
tanggal 15 Desember Indonesia bertemu dengan Argentina di semifinal Piala Dunia 2022 Qatar. Indonesia menjadi negara yang tidak terduga mampu lolos ke babak semifinal.
Luis Enrique di pertandingan ini akan membuat Riski sebagai motor penyerangan Indonesia itu sebabnya Riski yang biasanya menunggu kali ini lebih memerlukan banyak lari.
Riski sudah meminum minuman stamina agar strategi Luis Enrique bisa berjalan lancar di pertandingan semifinal Piala Dunia. pertandingan di mulai namun tidak seperti biasa permainan Indonesia menjadi lebih offensive.
pertandingan baru berjalan 3 menit Riski sudah melewati Tagliafico lalu melepas tembakan dari jarak 23 meter. tendangan Riski masih mampu di tepis oleh Emi Martinez dengan baik.
pertandingan berjalan sengit karena Indonesia mampu mengimbangi permainan Argentina. pertandingan berjalan 12 menit dan Lionel Messi di kanan melewati Pattynama, Jordi Amat, dan Kambuaya lalu memberi umpan silang.
Lautaro Martinez menerima umpan silang Messi dengan menahan bola menggunakan dadanya lalu Emil Audero langsung maju untuk menghalang. sebelum bola jatuh di tanah Lautaro Martinez sudah menendang ke pojok kiri gawang dan tidak ada satupun pemain yang bisa menghentikan.
bola akhirnya masuk dengan gampang. Lautaro Martinez berlari ke pinggir lapangan untuk merayakan gol bersama suporter Argentina. Lionel Scaloni langsung melompat lompat di depan pelatih dan pemain Indonesia.
Emil Audero hanya melihat ke langit karena gagal menghentikan tendangan Lautaro Martinez. pemain Indonesia mendapat tekanan mental melihat suporter Argentina bersorak dan melihat suporter Indonesia di stadion keadaan sedih.
ke semifinal Piala Dunia tentu saja harus punya mental yang kuat bahkan Riski juga mendapat tekanan mental. Luis Enrique tahu akan hal itu tetapi dia yakin jika Argentina semisal mencetak 4 gol dan Indonesia cetak 5 gol mereka ke final.
tetapi Luis Enrique tahu kemungkinan itu hanya 0,01% berhasil. pemain Argentina kembali ke lapangan untuk siap melakukan kick off.
"wooii!! Riski!! jangan kenak mental!, kau adalah motor serangan!, jika kau kena mental siapa yang menggantikanmu?!!" teriak Luis Enrique
hufftt di pikir betul, gue adalah pekain profesional yang menjuarai UCL, EPL, FA Cup, Eredivisie, KNVB Cup, dan Johan Cruijff Cup, jadi jika saya kena mental dengan cepat apa gunanya saya berkarir di eropa untuk cari pengalaman"
Riski kembali menaikkan dagunya dan menunjukkan wibawa fix gol yang dari awal pertandingan tadi belum kelihatan. melihat hal itu Luis Enrique langsung tersenyum gembira dan menganggap tidak sia sia menjadikannya kapten meskipun usianya masih 20 tahun.
"bukannya itu malah membebaninya pak?" tanya Luis Mila
"dia tidak akan terbebani, pemain yang pernah juara ucl bukan mental ecek ecek" jawab Luis Enrique
__ADS_1
"kalian semua oper ke gua di jamin fix gol" kata Riski
"kata kata yang membuat tim gue kebantai" kata Egy
pertandingan di mulai namun Riski bermain lebih baik dengan beberapa kali memberi ancaman pada Emi Martinez. pertandingan berjalan 31 menit dan Supriadi membawa bola di kiri lapangan.
Supriadi yang berlari langsung di sleding tackle oleh De Paul dan wasit memberi kartu kuning pada De Paul tanpa ragu. Kambuaya melakukan crosing ke area depan kotak penalti dan Jordi Amat berduel di udara dengan Lo Celso.
Jordi Amat mampu menang duel namun sundulannya justru pelan ke arah gawang. Emi Martinez terlihat hanya menunggu bola karena merasa tidak mungkin gol. Riski yang dalam keadaan jauh langsung meluncur dan menaikkan kaki kanannya ke dapan untuk mendorong bola.
Emi Martinez yang sadar segera maju namun telat karena Riski sudah mendorong bola dan masuk di kolong Emi Martinez. bola masuk ke kiri gawang dari Argentina dan suporter Indonesia yang sudsh setengah berdiri langsung melompat berteriak.
Riski berlari ke pinggir lapangan melakukan selebrasi knee slide dan merayakan gol di depan kamera. 30 ribu suporter Indonesia bersorak sorak setelah gol berhasil di ciptakan oleh Riski.
kick off baru di mulai dan pemain Argentina berusaha menarik pemain ke belakang. Emi Martinez membawa bola di kotak penalti lalu Riski merosot untuk merebut. Emi Martinez langsung menendang ke depan dan Riski yang menyadari itu langsung menaikkan kakinya untuk halang bola.
"fix goooll!!"
namun Emi Martinez dan Otamendi tidak mampu menggapai bola membuat gol di dapatkan untuk Indonesia. suporter di stadion langsung bersorak gembira dan suporter Argentina hanya menganga tidak percaya termasuk Lionel Scaloni.
pemain lainnya menghampiri Riski. "adoohh sakit, gua keram anjing". tim medis langsung datang untuk membantu Riski yang keram. pertandingan berjalan kembali dan hingga berakhir babak pertama skor 1-2 bagi keunggulan Indonesia.
di babak kedua Messi mampu melewati Rumakiek, Witan, dan Kevin Diks namun Pattynama segera mendorong Messi hingga terjatuh. keributan terjadi di lapangan selama 3 menit hingga staff pun berusaha memisahkan keributan di dua pihak.
Argentina mendapat free kick dari jarak 22 meter namun ini bisa di anggap penalti. free kick jarak dekat serasa seperti tendangan penalti bagi Messi.
melalui free kick Messi dengan gampang mencetak gol dan Emil Audero hanya menatap atsmofer stadion karena tendangan Messi benar benar menakjubkan baginya. Messi berlari ke pinggir lapangan lalu bersyukur dan merayakan gol bersama pemain lain lalu kembali ke lapangan.
Messi mencetak gol free kcik pada menit 53 dengan sangat indah. "Lionel Messi benar benar memiliki keajaiban itu sebabnya ia di sebut pemain terbaik" seru Komentator".
__ADS_1
atsmofer stadion benar benar mencekam di semifinal piala dunia. Luis Enrique yang mengamati permainan sedari tadi menemukan kelemahan Argentina, kelemahan mereka berada di umpan terobosan tengah karena berkali kali Riski bisa dengan mudah lolos melalui tengah.
pertandingan berjalan 89 menit namun kedua tim masih saling balas membalas serangan, Papu Gomez di masukkan oleh Lionel Scalotti, De Paul mencoba mencari celah teman yang kosong dari tengah lapangan, De Paul segera memberi umpan lambung dan Elkan Baggot yang baru masuk segera mengejar bola, Elkan beradu dengan Paredes yang juga siap menerima bola, mereka berduel di udara namun pada akhirnya Elkan Baggoet kalah dalam berduel di udara.
Leandro Paredes yang menang duel udara karena melompat di bahu Elkan segera membawa bola, Paredes melakukan penetrasi di kiri, Angel Di Maria sudah menunggu depan gawang dan mengayunkan kakinya, Emil Audero segera melompat untuk menepis bola, namun Di Maria hanya menendang rumput lalu pergi, Lionel Messi yang di belakang Di Maria tahu maksudnya segera berlari lalu menendang bola, tidak ada pemain Indonesia yang menduga bola akan di tendang Messi, dengan bebas bola menuju ke tengah gawang dengan keras melewati Emil Audero.
seketika suporter Argentina di stadion langsung melompat dan berteriak keras, Lionel Messi berlari ke pinggir lapangan sambil meneteskan air mata karena dia mencetak gol krusial yang mungkin bisa membawa mereka ke final, Lionel Messi benar benar pecah dan menangis haru di pinggir lapangan, pemain Argentina lainnya menghampiri Lionel Messi yang menangis bahagia.
di sisi lain semua penonton Indonesia menangis tidak percaya, Riski hanya menatap langit langit, Luis Enrique juga hanya memberikan semangat, Luis Mila yang langsung lesu sambil memegang air minum di tangannya, "goooll benar benar amazing permainan yang sangat seru namun pada akhirnya sang Lionel Messi menunjukkan kelasnya" seru komentator.
pertandingan kembali berjalan namun tidak ada yang special apalagi babak pertambahan waktu hanya dua menit, seperti tidak ada secercah harapan bagi Indonesia di pertandingan ini untuk bisa menyamakan kembali kedudukan.
pertandingan berakhir, Riski langsung terduduk lesu di lapangan, Luis Enrique lalu mengampiri Riski di lapangan, "tenanglah di sepak bola ada yang namanya kalah dan menang, jika kita kalah di sini maka di sini bukan tempat kita, di piala asia 2023 aku akan memberikan piala namun aku tidak berani memberikan janji" kata Luis Enrique sambil meninggalkan Riski
anjing! *****!! ******!! bangsat!! udah mau menang malah ke comeback anjeng!!"
"huuffftt bangsat ke comeback" marah Egy
pemain Indonesia lalu menyusuri lapangan untuk berterimakasih pada pendukungnya, Lionel Messi berhasil menjadi Man Of The Match dengan ratting 9,4 di atas Riski yang mempunyai ratting 9,2.
di pertandingan lain Portugal vs Spain di lanjutkan ke babak ekstra time hingga belum ada hasil pasti, para pemain lalu memasuki lorong, meskipun harus kalah di semifinal namun pencapaian ini sudah angat bagus karena Asia sudah lama tidak ada yang mencapai Semifinal FIFA World Cup.
........................................
tangan saya dah agak sembuh jadi bisalah up.
**buat yang bilang saya decul karna bikin Messi menang ko pak dulu. terserah saya lah mau bikin siapa menang kalo ko tida terima ko di persilahkan bikin cerita sendiri. kalo ko bikin cerita sendiri ko mau buat Ronaldo 5000 gol salto kek Ronaldo salto 1000 kali dalam semenit kek semua ko bisa bikin tapi ini karna sa pu cerita jadi ini terserah saya.
kalo saya mau sa bisa bikin Messi gol salto 5 juta kali tapi karna sa mau bikin cerita realistis makanya sa tida bikin begitu. ini Indo ke final saja sudah keterlaluan buff nya apalagi sa mo bikin Indonesia ngalahin Argentina. sebenarnya sa bisa bikin Indonesia menang 10000-0 di pertandingan ini kalo saya mau tapi ini ikut realistis.
__ADS_1
kalo tidak terima Argentina di kasih menang sampe masuk final ko bisa bikin cerita portugal wins streak piala dunia 1000 kali**.