
Saat tiba dikamarnya, Tia mengambil ponselnya diatas nakas. Ia menghubungi temannya, yaitu Ikke.
"Halo" ucap Ikke
"Halo, ke" balas Tia
"iyah, ada apa, ti?" tanya Ikke
"Besok siang loh ada acara gak?" tanya Tia
"emm... Gak ada kayaknya. kenapa?" ucap Ikke
"Gue mau ngajak loh makan siang dibutik, sekalian gue mau curhat juga" ucap Tia
"oh.. oke" balas Ikke
"oke" kata Tia menutup sambungan telepon
...****************...
Besok paginya, Tia bangun dan membuatkan serapan. Ia membuat serapan untuk dirinya dan Felix. Saat serapan sudah siap, Tia kembali ke dalam kamarnya untuk bersiap pergi bekerja. Setelah selesai bersiap, Tia keluar hendak serapan. Ia melihat belum ada Felix dimeja makan. Ia tidak perduli, dan makan serapannya sendiri. Tia tak membangunkan Felix, dan pergi ke butiknya setelah serapan.
Dikamar atas, Felix sedang tidak enak badan. Ia terlalu lemas untuk bangun dari tempat tidurnya. Jadi, untuk hari ini Felix tidak bekerja. Ia menelpon Asistennya, Adit untuk membatalkan semua jadwal meeting nya hari ini.
"Dit, batalkan semua jadwal meeting gue, hari ini." perintah Felix
"Baik,Ada lagi, Pak?" tanya Adit sopan.
__ADS_1
"Tidak ada" ucap Felix mematikan sambungan teleponnya.
Felix memanggil Tia dari tadi, tapi Ia teringat bahwa sekarang Tia lagi bekerja. Jadi, Ia memutuskan untuk menghubungi Tia.
"Halo" ucap Tia
"Pulang. Aku lagi sakit. SEKARANG" kata Felix menekankan kata "sekarang"
dan langsung mematikan Sambungan teleponnya.
.
"sakit?" ucap Tia
Tia langsung mengambil tas sandangnya di atas meja dan memesan taksi online. Rencana untuk makan siang dengan Ikke terpaksa harus batal karena Felix yang tidak enak badan.
Ia masuk dan melihat bahwa Frlix sedang tertidur. Tia mendekat dan menyentuh kening Felix untuk merasakan suhu badannya. Tia merasakan panas pada kening Felix. Tanpa menunggu lama Tia mengambil air dingin dan mengompres Felix dengan kain.
Merasakan ada sesuatu yang dingin di keningnya, Felix terbangun dan melihat Tia disampingnya. Bukannya berterima kasih, Felix malah mengomel kepada Tia.
"Kamu ini kemana aja? Suami sakit, bukan nya dirawat malah ditinggal." kata Felix
"katanya sakit, tapi masih bisa ngomel. Heh ampun deh" batin Tia
"ya, udah, maaf. kamu udah makan?" balas Tia
"Belom" ucap Felix
__ADS_1
"Ya, udah. aku buatkan bubur bentar, habis itu minum obat" kata Tia
Setelah beberapa menit, Tia datang membawa nampan berisi Bubur, air dan obat. Dengan perlahan Tia menyuapi Felix sampai bubur nya habis. Setelah itu, Felix meminum obatnya dan beristirahat.
"Temani aku sampai tertidur" Kata Felix
"hemm.." balas Tia tanda iya mau
"Kamu udah tidur?" tanya Tia yang telah menunggu beberapa menit
"Belum" balas Felix masih memejam kan mata
"Aku mau bertanya. Boleh?" ucap Tia
Felix membalikkan tubuhnya ke samping menghadap Tia. Felix membuka matanya. Kini mata mereka saling bertatapan. Beberapa menit bertatapan, Felix langsung memutuskan tatapan tersebut dengan memejam kan matanya kembali.
"Tanya apa?" ucap Felix
"Gak jadi deh. Aku mau ke kamar dulu, ganti baju" balas Tia
"Terserah" ucap Felix
Sampai waktunya makan malam, Tia masih merawat Felix. Ia menyuapi dan memberi obat kepada Felix.
HAPPY READING
VOTE, KOMEN, DAN LIKE😘
__ADS_1