
Chika:
Ara (melamun dan menatap Ara)
Ibu Dewi :
Kamu silakan perkenalkan nama kamu
Ara:
Hai semua perkenalkan namaku Zahra Nur Khaulah biasa dipanggil Ara (tersenyum)
Ibu Dewi :
Ara, kamu silakan duduk disebelah Chika ya, terus Natasha duduk disebelah Adel
Nataha & Ara:
Baik Bu
Chika lalu terdiam, Bel istirahat sekolah.
Di Perpustakaan.
Chika:
Kok nggak ada bukunya ya (melihat buku)
Ara:
Kamu cari buku ini ya ?
Chika:
Iya bener, terima kasih (tersenyum dan menoleh dengan terkejut)
Ara:
(Tersenyum) ini bukunya ceritanya bagus kok
Chika:
Oke
Ara lalu mengambil buku lainnya dan meninggalkan Chika.
Chika:
Ara tunggu, aku mau bicara sama kamu sebentar boleh
Ara:
Maaf Chika aku harus pergi karena ada urusan lain (tersenyum)
Chika:
Ara sekarang berbeda tidak seperti Ara yang aku kenal (suara hati)
Flora:
Kak Chika, ngapain disini katanya tadi mau cari buku
Chika:
Iya udah ketemu kok bukunya, tadi ada yang pinjam makanya aku cari bukunya dulu Flo
Flora:
Ya udah yuk kita harus ke aula, udah ditunggu sama temen - temen yang lainnya
Chika:
O..oke Flora
Di belakang Taman Sekolah.
Ara:
Chika maafin aku, untuk sekarang kita harus jaga jarak meskipun kita pernah bersahabat dulu (suara hati)
Natasha :
Ara (tersenyum)
Ara:
Natasha
Natasha :
Gimana, elo udah ketemu sama sahabat lama lo kan
Ara:
Udah kok, tapi...
Natasha :
Tapi kenapa Ra ?
Ara:
Kayaknya aku masih belum bisa berteman kembali sama Chika
Natasha :
Kenapa belum bisa ?, elo kan udah kenal lama sama dia, apa lagi kalian pernah bersama - sama di grup itu
Ara:
Tapi Nat untuk saat ini aku harus menjauh dari mereka semua
Natasha :
Ya udah kalau itu udah jadi keputusan elo, mau gimana lagi (tersenyum)
Di aula sekolah.
Reva:
Oke jadi besok semua harus datang ke tempat yang aku share ya
Flora:
Baik
Reva:
Kak Chika
Chika sedang melamun dan masih memikirkan Ara.
Febriola:
Kak Chika kenapa tuh kok melamun mulu dari tadi ! (Berbisik)
Indah:
Mungkin dia kepikiran Ara, soalnya dia sekarang kan satu sekolah sama kita
Febriola:
Ara, maksud Kak Indah, Ara teman kita dulu di JKT48
Indah:
Ya iya dong kamu kira Ara siapa lagi ?
Reva:
Kak Chika (Melambaikan tangan ke arah wajah Chika)
Chika:
Iya ada apa Ara ?
Reva:
Ara (kebingungan)
Chika:
Astaga, maaf - maaf semua, aku tadi melamun
Reva:
Kak Chika, aku mau ngomong sama Kakak
Reva dan Chika pergi ke balkon sekolah.
Chika:
Sorry Reva tadi aku melamun
Reva:
Kak Chika kenapa tadi melamun, apa Kakak masih kepikiran sama Ara
Chika:
Gimana ya Reva, dia itu sekarang bukan Ara yang dulu kita kenal
Reva:
Kak Chika yakin
Chika:
Aku juga kurang tau sih
__ADS_1
Reva:
Gini deh, gimana kalau Kak Chika sama Ara ketemuan dulu sepulang sekolah
Chika:
Ketemuan buat apa Reva ?
Reva:
Ya ampun Kak Chika, tadi Kakak bilang ada hal yang harus diomongin
Chika:
Tapi kalau dia nggak mau gimana ?
Reva:
Ya mungkin dia butuh waktu untuk sendiri dulu
Chika:
Oke, nanti pulang sekolah aku akan ajak bicara Ara
Setelah itu pada sore harinya murid - murid pulang dari sekolah.
Di parkiran.
Chika:
Ara tunggu
Ara kemudian berjalan dengan cepat, Chika lalu mengejar dan menariknya untuk berbicara di suatu tempat.
Ara:
Chika ada apa, tolong lepasin tangan aku
Chika:
Aku cuman mau bicara sebentar sama kamu
Ara:
Kamu mau bicara soal apa Chika !
Chika:
Kenapa kamu tadi pergi waktu aku panggil kamu
Ara:
Karena aku tadi itu ada tugas dari Pak Gunawan, Ya udah kalau gitu aku mau pulang dulu soalnya sopir aku sudah nungguin di depan (Gugup)
Chika:
Tunggu Ara (memegang tangan), kenapa kamu pindah di sekolah ini
Ara:
Maaf kalau soal itu aku nggak bisa jawab Chika
Kemudian Ara meninggalkan Chika, dan malam Harinya di tempat latihan JKT48 Chika sedang melamun di pinggir kolam renang, lalu Christy menghampiri Chika yang sedang melamun sendirian.
Christy:
Kak Chika
Chika:
Akhirnya aku bisa bicara sama Ara meskipun hanya sedikit saja (suara hati, tersenyum)
Christy:
Kak Chika kenapa ya senyum - senyum sendiri ?
Zee:
Christy ada apa ?
Christy:
Itu lihat aja Kak Chika
Zee:
Kak Chika kenapa senyum - senyum sendiri ya ?
Christy lalu menepuk pundak Chika, dan Chika terkejut.
Chika:
Christy, Zee, kalian sejak kapan ada disini
Zee:
Ya ampun Kak Chika, ternyata Kakak lagi melamun ya sambil senyum sendiri gitu, memangya kak Chika lagi ngelamunin siapa ?
Chika:
Christy :
Memangnya tugas kakak banyak ya di sekolah !
Zee:
Iya kok sampai dipikirin gitu sih Kak Chika
Chika:
Soalnya sulit gitu tugasnya Zee, Christy
Shani:
Chika apa bener kalau Ara menjadi murid baru di sekolah kalian ?
Chika:
Kok Kak Shani bisa tau kalau Ara itu siswi baru di sekolah aku
Reva:
Aku yang kasih tau Kak Shani, gimana Kak Chika apa Ara mau bicara sama Kak Chika
Shani, Zee dan Christy terkejut.
Shani:
Jadi kamu sempet ngobrol sama Dia, Chika !
Chika:
Iya Kak Shani memang ada masalah ya Kak
Shani:
Enggak kok Chika, cuman kalau bisa kamu ajak Ara ke basecamp kita, supaya kita sama Ara bisa ketemuan lagi
Chika:
Memangnya nggak pp kalau Ara aku ajak kesini !
Shani:
Ya boleh dong dulu kan dia bagian dari teman kita juga (tersenyum)
Chika:
Ya udah kalau gitu besok sabtu aku coba bilang sama dia (tersenyum)
Christy:
Kayaknya Kak Chika seneng banget kalau ketemu sama Ara (suara hati)
Keesokan Harinya disekolah SMK Tunas Hatapan.
Chika:
Ara dimana ya kok dikelas aku cari nggak ada
Natasha :
Chika (memanggil dari jauh)
Chika:
Natasha untung ada kamu
Natasha :
Pasti kamu lagi cari Ara ya
Chika:
Kok kamu bisa tau
Natasha :
Ini ada surat buat kamu dari Ara
Chika:
Dari Ara, terus dia kemana kok nggak ada aku cari tadi !
Natasha :
Aku juga kurang tau soalnya kemarin malam Ara nggak balas pesan aku, ya udah kalau gitu aku pergi dulu ya Chika
Chika:
__ADS_1
Oke, sebenarnya ada apa ya sama Ara
Di Ruang OSIS.
Reva:
Kak Chika yakin Ara nggak ada disekolah atau hari ini dia nggak masuk kali
Chika:
Tapi Reva tadi aku sempet tanya sama Natasha, tapi dia bilang nggak tau dimana Ara
Reva:
Hem gitu ya, coba sekarang Kak Chika telpon Ara atau kalau enggak coba wa dia
Chika:
Kamu bener juga Reva, aku coba dulu telpon Ara
Kemudian Chika menelpon Ara namun tidak ada jawaban atau tidak aktif.
Reva:
Gimana Kak Chika, dijawab sama Ara ?
Chika:
Masih nggak aktif hp nya, gimana dong ?
Reva:
Ya udah kak lebih baik kita masuk ke kelas dulu aja, mungkin dia memang enggak masuk sekolah
Chika dan Reva lalu masuk ke kelas. Di atas gedung (Rooftop), Ara yang sedang melihat pemandangan dari atas tiba - tiba seseorang datang dari atas langit.
Ara:
Chika, kenapa kamu masih mau berteman sama aku, padahal aku sudah berbuat salah sama kamu (sedih)
Langit tiba - tiba berubah menjadi gelap dan seseorang lalu jatuh dari atas langit dengan kekuatan warna hitam, Ara pun kebingungan ketika melihat orang itu.
Ara:
Kenapa ini kok tadi tiba - tiba gelap langitnya sekarang kenapa kembali menjadi terang
Pria:
Dimana aku (kebingungan) ?
Ara:
Siapa orang itu (terkejut)
Pria:
Siapa wanita itu (melihat Ara)
Ara lalu menghampiri pria itu dengan kebingungan dan tegang.
Ara:
Kamu siapa dan kenapa kamu muncul tiba - tiba ada disini
Pria:
Perkenalkan aku Rangga sang pangeran tampan dari seluruh alam semesta (tersenyum)
Ara lalu tertawa mendengar perkataan Rangga.
Rangga:
Kenapa kamu tertawa memang ada yang lucu ?
Ara:
Kamu tau nggak dari sekian cowok yang kenalan sama aku, cuman kamu yang bilang pangeran tampan, pede banget jadi cowok (tertawa)
Rangga:
Ya itu sih terserah kamu percaya atau enggak
Lalu Rangga pergi meninggalkan Ara, dan Ara mengikuti Rangga.
Di taman.
Rangga:
Kamu kenapa masih ikutin aku
Ara:
Siapa yang ikutin kamu, aku cuman mau duduk disini aja kok
Ara pun duduk di bangku taman dan Rangga juga menemani Ara duduk disampingnya.
Rangga:
Nama kamu siapa ?
Ara:
Namaku Ara, memangnya kenapa ?
Rangga:
Ya nggak pp sih cuman mau kenalan aja, tapi kamu kenapa sendirian di Rooftop memangnya kamu ada masalah apa ?
Ara:
Kenapa Rangga bisa tau kalau aku punya masalah (suara hati)
Rangga:
Kamu pasti bingung ya, kenapa aku bisa tau kalau kamu ada masalah !
Ara:
Kok kamu tau apa yang aku bicarakan !
Rangga:
Kalau kamu mau cerita tentang masalah kamu, kamu bisa kok cerita sama aku (Tersenyum)
Ara lalu menceritakan semua masalah ke Rangga, di tempat lain yaitu sebuah Universitas Jakarta International Collage dimana Shani dan Jinan menjadi mahasisiwi di Universitas tersebut dan juga teman - teman lainnya.
Shani:
Jinan (tersenyum)
Jinan:
Kak Shani (tersenyum)
Shani:
Gimana kabar kamu hari ini ?
Jinan:
Alhamdulillah Kabar aku baik dong Kak, Kak Shani sendiri gimana kabarnya ?
Shani:
Alhamdulillah baik juga kok, tapi kok aku nggak lihat Gracia sama teman kita yang lainnya ya
Jinan:
Mungkin mereka datangnya siang Kak Shani
Shani:
Iya juga sih, ya udah kita masuk aja yuk ke kelas
Jinan:
Ayo Kak Shani
Ketika Jinan dan Shani ingin berjalan, tiba - tiba dari arah belakang seseorang pria sedang berlari dan tidak sengaja menabrak tangan Jinan.
Jinan:
Aduh
Shani:
Astaga Jinan kamu nggak pp kan
Jinan:
Iya kak cuman kena tangan aja kok
Shani:
Kayaknya orang itu buru - buru deh
Jinan:
(Melihat dompet), Kak Shani ini kayaknya dompet orang yang tadi deh
Shani:
Ya udah Jinan mending kita kejar cowok yang tadi buat kasih dompet itu
Jinan:
Iya Kak
Lalu Jinan dan Shani mengejar dan mencari orang itu.
__ADS_1
Bersambung.....