
Liga Champions di mulai pada babak 16 besar dan Barcelona harus gugur menghadapi Chelsea FC dengan agregate 3-1.
di Liga Champions FC Barcelona seperti tidak di pedulikan namun di La Liga Barcelona berada di puncak klasemen berjarak 8 poin dari posisi kedua yaitu Atltetico Madrid.
Real Madrid kalah 3 kali beruntun di La Liga membuat Real Madrid turun ke posisi 3 klasemen namun di Liga Champions Real Madrid melaju ke babak 8 besar setelah mengalahkan Juventus 4-2.
Riski berdasama Barcelona menuju kota Bilbao untuk menghadapi Atletic Bilbao karena Bilbao terpilih tuan rumah untuk menghadapi Barcelona di babak 32 besar.
Xavi menggunakan formasi 4-3-3 dengan Raphinha menjadi gelandang serang dan Dembele di sayap kanan seperti saat bertanding di La Liga.
Dembele dari awal main sudah sangat bagus dengan berhasil menunjukkan skil dan memberi umpan layak pada Riski.
gol pertama tercipta pada menit 29 dari penetrasi Dembele di sayap kanan melewati dua pemain lalu dengan cepat di tendang Dembele menuju pojok kanan atas gawang.
gol kedua sendiri tercipta pada menit ke 71 berawal dari Dembele setelah melewati 3 pemain namun saat terbawa ke sudut sempir Dembele memberi umpan ke tengah yang di sundul Riski dengan mudsh hingga masuk.
pertandingan berakhir 2-0 dengan Dembele menjadi Man Of The Match membuat Xavi Hernandez tercengang dengan Dembele.
Dembele seperti menjadi kerasukan Lionel Messi pada saat menghadapi Atletic Bilbao dan Riski jadi terlihat seperti Ronaldo.
Xavi Hernandez menjadi terpikirkan ide baru untuk membuat duet antara Dembele dan Riski di pertandingan berikutnya.
pada pertandingan liga berikutnya melawan Atletico Madrid duet Riski dan Dembele berhasil membuat Atletico Madrid terbantai.
skor 4-0 dengan Riski hattrick dan Dembele 1 gol namun asist Dembele ada 2 sedangkan Riski tidak menciptakan asist.
__ADS_1
pertandingan di La Liga melewati 3 da Barcelona kembali menang tanpa kekalahan sedikitpun dari awal La Liga telah di mulai.
pertandingan 16 besar Copa Del Ray di mulai FC Barcelona bertemu tim yang cukup tangguh yaitu Sevilla apalagi Barcelona harus menerima fakta bahwa mereka bermain tandang.
Sevilla bukanlah lawan yang mudah bisa saja Barcelina akan gugur sore nanti karena Sevilla memang cukup mengerikan.
Xavi Hernandez memainkan formasi 4-2-3-1 dengan Riski sebagai striker tunghal FC Barcelona dan Dembele tetap di sayap kanan.
sayap kiri di isi Ansu Fati lalu di belakang di isi eh Pedri dan Gavi yang selalu menjadi kepercayaan Xavi Hernandez dari awal dia melatih.
pertandingan di mulai pemain FC Barcelona yang masih muda tidak bisa fokus karena merasakan atmosfer penonton di stadion.
namun Araujo, Riski, Dembele terus menaikkan mental pemain lain agar tidak down. meskipun masih muda mental Riski sudah naik karena di Inggris suporter rata rata sangat fanatik.
Riski merasa jengkel karena dia di jaga ketat oleh pemain belakang Sevilla karena umpan dari rekannya selalu di potong.
pada menit 43 Dembele berhasil menggocek pemain Sevilla lalu memberi umpan terobosan pada Riski.
bek Sevilla mencoba untuk memotong bola namun Riski yang sudsh jengkel langsung mengejar bola lalu menyilangkan kakinya di depan bek Sevilla.
hal itu membuat bek Sevilla terjungkal kedepan dan Riski dengan mudah mendapat bola lalu berlari ke depa gawang dan menendsng bola dengan keras ke pojok kanan gawang.
bola berhasil masuk Riski langsung berteriak bersemangat sebelum pemain Sevilla mendorongnya hingga terjatuh.
"apamaksudmu seperti itu?!"
__ADS_1
"apa kau tidak terima?..." jawab Riski dengan marah dan menunjuk mukanya
"tentu saja tidak kau melakukan cara kasar dasar bocah sialan" teriak Marcao yang ganas dan memegang baju Riski
"minggirkan tanganmu itu dasar orang tua!" jawab Riski sambil membuag tangan Marcao
pemain lain datang dan berusaha memisahkan keduanya, awalnya Riski kembali tenang namun Marcao kembali memancing.
"siapa kau mencoba melawanku?!" teriak Marcao dengan lantang sambil menunjuk Riski
"aku juara 2 ucl memangnya kenapa?!" balas Riski berteriak balik pada Marcao
perkataan Riski sebenarnya tidak tau mau di arahkan ke siapa karena rekan setim Riski di Barcelona belum ada yang juara ucl.
wasit mengesahkan gol tersebut membuat kedudukan menjadi 1-0 bagi keunggulan FC Barcelona namun justru gelud.
pertandingan berjalan keras namun pada menit ke-78 Riski saat melihat umpan lambung ke depan segera berlari lalu melompat.
namun Marcao secara tiba tiba muncul untuk menghalau Riski membuat keduanya menjadi bertabrskan hingga jatuh.
Riski tidak terlalu parah karena dengkulnya yang bertabrakan namun dia tetap terbaring di rumput karena jatuh kurang bagus.
Marcao yang perutnya terhantam dengkul Riski harus kesakitan dan di tandu keluar lapangan di gantikan pemain lain.
Xavi tidak mau resiko mengganti Riski dengan Ivan Romero namun sampai peluit tanda berakhir pertandingan skor tetap 1-0.
__ADS_1
FC Barcelona lalu berhak lolos menuju Semifinal Copa Del Ray sambil menunggu hasil antara Real Madrid melawan Atletico Madrid.