Football Best Player

Football Best Player
mulai terbiasa


__ADS_3

pertandingan di piala KNVB melawan FC Utrecht di babak penyisihan piala KNVB. kali ini PSV akan tandang ke FC Utrecht dan sedang naik bus menuju kota Utrecht. saat ini pelatih Schmidt berharap agar jika PSV lolos 16 besar tidak bertemu Ajax selain di final.


sesampainya mereka di Utrecht mereka di arahkan ke tempat para atket beristirahat. mereka beristirahat terlebih dahulu sebelum bertanding 2 hari lagi. para pemain banyak kelelahan setelah main di liga jadi Schmidt hanya pake pemain pelapis serta menjadikan Riski sebagai Starter.


kali ini kita akan membahas strategi agar tidak kalah melawan FC Utrecht karena klub ini juga kuat "Schmidt"


jadi bagaimana cara agar kita tidak dilibas oleh para pemain FC Utrecht? "Riski"


tentu saja bermain bertahan bahkan kalau bisa tahan imbang sudah cukup "Schmidt"


lalu bagaimana cara cetak skor? "Toni Lato"


kalian akan umpan ke depan dan biarkan Riski melakukan sprint nya yang kencang "Schmidt"


para pemain pun tidur setelah membahas strategi melawan FC Utrecht. keesokan harinya Riski dan Ihattaren lari pagi dan kali ini Ihattaren akan memulai pertandingan pertamanya. Ihattaren adalah gelandang serang termahal milik PSV.


mereka setelah itu berhenti sejenak melihat anak anak berumur 12 tahun sedang bermain sepak bola. setelah itu mereka melanjutkan lari paginya dan membeli sepatu bola yang baru.


setelah membeli mereka kembali untuk beristirahat. para pemain PSV pun latihan karena kebetulan ada lapangan kecil untuk latihan.


keesokan harinya....


para pemain dari dua kesebelasan bersiap untuk memasuki lapangan. kick off dimulai dari tim FC Utrecht dan melakukan umpan santai terlebih dahulu. FC Utrecht bermain santai dan tidak terlihat gerusak grusuk tapi PSV terlihat bermain dengan terburu buru dan kacau.


Roger Schmidt pelatih yang berbeda dia cenderung membuat pemainnya bebas asalkan tetap di posisinya. di menit 3 Mimoun Mahi melakukan tendangan plesing dari luar kotak penalti yang menuju ke arah kanan gawang. huntungnya J. Zoet bermain dengan bagus dan menepis bola itu.


PSV terlihat bertahan terus menerus dibawah gempuran dari FC Utrecht. bek dari PSV benar benar di uji dalam pertandingan ini. menit 7 sebenarnya Baumgartl melanggar Mousa Sylla di kotak penalti tapi wasit tidak meniup peluit.


pertandingan berjalan semakin panas hingga menit ke 15 dan permainan semakin kasar. pada menit 17 Schwaab merebut bola dari Boussaid dan langsung memberikan umpan lambung ke Riski.


Riski mengejar bola dengan cepat meskipun di jaga oleh bany pemain FC Utrecht. Hoorn yang tidak bisa mengimbangi kecepatan Riski menarik bajunya. sebenarnya Riski jatuh di kotak penalti tapi dia agak maju kedepan dan membuat dia terlihat dilanggar di kotak penalti.

__ADS_1


wasit tanpa melihat var menghukum FC Utrecht penalti dan memberikan kartu kuning kepada Hoorn. awalnya yang akan menendang adalah Ihattaren tapi Ihattaren memberikan penalti itu kepada Riski karena dialah yang dilanggar.


jika tidak gol jangan salahkan saya "Riski"


jika tidak gol lupakan karena kaulah yang dilanggar penalti ini untukmu jika gagal yasudah "Ihattaren"


jangan ragu bro tendang saja semaumu "Bruma"


baiklah aku akan menendang "Riski"


Riski mulai membawa bola ke titik putih dan menarik nafas terlebih dahulu. Oelschlagel kiper dari FC Utrecht terlihat meremehkan Riski karena dia menganggap Riski tidak terkenal jadi santai saja.


Priitt cepat tendang "Wasit"


aku pasti bisa hyak fix gol "Riski"


huaaa mamam tuh fix gol "Riski"


[SYSTEM] Ding! Selamat anda mendapat skil control bola Lionel Messi.


{RISKI} Ah iya aku lupa kontrol bolaku saat ini masih biasa saja.


setelah mendapat control bola Lionel Messi dia merasa menjadi semakin percaya diri. Riski yakin jika Messi itu bisa drible bagus karena control bolanya di atas rata rata manusia normal.


pertandingan dimulai lagi dan PSV bermain lebih bertahan dari sebelumnya. strategi parkir bus membuat pemain FC Utrecht menjadi jengkel.


di menit 31 Ramselaar yang mengacak acak pertahanan melakukan crosing. bola langsung di sundul oleh Remco Balk dan stadion langsung bergemuruh merayakan gol FC Utrecht.


priiittt cek var aku dihubungi kalau sepertinya kau offside "Wasit"


Wasit mengecek var dan melihat kaki Remco Balk lebih kedepan dari pada bek PSV.

__ADS_1


prit prit offside "Wasit"


seketika para pemain FC Utrecht menjadi semakin emosi. suporter di stadion yang awalnya bergemuruh kembali diam. para pemain PSV pun langsung senang bahkan Roger Schmidt langsung lompat lompat.


pertandingan dimulai lagi dan FC Utrecht benar benar kembali mengurung. PSV menggunakan strategi parkir bus membuat Utrecht kesusahan.


peluit berakhirnya babak pertama dibunyikan. lalu babak kedua dimulai dan Rodriguez masuk menggantikan Toni Lato. FC Utrecht memasukkan beberapa pemain gelandang dan sayap untuk menambah skor. alih alih menambah skor di menit 53 Bruma membawa bola di kiri dan melakukan umpan silang lalu di tendang Ihattaren masuk ke dalam gawang.


kedudukan skor menjadi 2-0 membuat PSV unggul semakin jauh atas FC Utrecht. hingga di menit 87 FC Utrecht mampu mencetak gol melalui sundulan Ramselaar. tapi sampai pada akhir pertandingan tidak ada gol lagi dan pertandingan berakkhir dengan skor 2-1 menjadi kemenangan PSV.


Setelah pertandingan mereka pulang kembali ke Eindhoven.


[SYSTEM] Apakah anda mau melatih skil control bola Lionel Messi?.


{RISKI} YA maulah!.


[SYSTEM] Kalo gitu cepat anjing gak usah kelamaan.


Riski lalu latihan skil control bola Lionel Messi selama 1 hari atau 1 jam dunia nyata. dia pun di harusnya mengontrol bola yang di oper sangat keras ke dia. setelah mulai bisa menguasai dia di suruh melewati bek bek terkenal dan bola harus melekat di kaki. Riski mencoba berkali kali dan terus terusan gagal tapi meskipun begitu control bolanya semakin meningkat.


control bolanya Riski semakin lama semakin meningkat. control bola Lionel Messi sudah dikuasai sebanyak 37% dan itu sudah jauh lebih baik dari pada sebelumnya. setelah Riski bangun mereka sudah sampai di Eindhoven.


sebenarnya seharusnya perjalanan 43 menit tapi karena cukup macet jadi 1 jam. akhirnya Riski pun sampai di rumahnya lalu beristirahat. setelah dia bangun sudah jam setengah 7 terus solat dan setelah jam 7 jalan jalan naik ferarinya.


Riski berhenti di restaurant dan memesan beberapa makanan yang cocok untuk pemain bola.


setelah itu Riski putar putar naik ferarinya untuk menghirup angin malam yang segar. Riski pulang kembali ke rumahnya dan tidur nenyak.


...............


saya nanti up lagi mungkin jam 9 indonesia timur

__ADS_1


__ADS_2