
pertandingan antara Indonesia vs Yordania berjalan dengan santai di mana Indonesia mampu menang 4-0. Ahmad Wijayanto mampu mencetak 2 gol di awal debutnya, sisanya Marselino dan Asnawi Mangkualam mampu mencetak gol.
saat pengundian AFC Asian Cup babak 16 besar Indonesia harus sial karena bertemu Australia, Australia tentunya bukan tim yang gampang di taklukkan kecuali Indonesia bermain parkir bus, di piala dunia Indonesia bermain parkir tank itu sebabnya mereka bisa juara 3 Piala Dunia.
Riski tidak bisa tampil optimal di timnas Indonesia karena permainan Indonesia yang egois, untuk tipikal striker seperti Riski yang suka mencari ruang percuma jika tidak di oper, di timnas Riski harus terpaksa gocek kanan kiri untuk bisa cetak gol.
saat ini Luis Enrique sedang berpikir untuk membuat Indonesia kuat dengan mengandalkan kemampuan Indonesia yaitu berlari, lari pemain Indonesia sangat kencang jadi Indonesia harus bisa memanfaatkan hal itu dengan baik.
bus timnas Indonesia sudah sampai di Shanghai Stadium untuk melawan Australia, Riski melihat pemain Australia di lorong stadion Shanghai.
kedua kesebelasan memasuki lapangan dan menyanyikan anthem kebangsaan, mereka setelah itu berjabat tangan dan bersiap bertanding.
priiiiiiiiiiittt"
"woi oper gue cepet!! longpass!!!" teriak Riski yang langsung berlari ke depan, Witan Sulaeman melihat Riski berlari kencang ke depan langsung memberi umpan lambung ke depan.
"thank you!"
Riski menahan bola dengan kaki kanannya lalu menggiring bola, namun saat menuju kotak penalti Harry Souttar langsung melakukan sleding tackle mengarah pada Riski, melihat tackle berbahaya Riski menuju ke depan lalu melompat dan berguling sampai masuk ke kotak penalti.
lompatan Riski cukup jauh hingga jatuh di kotak penalti lalu berguling, wasit tanpa ragu langsung mengeluarkan kartu kuning di awal pertandingan, wasit kurang tahu itu penalti atau bukan soalnya tipis dengan garis penalti.
"jadi ini penalti apa bukan sit?" tanya Riski
"ye lu maunya penalti terus, ini bukan penalti lu aja yang jatuh ke depan" ucap wasit itu
"hehehe btw gue ambil tendangan bebasnya! lu semua minggir!" kata Riski ke pemain lain
melalui tendangan bebas Riski mampu mengarahkan bola dengan baik ke gawang namun masih terkena mistar dan memantul ke luar, Rumakiek melihat bola menujunya langsung menendang keras ke gawang, Rumakiek melihat bola menggelinding kencang masuk ke gawang langsung selebrasi ke pinggir lapangan.
suporter langsung berteriak karena Indonesia mampu membuat kedudukan menjadi 1-0 padahal baru 3 menit pertandingan berjalan.
menit 29' Awer Mabil melakukan umpan satu dua dengan Jamie Maclaren dan menerobos ke kotak penalti, "jaga Martin Boyle dan Tom Rogic!! jangan biarkan mereka mengambil bola!" teriak Enrique
__ADS_1
Kevin Diks langsung memblok bola namun bola yang di blok naik ke atas lalu saat jatuh Tom Rogic menahan bola memakai dadanya, Tom Rogic melepas tembakan langsung ke gawang Indonesia namun Emil Audero menghentikan memakai mukanya, bola memantul dan mengarah pada Jackson Irvine dan langsung di ceploskan ke dalam gawang Indonesia dengan baik.
Irvine berlari ke pinggir untuk merayakan gol namun Emil Audero terlihat mengeluarkan darah dari hidungnya karena terhantam bola.
"sial! Ermando siapkan dirimu!! kau akan masuk" kata Luis Enrique yang kesal karena harus membuang satu pergantian pemain
"anjir gue gak di pilih dong" pikir Nadeo
saat Ernando masuk berkali kali serangan terbuka di tujukan ke gawang namun dengan baik di tepis dan di halau, pertandingan berjalan 41 menit dan Ernando sudah melakukan 4 penyelamatan, aksi Ernando membuat Luis Enrique merasa puas dan tidak di kecewakan.
menit 44 Joel King berlari di kiri lalu memberi umpan silang dan Atkinson melakukan tendangan voli ke pojok kanan gawang, Ernando Ari Sutariadi langsung melompat ke kanan dan mengulurkan tangan kanannya lalu berhasil menepis bola.
peluit berakhir babak pertama di bunyikan oleh wasit, di ruang ganti Enrique memberi pujian pada Ernando yang mampu bermain dengan baik di lapangan, Emil Audero saat ini sedang duduk dan memelas karena bola menghantam di tempat yang sangat tidak pas.
kedua kesebelasan kembali memasuki lapangan dan supoerter sudah menyambut mereka, stadion Shanghai sudah di penuhi warna merah dengan suporter Indonesia yang bersemangat.
menit 48 Riski membawa bola di kiri lapangan dan melakukan gocek tempat ala Cristiano Ronaldo, Riski berhasil menusuk ke kotak penalti dan dia di jegal oleh Milos Degenek, Riski menjatuhkan dirinya ke depan dan melakukan diving.
"priiitt pelanggaran, kartu kuning buat lu" kata wasit yang baru datang
"halah bacot"
Riski saat ini sudah siap untuk mengambil ancang ancang menunggu aba aba wasit, setelah itu wasit meniup peluitnya dan Riski mulai mengambil langkah kaki ke depan.
"bismillah!! fix gol!!"
bola dengan keras menuju ke pojok kanan gawang dan Mathew Ryan kiper Australia hanya mati langkah di tengah, Riski melakukan selebrasi calma ala Ronaldo dan mengakhiri dengan selebrasi yang paling utama milik Ronaldo.
"duh gamlang banget bero" Riski
"iya karna lu penalti makanya gampang" jawab Supriadi
"hah siapa yang tadi ngomong? ha ha ha kalo berani depan gue sini" Riski
__ADS_1
"mantap bang gol nya keren" kata Kevin Diks
"yak makasih makasih"
menit 54 Jordi Amat di gantikan Elkan Baggot karena stamina miliknya sudah terkuras, Elkan Baggot berhasil melakukan beberapa blok dan memotong bola beberapa kali.
menit 62 Ajdin Hrustic melakukan umpan crosing namun di blok oleh Kevin Diks, saat di blok terjadi kontroversi karena saat Kevin Diks mengeblok bola terlihat naik dan mengenai tangan miliknya.
"loh sit jtu kena tangan woi" teriak Irvine
"sit gimana nih? penalti lah sit woi sit!" protes Awer Mabil
"iya iya bentar saya cek var dulu biar gak konteoversi, ok?" kata wasit
saat mengecek var bola terlihat mengenai tangan Kevin Diks namun tetap lanjut ke atas, bola hanya menyerempet jadi tidak begitu terlihat kalau terkena tangan dari Kevin Diks.
"namu jangan bohong! masih muda soalnya" kata Irvine pada Kevin Diks
Martin Royle menjadi penendang penalti Australia saat ini, saat menendang bola Royle menendang ke kanan gawang dengan santai, Ernando membaca dan menepis lalu saat bola mulai menjauh Ernando langsung menarik dan memeluk bola.
"anjiirrr yaa tuhhaaannn!!" kata Martin Royle yang menyesal sambil tersungkur di tanah
menit 76 Luis Enrique memasukkan Ronaldo Kwateh menggantikan Egy Maulana Vikri yang sudah terlihat kelelahan.
menit 84 Riski menggiring bola di kiri lapangan dan melewati beberapa pemain lalu melakukan umpan crosing ke tengah, Elkan Baggot menyundul namun masih terlewat dan Supriadi melihat bola menukik menuju padanya.
Supriadi menahan bola menggunakan dadanya namun sebelum di tendang dia terjatuh karena kontak fisik dengan Milos Degenek, Supriadi yang memiliki fisik lemah langsung terjatuh namun Ronaldo Kwateh dari belakang melakukan tendangan plessing memakai kaki kiri.
bola menuju ke pojok kiri gawang dan masuk, Ronaldo Kwateh melakukan selebrasi di pinggir bersama Marselino, mereka melakukan selebrasi Cristiano Ronaldo saat bersama Marcelo.
menit 90+2 Riski berhasil mencetak gol untuk memperlebar jarak menjadi 4-1 setelah mencetak gol melalui tendangan bebas, Riski melakukan tendangan knukle yang membuat kiper Australia hanya melongo kebingungan.
pertandingan berakhir dan Indonesia berhasil mempwrmalukan Australia sang juara AFC Asian Cup pada tahun 2015 lalu, dengan hasil ini Indonesia layak ke 8 besar yang sudah di tunggu oleh raksasa Asia sebelumnya yaitu Jepang.
__ADS_1
..................
Indonesia tadi dapat Perunggu kalahin Malaysia