
Saat didorong oleh Nia, tubuh Ribka terjatuh mengenai tubuh Felix. Dengan reflex Felix menangkap tubuh Ribka ke dalam pelukan nya. Saat tersadar, Felix langsung mendorong tubuh Ribka hingga terjatuh.
"Dasar wanita murahan" kata Felix sambil meninggal kan Ribka diikuti oleh sekretaris dan asistennya. Sedangkan Ribka masih belum berdiri, karna ia merasakan kaki nya yang sedikit sakit akibat terjatuh tadi.
" hah? wanita murahan? berani sekali dia mengatai aku seperti itu. Aku berdoa supaya aku tak pernah lagi bertemu dengan nya" gerutu Ribka
Saat melihat kejadian tadi Nia langsung menghampiri Ribka yang masih berusaha untuk berdiri.
" Rib, loh gapapa kan?" tanya Nia khawatir.
"iyh gue gapapa, tapi karna tantangan loh itu, kaki gue jadi terkilir ini" gerutu Ribka
"hehehe, maafin gue y? habisnya tuh orang gantenng bangettt, gue kan wanita biasa yang pengen punya cowok kayak dia" balas Nia sambil cengengesan
" loh pengen punya cowok kayak dia?" tanya Ribka seolah heran dengan temannya itu
" ya iyh lah rib, orang mana coba yang gak mau sama laki- laki kayak gitu? udah tampan, badannya seperti seorang athletis, apalagi tajir tu kayak nya" balas Nia
__ADS_1
"ihh, kalo gue mah amit-amit. kasar banget sama cewek. lebih baik gue tuh menjomblo seumur hidup daripada harus menikah ama tuh orang" jawab Ribka
" huss.. Hati- hati loh kalo ngomong. Bisa- bisa jodoh loh malah dia lagi" balas Nia
" ihh, amit- amit cabang bayi. Dah lah yuk kita duduk lagi dimeja kita gue dah lapar banget, ntar lagi jam makan siang habis loh" kata Ribka
" Tapi kaki loh gapapa kan??" kata Nia
" iyh gapapa , udah gak terlalu sakit kok, yuk" aja Ribka
" ya udah yuk" kata Nia sambil meletakkan tangan Ribka dipundak nya.
" Apa sebaiknya dia saja?? Kalo wanita murahan seperti dia diberi banyak uang pasti dia akan sangat senang dan mau melakukan apapun untuk itu." lamunan Felix
" Bagaimana Tuan Felix? apa anda setuju dengan kerja samanya??" tanya Klien perusahan A bernama pak Agus.
" ah iya saya setuju." jawab Felix yang tersadar dari lamunannya. Ia langsung berkata setuju Karna menurutnya kerja sama ini akan sangat mrnguntungkan kedua belah pihak.
__ADS_1
" Baiklah kalo begitu, besok saya akan kirimkan kontrak nya ke Tuan Felix" kata Pak Agus
" Baiklah Tuan Agus, saya permisi dahulu, senang bertemu dengan anda" kata Felix sembari berdiri dan mengulurkan tangan nya.
" senang juga bertemu dengan anda Tuan Felix" balas Pak Agus sembari berdiri dan membalas tangan Felix yang diulurkan tadi.
Mereka berdua pun pergi meninggalkan meja makan yang mereka tempati tadi. Sesampai nya di mobil, Felix terus kepikiran tentang wanita yang menabraknya tadi yang tak lain adalah Ribka. Ia pun menyuruh Asisten pribadinya yang sedang menyetir mobil miliknya sekarang yang bernama Adit untuk mencari tau tentang wanita yang menabraknya tadi di restaurant.
" cari tau tentang wanita yang menabrak ku tadi di restaurant" kata Felix
" Baik Tuan" kata Adit dengan cepat tanpa bertanya.
Adit memang orang yang sangat cekatan, pintar, dan baik. Ia adalah salah satu sahabat Felix. sejak SMA Felix, Adit, dan Rendy adalah tiga sekawan yang tak terpisahkan. Tapi karna keadaan yang mendesak Rendy terpaksa harus pindah ke luar negeri karena paksaan dari orang tuanya untuk melanjutkan pendidikan nya diluar negeri.
maaf bila ada yang kurang
*Jangan lupa di vote, komen, da**n like y👍 Biar author semangat💪*
__ADS_1
HAPPY READING