kenapa Zee, apa cuman kamu nggak boleh pacaran sama papa kamu


Pada waktu Zee ingin pergi, Alex lalu menarik tangan Zee dan memaksa dia agar menerima cintanya.


Alex:


Zee tunggu (memegang tangan)


Zee:


Alex lepasin tangan aku


Alex:


Aku nggak akan melepaskan tangan kamu sebelum kamu terima aku jadi pacar kamu


Christy:


Astaga Zee (menghampiri Zee untuk membantu melepaskan tangannya), lepasin nggak tangan temenku


Alex:


Kalian, urus cewek ini


Langit:


(Sepertinya Zee dan Christy dalam bahaya, aku harus menyelamatkan mereka)


Fiony:


Christy awas


Bryan:


Fiony, biar aku aja yang bantu mereka


Christy:


Kalian mau ngapain ini (mengelilingi Christy)

__ADS_1


Langit dan Bryan lalu menyelamatkan Christy dan Zee.


Bryan:


Christy, lebih baik kamu dan Zee masuk ke dalam sekolah


Christy:


Oke Bryan, Tapi gimana caranya aku lewati mereka


Langit:


Tunggu Alex (muncul di depan mereka berdua)


Alex:


Langit


Zee terkejut dan tiba - tiba Langit menarik tangan Zee dan membawa masuk ke sekolah, namun Alex memegang pundak Langit.


Langit:


Zee ikut aku (menarik tangan Zee dengan pelan)


Alex:


Tunggu dulu (memegang pundak Langit)


Langit:


(memegang dan memelintir tangan Alex, kemudian mendorong dengan kekuatannya sampai terjatuh)


Hingga teman - temannya melihat Alex yang sedang terjatuh sehingga disaat mereka lengah di situlah Bryan membawa Christy dengan melesat cepat.


Langit:


Zee ayo kita pergi


Zee:


Tapi...!


Langit:


(Berlari masuk ke dalam sekolah)


Eric:


Fiony, Freya lebih baik kita memberi tahu Pak Herman


Fiony:


Tapi dimana Zee dan Christy


Eric:


Kalian tenang aja pasti mereka berdua sudah aman kok


Freya:


Iya Fiony, kita harus cepet kasih tau Pak Herman


Lalu mereka melaporkan kejadian tersebut kepada Pak Herman, sedangkan belakang Taman Sekolah.


Zee:


Langit tunggu sebentar aku capek lari terus


Langit:


Oke, kamu tunggu di sini sebentar


Zee:


Aduh capek baget lagi


Langit:


Zee ini buat kamu biar kamu enggak capek (memberikan minuman)


Zee:


Terima kasih Langit, (meminum)


Langit:


Sebenarnya dia siapa ?, kok tadi dia maksa gitu narik tangan kamu


Zee:


Jadi dia itu teman kelas aku waktu SMP, dan sampai sekarang dia itu ngejar - ngejar aku terus, apalagi dia sering menggagu temen - temen aku


Langit:


Tapi kok masih ada ya cowok jahat seperti itu


Zee:


Ya udahlah aku nggak mau ngomongin soal itu, tapi aku mau berterima kasih sama kamu, karena kamu udah tolongin aku (tersenyum)


Lagit:


Sama - sama Zee, lagian aku nggak suka aja ada pria yang kasar sama wanita, apalagi wanita itu cantik


Zee:


Memangnya aku cantik ya (tersenyum)


Langit:


(Gugup), Zee kayaknya bel sekolah udah berbunyi, apa kamu nggak mau masuk ke kelas


Zee:


Langit, tungguin aku dong


Langit:


Kamu kan bedah kelas sama aku Zee


Zee:


Iya aku tau, tapi kan kelas kamu dekat kelas aku kan


Langit:


Iya juga sih (tersenyum)


Zee:


(Tersenyum), Langit, Langit (Suara hati)


Lalu Langit dan Zee masuk ke dalam kelas mereka, sedangkan di lapangan sekolah Christy dan Bryan, karena Bryan bisa melesat secepat serigala.


Bryan:


(Berhenti dari melesat)


Christy:


(Melamun dan terkejut)


Bryan:


Christy ?


Christy:


Bryan, kenapa kamu bisa secepat tadi larinya


Bryan:


Iya, aku sendiri juga bingung Christy (kebingungan)


Bu Sinta:


Christy, Bryan ngapain mereka berduaan di lapangan, bukannya jam istirahat sudah habis ya


Bu sinta lalu memghampiri mereka berdua.


Bu Sinta:


Christy, Bryan kalian berdua ngapain ada di lapangan, pakai gandengan tangan segala, apa kalian pacaran iya !


Bryan dan Christy melihat tangan mereka dan melepaskan tangannya.


Bryan:


E... engak kok Bu tadi kita itu cuman bicara biasa aja kok, betul kan Christy !


Christy:


Iya Bu Sinta (tersenyum)


Bu Sinta:


terus Ibu lihat tadi kalian pegangan tangan


Christy:


Jadi gini Bu Sinta saya tadi itu latihan untuk tugas Bu Mira yaitu membuat drama tentang percintaan, apa ibu Sinta mau lihat drama kita (tersenyum)


Bu Sinta:


Jangan, oke ibu percaya ya sudah kalian berdua masuk ke kelas karena jam pelajaran sudah mau dimulai


Christy, Bryan:


Baik bu kami permisi masuk ke kelas


Bu Sinta:


dasar anak itu (suara hati)


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2