
Selama Zahra tinggal disini sudah hampir tiga Minggu lebih, ia berajar dengan baik meskipun sikap bar bar ya suka keluar.
Zahra hanya sendiri tidak mempunyai teman sama sekali soalnya di larang sama Sulis karena dia mempunyai perasaan lebih terhadap Gus Faiz putra bungsu kyai.
"Assalamualaikum zahra" salam ustadzah Annisa.
"Walaikumsalam ustadzah" jawab Zahra
"Kamu lagi apa kok dilihat lihat kaya gak semangat gitu " ucap ustadzah Annisa
"Hehe gak kok saya baik baik saja ustadzah" jawab Zahra yang tidak ingin semua orang cemas yang dirasakan saat ini mual dan pusing.
"Serius gak papa kan" tanya lagi ustadzah Annisa
"Iya ustadzah ada apa mencari saya" jawab Zahra mengalihkan pembicaraan itu.
"Oh iya hampir lupa bunda kamu sakit tadi nelpon ke mari kamu disuruh pulang selama 3 hari ya diizinin ya" ucap ustadzah Annisa.
"Baik ustadzah terimakasih "jawab Zahra
"Sama sama Zahra" ucap ustadzah Annisa.
***
Dirumah bunda Zahra.
"Assalamulaikum ayah bunda dan kakak " salam Zahra
"Walaikumsalam " ucap semuanya
"Bun, bunda sakit apa kenapa baru ngabarin" tanya Zahra
"Bunda udah mendingan kok sayang" jawab bunda via
"Hmm alhamdulilah bunda sayang" ucap Zahra
Setelah acara berpelukan kesemua anggota keluarga Zahra pamit ke kamar.
*****
Di pasantren
Gus Faiz sedang mengajar tentang hukum ya berzina.
"Anak anak saya harap kamu tidak boleh berzina" ucap Gus Faiz di santriwan.
"Apa ajah Gus hukum zina itu ?" Ucap santri putra
Hukuman bagi seseorang yang melakukan zina adalah dengan rajam atau dilempari batu sampai mati. Sedangkan pada pelaku yang belum menikah, hukuman zina diganti dengan hukum cambuk sebanyak 100 kali serta diasingkan selama satu tahun.
"Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kamu kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman." (Q.S. An Nur: 2).
__ADS_1
Dalam ayat tersebut Allah SWT memerintahkan untuk menghukum para pelaku zina tanpa perlu berbelas kasihan kepada mereka. Dan juga, hukuman ini dilakukan dengan disaksikan di hadapan orang mukminin yang banyak. Ini dilakukan agar menjadi pembelajaran serta memberi efek jera pada pelakunya
"Dua kejahatan akan dibalas oleh Allah ketika di dunia; zina dan durhaka kepada ibu bapak." (HR. Thabrani).
Dari hadis di atas, Nabi Muhammad SAW memberitahu bahwa para pelaku zina akan mendapatkan balasan di dunia maupun di akhirat.
Adapun hukuman atau balasan dari perbuatan zina. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa dalam berzina ada enam bahaya yang mengikutinya, baik di dunia maupun di akhirat.
Di dunia; cahaya akan hilang dari wajah orang yang berbuat zina, umurnya akan semakin pendek, serta kekal dalam kemiskinan, dan memendekkan umur. Di akhirat; murka Allah menanti, hisabnya buruk, serta mendapat siksaan di neraka. Kemudian, para pelaku zina juga akan dibenci oleh Allah SWT.
"Tiga (jenis manusia) yang tidak diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat dan tidak pula Allah menyucikan mereka dan tidak memandang kepada mereka, sedang bagi mereka siksa yang pedih, yaitu: laki-laki tua yang suka berzina, seorang raja pendusta dan orang miskin yang sombong." (HR. Muslim).
Para pelaku zina akan selalu dibayangi rasa penyesalan dan kekhawatiran. Perbuatan zina juga akan berbahaya baik itu di dunia mau pun dari Allah SWT sendiri. Beberapa bahaya perbuatan zina adalah:
Melakukan zina dapat memupuk dosa yang menghilangkan sikap wara’ atau menjaga diri daripada berbuat dosa bagi pelakunya
Melakukan zina dapat merusak martabat pelaku di hadapan Allah SWT dan di hadapan masyarakat sehingga pelaku zina tidak memiliki rasa malu lagi
Pelaku zina akan kekal dalam kemiskinan dan tidak akan merasa cukup dengan apa yang mereka miliki
Pelaku zina akan dicampakkan oleh Allah SWT
Pelaku zina akan terputus tali silaturahminya, menjadikan sifat zalim, durhaka pada orang tua, mendapatkan nafkah atau pekerjaan yang haram, serta menyia-nyiakan keluarga dan keturunannya
Pelaku zina akan rusak masa depannya
Pelaku zina akan mendapatkan aib berkepanjangan
Pelaku zina dapat terjangkit penyakit berbahaya. Penjelasan Gus Faiz
Maka jangan mencoba zina, mata, dll masih banyak yang mendekatkan kita buat zina.
Gimana kalau ada orang yang menjebak kita agar melakukan itu gimana Gus
Degg...
Ya Allah aku sangat berdosa kepada Zahra gimana kalau dia hamil anak ku bagaimana reaksi keluarga Zahra yang aku nodai secara paksa, kenapa aku tidak mendengarkan permohonan tolong itu. Batin Gus
Itu bisa jadi dalam contoh zina di jebak sama sesuatu itu salah.
Jadi jangan sampai kita dijebak sama orang untuk melakukan zina iya.
Udah dulu belajar tentang zina. Assalamualaikum. Pamit Gus Faiz
Walaikumsalam.
****
Kita kembali lagi ke Zahra.
Bunda Zahra izin keluar dulu mau jajan ya
__ADS_1
Iya sayang hati hati.
Zahra sengaja mampir ke apotek untuk membeli tespack.
Setelah membeli semuanya Zahra pulang soalnya nanti sore harus pulang ke pasantren lagi karena habis waktunya.
Saat tiba dirumah Zahra pergi ke kamar dan siap siap menggunakan tespack, agar dugaannya salah atau benar dirinya hamil.
Setelah beberapa saat lalu Zahra balik lagi masuk ke kamar mandi dan melihat hasil nya positif garis dua.
Disaat itu juga tubuh Zahra lemas di kamar mandi, menangis sejadi jadinya ia meraih hp ya dan mengirim Poto tespack ke Gus Faiz.
Gus faiz langsung membuka buka wa dari Zahra melihat Poto yang di krim ya.
Degg...
Jantung Faiz berdebar kencang ketaktan selama ini terjadi gimana kalau keluarga Zahra marah besar
Sayang Zahra ini bunda nak tolong buka pintunya
Iya bunda sebentar
.
Sayang kamu lagi apa kok sampai pintu dikunci.
Hehe habis mandi bunda kan tau gimana kalau udah ada keponakan aku suka masuk ke dalam
Hmmm iya juga sih sayang
***
Kembali lagi ke Gus Faiz
Gus Faiz sangat bingung harus ngomong dari mana kepada kedua orang tuanya nanti saat keluarga Zahra kemari.
Jadi bingung sendiri siapa sebenarnya yang ngasih jus itu, aku gak akan segan segan mematahkan tangannya biar kapok.
Nak kamu kenapa kaya gelisah gitu, apa ada masalah.tanya ummi
Tidak ada ummi cuman pusing ngurusi nilai para santri ummi, kan Abi jarang masuk sekarang
Eh ummi Kapan nikah kak Annisa.
Insya Allah jadi sayang bulan depan.
Apa kamu beneran menerima lamaran Ning Salwa
Mau bagaimana lagi kan Abi yang memaksa harus menikahi anak temannya itu
Sayang kalau kamu mau nolak tolak lah secara baik baik ummi tau kamu sangat menyukai gadis bar bar itu.
__ADS_1