
pertandingan antara Indonesia vs Spain berjalan sangat sengit saat memasuki menit 73, Irfan Jaya dan Elkan Baggot masuk untuk menggantikan Jordi Amat dan Supriadi yang kelelahan, menit 76' Marcos Hernandez mampu menusuk ke kotak penalti Indonesia, Marcos Hernandez lalu memberi umpan ke tengah kepada Daniel Carvajal yang dalam posisi kosong, Kevin Diks segera menghadang Daniel Carvjal namun Diks telat karena Carvajal sudah menendang bola, dengan kencang bola melesat masuk ke kiri gawang Indonesia, Daniel Carvajal yang tidak mau membuang buang waktu langsung mengambil bola agar pertandingan kembali di mulai.
pertandingan di mulai dan keduanya kembali berjalan sengit, pada menit 84' Irfan Jaya mendapat umpan terobosan dan langsung menendang ke gawang namun di blok oleh Aymeric Laporte, melalui umpan corner Riski menyundul bola namun masih di tepis Unai Simon, bola reborn langsung di tendang Rumakiek dan terkena mistar gawang lalu keluar.
tanpa di duga menit 89' Pedri melakukan tendangan dari luar kotak penalti, Emil Audero yang kelelahan tidak fokus namun Audero masih mampu menepis bola, setelah menepis bola Audero langsung terjatuh, Marcos Hernandez yang paling dekat segera menendang bola reborn menggunakan kaki kirinya dan menuju ke kanan gawang Indonesia, bola masuk ke gawang dengan keras setelah di ciptakan oleh Marcos Hernandez, setelah itu Marcos merayakan gol di pinggir lapangan bersama pemain Spanyol lainnya, Luis Enrique yang mengetahui Emil Audero kelelahan segera memasukkan Nadeo Argawinata.
pertandingan berakhir namun karena skor imbang 2-2 pertandingan akan di lanjutkan ke babak ekstra time, Luis Enrique masih menetapkan strategi sama namun kali ini Indonesia lebih ke umpan terobosan kepada Riski yang di tengah.
Zinedine Zidane juga menginstruksikan untuk bermain high press dan memanfaatkan counter attack bila ada kesempatan, Zidane tidak akan memaafkan pemain yang suka membuang buang peluang di saat pertandingan berlangsung.
__ADS_1
pertandingan kembali di mulai namun tidak seperti di awal Spain lebih bermain high press, pemain Indonesia terlalu lama melakukan passing di tengah hingga Jordi Alba mampu mencuri bola, Jordi Alba berlari di kiri dan memberi umpan lambung ke kanan pada Ferran Torres, setelah itu Ferran Torres menuju kotak penalti dan memberi umpan silang lalu tanpa banyak bicara Marcos Hernandez menendang, bola dengan kencang ke kiri gawang namun Nadeo yang baru main langsung bisa menepis dan menangkap bola.
menit 101' Ferran Torres di ganti oleh Yeremy Pino karena kelelahan, pertandingan berjalan cukup sengit dan wasit memberi tambahan 3 menit, di menit 107' sebelum berakhir pertandingan Marcos Hernandez mampu merebut bola dari Rumakiek dan berlari melewati Elkan Baggot lalu melepas tembakan dari luar kotak penalti, Nadeo berhasil menepis bola namun penyelamatannya kurang sempurna karena bola masih lolos dan membuat jaring gawang bergoyang kencang, Marcos Hernandez yang melihat bola masuk langsung ke pinggir lapangan untuk merayakan gol, pendukung spanyol langsung berteriak sekencang kencangnya karena ini bisa di bilang comeback, komentator sepak bola juga ikut bergetar setelah gol Marcos.
di menit 113' Rumakiek membawa bola dan melewati Eric Garcia, Rumakiek memasuki kotak penalti dan di hadang oleh Laporte namun dengan mudah Rumakiek melewatinya, Rumakiek lalu mengumpan pada Riski yang sudah menunggu di depam gawang, Riski yang melihat bola mengarah padanya langsung berlari dan menendang bola ke kiri gawang, Unai Simon tidak bisa mengantisipasi tendangan itu hingga Riski mampu mencetak gol, penonton Indonesia yang sudah sedih langsung mendapat harapan kembali.
menit 119 Rumakiek menunjukkan aksinya dengan melewati Rodri, setelah itu Rumakiek mencari ruang tembak namun dia di hadang Laporte, Rumakiek membatalkan tendangannya dan memutuskan mengoper pada Riski yang kosong, Riski menerima bola dan langsung di tendang ke kanan pada Egy yang siap menerima umpan terobosan, Egy mau menendang namun bola memantul agak tinggi membuat Egy akhirnya menyodorkan kepalanya untuk menyundul bola, Egy lalu menyundul bola dan bola memantul di tanah lalu mantul masuk ke gawang, Egy habis menyundul terjatuh namun saat dia melihat bola masuk ke gawang langsung berdiri.
di menit 120+2 Riski membawa bola dan mengolongi teman setimnya Rodrigo lalu membawa bola dan di hadang Laporte, Riski tetap tancap gas dan beradu body dengan Laporte, Riski mampu menang duel dan dia menendang ke gawang meskipun sudah di tutup Unai Simon, karena terlalu paksa Simon mampu menepis bola namun Witan mencoba menendang bola reborn, tendangan Witan sebenarnya akurat ke gawang namun Daniel Carvajal memblok bola hingga keluar dari lapangan, melalui umpan corner Elkan menyundul bola ke gawang namun di blok oleh Eric Garcia, Riski menahan bola reborn memakai dadanta lalu menendang bola namun Simon berhasil menangkap tendangan Riski.
__ADS_1
sampai pada akhir pertandingan skor masih 4-3 bagi kemenangan Indonesia, pemain Indonesia semua masuk lapangan dan mereka melakukan ini seperti juara, ini semua di lakukan karena ini adalah pertama kalinya mereka ke piala dunia dan berhasil menang di penentuan juara 3, suporter di stadion memberi tepuk tangan meskipun dia adalah pendukung Spanyol, dengan kemenangan ini Indonesia mampu mencetak sejarah untuk membuktikan bahwa Asia tidak bisa di remehkan.
sekilas pertandingan ini seperti menginjak Eropa karena harus kalah dengan negara Asia yang baru masuk piala dunia setelah 1938, Zinedine Zidane hanya garuk garuk rambut meskipun dia botak karena tidak menyangka Spain mengcomeback namun di comeback lagi.
pendukung Indonesia di layar kaca semua juga ikut bahagia, sejarah bagi Asia tenggara, mereka benar benar bahagia karena tidak menyangka yang awalnya bapuk dengan cepat mampu bangkit, meskipun mereka pulang tidak membawa piala namun Timnas Indonesia punya kebanggan tersendiri, bagi Luis Enrique mungkin persembahan terakhirnya sebagai pelatih adalah AFC Asian Cup jadi dia akan memikirkan strategi matang, Luis Mila sudah mengambil banyak pengalaman dari Enrique jadi dia siap kontrak sampai 2027 untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Luis Enrique berencana pensiun itu sebabnya PSSI menyuruh Luis Mila sebagai asisten di piala dunia untuk mencari pengalaman, PSSI yang mendengar kabar menangnya di perebutan gelar juara tiga menjadi senang, PSSI juga berniat membawa pelatih Korea Selatan Shin Tae Yong untuk menjadi pelatih tim Junior Indonesia setelah Luis Mila menjadi pelatih Timnas Senior.
Riski sendiri saat ini sedang angkat kursi di hotel biar seolah olah mereka angkat piala sesuda menang, Riski mengangkat kursi dan Egy menyemprot air keran di naikkan ke atas, Elkan Baggot menaruh air putih di gelas untuk di siram jadi biar bisa seolah olah juara, Luis Enrique hanya heran melihat kekocakan para pemain, dan herannya Luis Mila juga ikut ikutan gila kayak pemain lainnya.
__ADS_1
...........................