Forced To Be LOVE

Forced To Be LOVE
Wakil Sekretaris (2)


__ADS_3

Malam harinya dirumah Ribka, ia sendiri. Rumah yang tidak terlalu besar tetapi layak untuk tempati menjadi tempat ia melepaskan segala lelahnya disana. Memang dirumahnya, Ribka tinggal sendiri karna sejak beberapa tahun yang lalu nenek telah meninggal sedangkan kedua orang tuanya yang sudah berpisah memilih untuk menikah lagi dengan orang lain. Orang tua Ribka sangat jarang menghubungi Ribka bahkan hampir tidak pernah bertanya tentang keadaannya sekarang. Ribka yang merasa sudah biasa dengan kesendirian tidak terlalu perduli tentang orang tuanya karna menurutnya mereka telah bahagia dengan keluarga mereka masing- masing. Terkadang Ribka merasa rindu dengan kedua orang tuanya hanya bisa mengobatinya dengan melihat poto kebersamaan mereka dulu waktu Ribka masih kecil.


Dan sekarang itulah yang dilakukan Ribka.


" Ma...pa... Ribka rindu kalian" kata ribka sembari memegang sebuah poto ditangannya. Tak bisa menahan lebih lama lagi, air mata jatu dari mata indah Ribka.


"Ribka mau kita sama- sama lagi.. hiks..hiks. Seandainya kalian disini Ribka gak akan sendirian lagi," curhat Ribka. setelah beberapa waktu mencurahkan kerinduannya pada orang tua nya melalui poto tersebut, Ribka merasa ada yang bunyi dalam perutnya, yang menandakan dia sedang kelaparan. Ia langsung menuju dapur untuk memasak. Ribka memang sangat mahir memasak karna nenek nya lah yang telah mengajari ia masak saat ia mulai tinggal bersama nenek. Ia melihat hanya ada beberapa bahan didalam lemari pendinginnya seperti telur, daging, wortel, kentang, dan sayur mayur. jadi ia memutuskan untuk membuat sup daging dan telur ceplok untuk menu makan malam. Saat semua sudah matang, ia langsung menyantap semua makanan yang ia masak tadi. Saat sedang makan dengan kesunyian dan kesendiriannya itu, tiba- tiba saja ia langsung teringat tentang perkataan bossnya tadi.


" oh iya" kata Ribka berkata kepada dirinya sendiri.


"apa sebaiknya aku pergi ke kantor pusat aja besok" pikir Ribka


" ah ya udah lah, lebih baik aku ikuti saran Nia aja deh, cari kerja sekarang susah" putus Ribka yang memutuskan untuk mengikuti saran dari temannya itu.


------------------


------------------


Keesokkan harinya, Ribka sedang bersiap untuk berangkat ke kantor. Ia bersiap sebaik mungkin untuk memberi memberikan kesan yang baik dihari pertama.

__ADS_1



(kira-kira kayak gitu yang ada dibayangan author😁)


Ribka pergi menuju kantor barunya dengan menggunakan taksi, karna memang Ribka tidak mempunyai mobil dan tidak tau cara mengendarainya.


setelah beberapa kurang lebih 30 menit berlalu, akhirnya ia sampai didepan sebuah gedung yang sekarang akan menjadi kantornya. Jantungnya berdetak kencang, ia merasa gugup, tetapi ia tetap melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam gedung itu. Saat ia masuk, terdapat sekretaris Dini bersama dengan resepsionis yang sedari tadi menunggu kedatangannya.


"selamat pagi " sapa Ribka kepada kedua resepsionis dan sekretaris Dini.


"selamat pagi" balas sekretaris Dini bersamaan dengan kedua resepsionis.


Didalam lift, Ribka mencoba untuk memecahkan keheningan antara mereka berdua


" maaf mbak, kalo boleh tau namanya siapa ya ?" tanya Ribka


" Nama Andini Safitri, panggil aja Dini" balas sekretaris Dini


" oh..nama saya Ribka Angelina, panggilannya Ribka " balas Ribka tanpa sekretaris Dini bertanya. Mendengar itu, Sekretaris Dini hanya membalas dengan senyuman kecil.

__ADS_1


tingg...


Pintu lift terbuka dan mereka telah sampai di lantai khusus CEO. Mereka berjalan hingga sampai di depan sebuah ruangan yang sangat besar dan didepannya terdapat meja untuk sekretaris dan wakil sekretaris.


" Ini adalah meja kerja kamu dan saya dan itu adalah ruangan CEO kita" jelas sekretaris Dini


"ohh.." balas Ribka sembari membulatkan mulut nya dan menganggung pertanda ia mengerti


" Hari ini saya akan menjelaskan apa saja pekerjaan kamu" kata sekretaris Dini


"baik mbak" balas Ribka


Hari ini Ribka sangat fokus dengan semua penjelasan dan tugas yang ia dapat dari sekretaris Dini tanpa bertemu dengan atasannya yaitu Felix. Karna hari ini Felix tidak masuk kerja, karna tidak enak badan. Sampai sore harinya Ribka baru pulang dan ia merasa sangat lelah. Ia langsung menyegarkan diri dan tidur tanpa terlebih dahulu makan.


Maaf bila ada kesalahan dalam kalimat maupun katanya


Mohon di vote, like, dan komen


Biar author semangat💪

__ADS_1


HAPPY READING😊


__ADS_2