Forced To Be LOVE

Forced To Be LOVE
PERJODOHAN


__ADS_3

Saat Mama dan wanita tersebut keluar dari dapur, Felix kaget dan penasaran , Mengapa ada seorang wanita dirumah ini? Siapa dia?. Itu yang ada dipikran Felix. Felix berniat mau bertanya, tapi takut merusak suasana jadi ia mengurungkan niat. Akan Ia tanya jika wanita tersebut pulang.


Mereka makan dalam hening tak ada yang membuka pembicaraan. Akhirnya Mama Ina membuka pembicaraan setelah beberapa lama hening melanda


"Lix, ini Tia. Dia ini anak teman mama, anaknya Tante Dewi" kata Mama Ina memperkenalkan Tia


" Felix" kata Felix


" saya Tia" balas Tia


Setelah selesai makan, Tia berpamitan dengan Felix dan keluarganya. Sesudah Tia pergi, Mama Ina menarik tangan Felix dan duduk diruang keluarga.


"Gimana menurut kamu?" kata Mama Ina


"apanya ma?" tanya Felix bingung


"si Tia" kata Mama Ina


"menurut mama gimana?" tanya Felix balik


"ehm, menurut mama sih.... orang nya baik, pintar masak, ramah, cantik lagi."


" ohh..." balas Felix


"kok ohh.. aja sih. Pendapat kamu sama Dia, gimana Felix?" kata Mama sedikit kesal


"emm, kayak mana ya? baik, terus lumayan cantik " kata Frlix


"Felix mau gak kalo mama jodohkan sama Tia?" tanya Mama Ina

__ADS_1


"Dijodohkan?" tanya Felix kaget


"iya, Mama sama Tante Dewi udah sepakat bakal jodohin kamu sama Tia. Mau ya?" tanya Mama Ina


"Aku gak mau, Ma. Aku bisa cari jodoh aku sendiri" kata Felix.


Felix pergi meninggalkan Mama dan Papa yang sedang membaca koran diruang keluarga. Mama yang kesal meminta supaya Papa membantunya untuk membujuk Felix supaya mau dijodohkan. Papa awalnya menolak, tapi karna Mama yang sangat pemaksa, akhirnya Papa mau untuk membantu membujuk Felix. Papa pergi menuju kamar Felix.


Tok...Tokk....Tokkk...


"masuk" kata Felix.


ceklek


"kamu lagi apa, lix?" tanya Papa


"gak lagi ngapa- ngapain pa. ada apa, pa?" kata Felix


"tanya apa, Pa?" kata Felix


"kamu udah ada pacar?" tanya Papa


Tiba-tiba Felix mengingat Ribka. Dia merindukan sosok Ribka. Walaupun hanya beberapa waktu bersama Ribka, rasanya ada yang hilang dari hidupnya. Mungkinkah Ia mencintai Ribka? Tapi mengapa cepat sekali Ia mencintai Ribka? Atau Ia jatuh cinta pada pandangan pertama? Felix hanyut dalam pikiran nya sendiri.


"lix? Felix" panggil Papa


"hah... iyh pa?" sadar Felix


"kamu udah ada pacar ?" tanya Papa lagi

__ADS_1


"Belom, Pa." jawab Felix


"Kalo belum, kamu terima ya perjodohan yang dilakukan Mama Mu" kata Papa


"Tapi, Pa. Felix kan udah dewasa. Felix bisa pilih pasangan hidup Felix sendiri" kata Felix menolak


"Kamu tau kan seperti apa Mama kamu? Walaupun kamu menolak, Mama kamu akan tetap melakukan perjodohan ini." jelas Papa


"Tapi, Pa... Felix mau nya pilihan Felix sendiri" kata Felix


"Ya sudah, Coba kamu bujuk Mama mu untuk tidak melanjutkan perjodohan ini. " kata Papa


"Baiklah" Balas Felix


"Ayo kita kebawa" ajak Papa


"ya, Pa" jawab Felix


Felix dan Papa menuju keruang keluarga untuk menjumpai Mama. Felix berharap Mama mau mengerti dan menghentikan perjodohan ini.


"Ma.." panggil Felix dan duduk disamping Mama


"ya sayang, gimana? Terimakan perjodohan ini?" tanya Mama to the point


"Ma, Bisa gak perjodohannya dibatalin aja?" tanya Felix lembut


"Gak bisa. Mama udah terlanjur suka sama Tia. Kalo kamu gak mau terima perjodohan ini, Gak usah sebut aku Mama lagi. Dan gak usah datang kesini lagi" Jawab Mama marah dan pergi dari ruang keluarga


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


HAPPY READING😊


......................


__ADS_2