
saat ini di posisi kedua Liverpool kalah yang membuatnya tetap di 64 poin, Manchester City harus bisa menang melawan Brentford, Pep Guardiola di musim ini tidak mau gagal, Pep sudah gagal di UEFA Champions League jadi Pep tidak mau di EPL juga gagal, Pep hanya butuh satu kemenangan agar mempunyai 74 poin, EPL di musim ini sangat sengit sampai sampai sudah mendekati akhir musim puncak klasemen hany mempunyai 71 poin.
pertandingan di mulai, menit 22' Riski menerima umpan terobosan namun dia di hadang kiper Brentford, Riski yang sadar tidak bisa mencetak gol langsung memberi umpan ke kanan tapi masih di buang ke luar oleh Keistoffer Ajer.
Brentford benar benar gila karena memasang pagar di lapangan, pemain Manchester City tidak bisa menembus karena belum punya pengacak, Lo Celso dan Foden belum main dan masih di isi Bernardo Silva dan Gundongan, Pep Guardiola hanya membiarkan pemainnya melakukan passing passing di tengah lapangan.
kekuatan Manchester City itu berada di posession ball jadi jika menghadapi klub parkir bus, menit 38' Gundongan menggiring bola namun Rico Henry menabraknya, Bernardo Silva dari belakang langsung mengambil bola dan wasit gagal meniup peluit, Bernardo Silva menggiring ke kotak penalti lalu memberi umpan silang, Erling Haaland yang sudah menunggu depan gawang langsung menendang sekencang kencangnya ke gawang.
kiper Brentford yaitu David Raya tidak bisa menepis tendangan Haaland karena terlalu kuat, Haaland berlari menuju tribun, Haaland merayakan gol bersama para pemain Manchester City lainnya.
babak kedua Lo Celso dan Phil Foden di masukkan oleh Pep Guardiola, Kevin De Bruyne mulai menunjukkan aksinya karena sebelumnya De Bruyne tidak begitu mencolok karena Gundongan dan Silva bermain dengan cukup baik.
menit 61' Foden melakukan umpan satu dua dengan Riski lalu menggiring bola ke kotak penalti, Foden mampu melewati Ethan Pinnock namun Vitaly Janelt memotong bola dan membuang jauh, Foden terkejut karena Janelt tiba tiba muncul dan Pep seketika kebingungan.
"apa apaan ini?!" teriak Pep, lalu Pep Guardiola duduk ke bangku cadangan dan sudah melirik Janelt, Pep Guardiola tetap memaksa hingga 2024 yang membuat manajemen Man City setuju, itu artinya Pep masih ada semusim lagi.
"kayaknya Vitaly Janelt, Richarlison, dan Connor Gallagher layak bermain di Manchester City dan budget mereka juga pas" pikir Pep Guardiola
__ADS_1
Pep Guardiola sebagai pelatih memikirkan jangka panjang club, mungkin jika Pep Guardiola memiliki pikiran jahat dia tidak akan pikir jauh ke depan agar saat Pep tidak melatih Man City terpuruk, dengan begitu orang pasti akan bilang Manchester City tanpa Pep akan lemah, namun Pep Guardiola bukanlah pelatih yang seperti itu karena dia lebih senang jika pemain yang dia racik bisa menjadi bagus meskipun di pakai pelatih siapapun.
menit 75' Riski mencetak gol melalui bola rebound De Bruyne yang melakukan tendangan luar kotak, Riski yang melihat bola menujunya langsung menyodorkan kakinya, bola tidak di tendang namun memantul di kaki Riski dan masuk ke dalam gawang Brentford, seketika Etihad Stadium langsung pecah seolah pertandingan berakhir dan Premiere League kembali di menangkan.
"gooolll!! Agueroo!! lihat itu! kita akan membawa pulang trofi!!" teriak Pep kegirangan, "woooaahhgg Double Winner!! kau adalah pelatih terbaik Pep!!" balas Aguero, pemain di bangku cadangan langsung berdiri, Riski berlari ke pinggir lapangan dan membuka bajunya, pemain di bangku cadangan dan yang di lapangan memeluk Riski membantuk lingkaran yang bulat.
suporter juga ada yang masuk dan ikut merayakan namun mereka dengan cepat kembali ke bangku penonton karena takut di tangkap, Riski di beri kartu kuning oleh wasit, pertandingan kembali berjalan dan Manchester City hanya melakukan umpan umpan pendek, tidak ada gol hingga peluit pertandingan berakhir dan seketika semua penonton masuk ke lapangan Etihad Stadium.
mereka semua merayakan kejuaraan Premiere League, alasan mereka segembira itu karena berhasil menyamai rekor Manchester United yang menjuarai EPL 3kali berturut turut, Manchester City menjuarai EPL pada 2020/2021 2021/2022 2022/2023 secara beruntun mereka juara.
saat panggung sudah selesai para pemain sudah menaiki panggung, staf memberi piala EPL kepada kapten Manchester City saat ini yaitu De Bruyne, Riski dan De Bruyne memegang piala bersama dan mau di anngkat bersama, Kevin De Bruyne berbagi dengan Riski karena Riski menjadi yang paling berpengaruh besar di Premiere League musim ini.
dalam hitungan mundur 3 2 1 mereka langsung mengangkat piala, semburan warna di luncurkan ke atas, flare milik suporter juga di nyalakan untuk meramaikan suasana, asap biru juga di keluarkan para fans agar semakin meriah.
Riski habis ini dia akan ke Indonesia untuk persiapan AFC Asian Cup 2023 di Tiongkok, namun kali ini Riski merayakan keberhasilan mereka di England Premiere League 2022/2023.
"mantap mantap!! ayo semua kita foto dengan piala" kata Pep Guardiola
__ADS_1
mereka semua berfoto dengan piala Premiere League, setelah itu Riski dan Haaland membawa piala ke tempat para suporter, beberapa pengaman sudah menjaga ketat, Riski mengangkat trofi ke atas dengan hitungan mundur, kali ini Riski merayakan kejuaraan dengan para suporter.
alasan di amankan adalah untuk mencegah tidak ada orang yang menyerobot dan mencuri piala, Riski menaikkan piala ke atas dan saat piala ke atas para suporter langsung menaikkan tangan sambil berteriak, kameramen segera video kejadian itu dan yakin kalau ini bisa tersebar luas.
setelah merayakan kemenangan selama 30 menit para pemain memasuki lorong stadion, di ruang ganti para pemain, staf, dan pelatih juga merayakan kemenangan, salah satu orang segera memasang hape untuk video, Zinchenko yang kali ini mengangkat piala di ruang ganti.
saat keluar memakai dari stadion memakai bus mereka sudah di sambut hangat suporter, Zinchenko kapten sebenarnya namun tidak angkat trofi kali ini gilirannya, Zinchenko mengangkat trofi dan semua suporter memeriahkan suasana.
keesokan harinya berita tentang kemenangan Manchester City di liga inggris tersebar luas ke berbagai negara di belahan dunia, hal itu terjadi karena Liga Inggris adalah liga terbaik saat ini jadi jelas bakal menjadi topik yang hangat di berita.
berita Manchester City yang Double Winner dan juara beruntun di EPL membuat banyak orang kagum, ada orang yang sebelumnya tidak begitu memperhatikan bola langsung mempelajari sepak bola setelah tahu Manchester City, bisa di bilang kejayaan ini seperti saat Manchester United dulu mendominasi liga dengan sangat baik.
Pep Guardiola musim depan akan menargetkan UEFA Champions League terakhirnya, sebenarnya Pep sendirilah yang memang memaksa kontrak sampai 2024 meskipun Mansour tidak enakan.
value Riski saat ini.mencapai 140 juta Euro menjadikan dia pemain termahal saat ini, di Liga Inggris musim 2022/2023 Riski mampu.mencetak 43 gol dan juga 19 Asist, hasil itu cukup membuat Indonesia menjadi bangga dengan hasil Riski.
meskipun musim belum berakhir dan masih ada sisa pertandingan Pep Guardiola hanya mau melakukan eksperimen seperti menjadikan Riski sebagai bek tengah.
__ADS_1