
sudah 3 hari setelah pertandingan melawan Sounders juara benua Amerika Selatan, sekarang Manchester City akan melawan sang juara dari CAF Champions League yaitu El Ahly.
El Ahly sendiri adalah raja dari Egyptian Premiere League dan langganan juara CCL, Al Ahly mempunyai 43 Egyptian Premiere League, 37 Egyptian Cup, 12 Egyptian Super Cup, 11 CAF Champions League, 4 African Cup, 8 CAF Super Cup, 1 CAF Confederation Cup.
dari semua piala itu jelas Manchester City jangan meremehkan El Ahly, kedua kesebelasan saat ini di lorong stadion dan sudah bersiap, kedua kesebelasan pun masuk ke lapangan dan mereka setelah itu berjabat tangan sebelum bertanding.
pertandingan di mulai dan Manchester City bermain offesnive, kekuatan Manchester City di lini temgah benar benar kuat, menit 7' Erling Haaland melakukan tendangan luar kotak penalti namun Shenawi masih mampu mengamankan gawang.
pertandingan sudah berjalan 17 menit namun El Ahly terus menjadi samsak bagi keganasan pemain Manchester City, menit 24' Mahrez memberi umpan pada Riski yang sudah menunggu di korak penalti, Riski menggiring bola ke kotak penalti dan melewati Ashraf namun Ashraf kembali mengejar Riski, Riski di jaga banyak orang dan dia langsung balik badan untuk mengelabuhi namun saat balik badan Ashraf yang di belakangnya langsung menabrak Riski hingga terjatuh, wasit langsung memberi kartu kuning pada Ashraf dan terjadi beberapa perkelahian, "anjing maksudmu apa mendorong?", Riski merasa sakit namun dia paksa berdiri karena permainan baru di mulai.
Riski sudah mengancang ancang tendangan penalti lalu menendangnya ke kanan gawang, Shenawi tertipu dengan gerakan Riski yang membuatnya sudah melompat ke kiri gawang, Riski berhasil mencetak gol dan dia berlari ke pinggir lapangan untuk merayakan gol.
menit 37' Riski merasa sakit karena dadanya di tabrak, Riski tidak mau kalau dia tidak bisa bermain di final yang membuatnya minta di ganti, kepercayaan diri Riski yang yakin akan masuk ke final sangat tinggi, Pep memasukkan Phil Foden untuk mengganti Riski dan menjadikan formasi kembali 4-3-3 dengan cara mundurkan Foden.
menit 52' El Solia melakukan umpan satu dua dengan Hamdy namun Lo Celso langsung memotong bola, Lo Celso lalu membawa bola ke depan dan mengolongi Aliou Dieng, setelah mengolongi Lo Celso langsung memberi operan pada Foden yang berada di dekatnya, Foden yang melihat Sterling hanya di jaga satu pemain langsung memberi umpan lambung pada Sterling, Sterling menerima umpan Foden dan melewati Mohamed Hany yang menjaganya, Sterling langsung mengoper pada Haaland yang di dekatnya, Haaland membalikkan umpan karena Haaland tahu Sterling berniat bermain umpan satu dua, Sterling yang menerima umpan kembali langsung di jaga oleh Benoun, Sterling melihat celah kaki langsung menendang bola melewati celah kaki, Sterling tidak menendang ke gawang namun melurus karena melihat Mahrez di depan kiri gawang, Shenawi telat bereaksi dan Mahrez sudah menyodorkan kakinya lalu memasukkan bola ke kiri gawang dari El Ahly.
__ADS_1
Riyad Mahrez langsung berlari ke pinggir dan melakukan knee slide di depan suporter El Ahly, pertandingan kembali berjalan namun Manchester City hanya bermain umpan mengumpan, barulah di menit 86' Manchester City mendapat peluang melalui tendangan bebas, Kevin De Bruyne yang menjadi penendang mampu menjebolkan bola ke dalam gawang El Ahly, kedudukan berada di skor 0-3 bagi kemenangan Manchester City.
Manchester City lalu lolos ke final FIFA Club World Cup 2023, El Ahly benar benar seperti samsak di pertandingan ini karena hanya bermain bertahan, kapasitas pemain El Ahly tidak mencukupi untuk bermain offensive, di final Manchester City akan bertemu juara di AFC Champions League yaitu Al Shabab.
Al Shabab adalah klub dari Arab Saudi, meskipun tidak seganas El Ahly yang super mendominasi Al Shabab memiliki permainan yang seimbang, Al Shabab menjuarai Saudi Arabian League sebanyak 7 kali, menjuarai 3 kali Saudi Cup, 2 kali Saudi Super Cup, pernah menjuarai 3 kali AFC Cup, dan menjuarai AFC Champions League sebanyak 2 kali.
bisa di bilang Al Shabab ini seperti Manchester City karena sejarahnya tidak begitu banyak seperti klub di Saudi lainnya, Final FIFA Club World Cup mempertemukan klub yang tidak begitu banyak dalam hal trofi namun lagi mengukir trofi.
namun Al Shabab sudah puasa gelar selama 7 tahun dan akhirnya membuka puasa gelar dengan treble winner yaitu juara ACL, Saudi Profesional League, Saudi Super Cup, bisa di bilang Al Shabab ini langsung muncul dan nongol langsung Treble.
pertandingan di mulai namun Manchester City langsung habis habisan menyerang, di sini terlihat Al Shabab yang melakukan strategi super bertahan, Pep sadar kalau alasan Al Shabab bisa langsung menang karena strategi dari pelatih mereka bernama Al Mutolih yang menerapkan strategi super bertahan, namun bagi Pep alasan mereka menang karena melawan tim yang tidak begitu kuat makanya bisa menang, Pep Guardiola yakin dengan pemainnya saat ini dia bisa menang.
pertandingan baru berjalan 7 menit dan Haaland sudah mengancam gawang Bawardy, Pep merasa kualitas El Ahly jauh lebih baik dari Al Shabab, mungkin kalau di perhitungkan kekuatan Al Shabab satu tingkat di bawah Everton.
menit 9' Haaland melakukan umpan satu dua dengan Riski yang membuatnya bisa menerobos kotak penalti, Haaland tanpa pikir panjang langsung menendang bola dengan keras ke kiri gawang, Bawardy tidak bisa melakukan apapun dan bola menuju ke gawang dengan keras, Pep semakin yakin Al Shabab bisa ke final karena lawannya hanya wakil benua Australia dan benua Amerika Utara, itupun Al Shabab seperti menang dengan keberuntungan saat melawan mereka, Haaland lalu berlari ke pinggir lapangan untuk merayakan gol bersama suporter Manchester City.
__ADS_1
menit 16' Riyad Mahrez melakukan umpan corner ke tengah, Riski menyundul bola dan di tepis Bawardy namun Sterling melakukan tendangan voli dari bola reborn, kedudukan menjadi 2-0 bagi keunggulan Manchester City, Sterling berlari ke pinggir lapangan untuk merayakan gol.
pertandingan terus berjalan hingga peluit tanda berakhir pertandingan di bunyikan, Manchester City mampu menang dengan skor telak 5-1 dan gol Al Shabab sendiri karena blunder Ederson yang duduk di tengah lapangan dan Bawardy langsung menendang ke gawang menjadi sebuah gol, Riski mencetak 2 gol, Mahrez 1 gol, Sterling 1 gol, dan Haaland juga mencetak 1 gol.
panggung sudah di buat untuk mengangkat piala FIFA Club World Cup, Kevin De Bruyne sebagai kapten mangambil piala FIFA Club World Cup, Kevin De Bruyne mengangkat piala dan pemain lain ikut merayakan, Riski juga memegang piala dan mengangkatnya di depan para suporter, setelah itu mereka berfoto bersama dengan piala.
lapangan langsung menjadi kotor karena perayaan angkat piala, setelah itu di ruang ganti para pemain Manchester City mengangkat piala itu, Pep sendiri benar benar bingung karena Al Shabab terlalu mudah di kalahkan, Al Shabab sepertinya menang dengan keberuntungan karena Al Hilal di landa badai cedera pada pemainnya.
saat keluar dari stadion banya suporter Manchester City yang sudah menunggu, Riski kali ini mengangkat di atas bus di depan para suporter, kameramen segera video dan berlomba mana yang mendapat video terbaik akan masuk berita.
berita tentang kemenangan mudah Manchester City di FIFA Club World Cup tersebar luas ke penjuru eropa, para pemain habis itu langsung ke bandara dan mau langsung pergi ke kota Manchester karena masih banyak jadwal.
sesampainya di bandara mereka sudah di tunggu banyak suporter, Riyad Mahrez keluar dari pesawat dengan mengangkat trofi FIFA Club World Cup, di perjalanan mereka ke Etihad Stadium mereka di kerumuni suporter, saat sampai di Etihad Stadium Lo Celso membawa pialanya bersama Ederson, setelah itu piala di ambil pihak klub dan mereka memasukkannya di lemari penyimpanan trofi.
setelah itu piala replika FIFA Club World Cup di berikan oleh pihak Manchester City untuk di bawa ke perayaan, alasan pihak klub melakukan itu agar tidak ada pencurian terhadap piala yang asli.
__ADS_1