Forced To Be LOVE

Forced To Be LOVE
Permainan Dimulai


__ADS_3

Sudah lebih dari satu minggu setelah Ribka masuk, Ribka tidak pernah melihat boss nya itu masuk. Tapi Ribka tidak terlalu memikirkan, bagaimana dengan pekerjaan bossnya itu, karna selama ini boss nya itu bekerja dari rumah. Entah apa yang membuat Felix satu minggu lebih tidak masuk kantor. Padahal selama ini Felix adalah orang yang paling rajin, giat dan bahkan hampir tidak perna bolos dalam bekerja.


Dikantor, pekerjaan Ribka tidak terlalu banyak, jadi ada kemungkinan hari ini dia akan pulang cepat. Tapi harapannya itu sirna seketika saat ada telpon masuk melalui telepon kantor.


" Selamat sore, Ini dengan siapa?" kata Ribka yang penasaran dengan orang yang menelponnya saat ia hendak pergi


" Selamat sore Ribka, ini saya Asisiten Adit. Saya sekarang berada dirumah Pak Felix, Tapi saat saya kesini, saya lupa membawa dokumen penting yang ada diatas meja pak Felix untuk ditanda tangani hari ini juga. Apakah saya boleh minta tolong sama kamu untuk mengantarkannya kesini?" balas Asisten Adit sembari meminta tolong dengan suara yang lembut. Ribka terdiam sejenak, dan langsung setuju


" Baik pak. Kalo boleh tau dokumennya warna apa ya pak? dan juga alamatnya dimana ya pak?" tanya Ribka


" Dokumennya warna hijau yang kalo tidak salah ada pena diatasnya. soal alamatnya nanti saha share ke kamu" balas Adit


" Baik pak, akan segera saya laksanakan" ucap Ribka yang langsung mematikan telpon diluan


" Enak banget ya jadi boss, kalo makan disiapin, kalo ada masalah tinggal suruh bawahan. Seandainya gue bisa jadi boss" angan Ribka tapi langsung ditepis Ribka


" ahh, udalah, masa bodoh" kata Ribka sambil berlalu menuju ruangan khusus CEO


🎈🎈🎈


" Gede banget " kata Ribka Sembari berjalan kearah meja Felix

__ADS_1


" Eh, ini kayaknya berkasnya" Ucap Ribka saat melihat ada sebuah dokumen warna hijau yang diatasnya ada sebuah pena. Ribka langsung mengambil berkas tersebut dan pergi menuju kediaman atasanya itu.


🎈🎈🎈


Setelah sampai, Ribka dibuat kagum dengan sebuah gerbang yang sangat tinggi dan sebuah rumah atau bisa dikatakan kastil yang ada didalamny


"Ini pak ongkosnya, makasih" Ribka memberi uang kepada supir taksi yang ia tumpangi


"iyh mba" balas supir itu dan pergi setelah mengambil uang dari Ribka


Saat ingin masuk kedalam gerbang tersebut, ribka dihentikan oleh satpam rumah tersebut


"Mau cari siapa mba?" tanya satpam


Saat selesai menkawab pertanyaan dari satpam tersebut, tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya


"Ribka" suara itu membuat satpam dan Ribka menoleh ke arah asal suara tersebut berasal, yang tak lain ada asisten Adit


" Pak Adit" ucap Ribka


" Pak dia teman saya" kata Adit kepada satpam tersebut, dan dibalas senyum dan bungkukan badan oleh satpam tersebut

__ADS_1


"Ayo masuk" Ajak Adit


"Baik pak" balas Ribka lalu mereka meninggalkan satpam itu di pos penjagaannya


🎈🎈🎈


"silahkan duduk, anggap saja rumah sendiri" tawar Adit


" baik pak" balas Ribka


" Mau minum apa??" tawar Adit lagi


Saat ingin menjawab pertanyaan dari Adit tadi, tiba-tiba Ribka mendengar suara yang membuat dia untuk mengurungkan niatnya, ya itu adalah Felix


" ehmm, Ini rumah gue jadi gue tuan rumahnya disini " kata Felix sembari berjalan menuruni tangga dan duduk di sofa yang tak jauh dari Ribka


" eh, boss datang " ucap Adit cengengesan


MAAF BILA ADA SALAH KATA ATAU KALIMAT DIDALAMNYA


JANGAN LUPA VOTE, KOMEN, DAN LIKE BIAR AUTHORNYA SEMANGATπŸ’ͺπŸ™

__ADS_1


HAPPY READING


__ADS_2