Gadis Ceria Dan Cowok Sinting

Gadis Ceria Dan Cowok Sinting
cakep kata ibu


__ADS_3

" kenapa tuan menjemput saya..?" tanya Sinta hati hati


" jangan panggil saya tuan.." kata Arya


" salah lagi..?!! bukankah kamu sendiri yang nyuruh." jawab Sinta gemass


"hm., sekarang panggil saya Arya." jawab Arya santai


"dasar aneh..!" gumam Sinta pelan


"kamu mengatai saya..?!" tanya Arya


"enggg... enggak kok" jawab Sinta gugup


'sudahh lah.. diam aja lebih aman' batin sinta


kemudian mereka saling diam sepanjang perjalanan. Arya sesekali melirik Sinta. tak terasa sudah sampai toko kue. kemudian mereka turun dari mobil, Arya pun ikut masuk mengekor Sinta


" assalamualaikum ibu..," sapa Sinta sambil meraih tangan ibu.


"ehh.., sudah pulang sayang., terimakasih ya Arya." kata ibu sambil menatap Arya


"tidak apa ibu., kebetulan saya tadi lewat sekolah nya Sinta, jadi sekalian aja" jelas Arya


"ohh.., ya sudah. kamu mau ibu buatkan minum..?!" tanya ibu


"ehh enggak usah Bu., saya mau pamit aja. saya harus kembali ke kantor." ucap Arya


"baiklah kalo gitu, hati hati yha.." jawab ibu


Sinta bergegas menuju salah satu ruangan di toko itu., untuk mengambil baju ganti. sedangkan Arya langsung pergi dari toko menuju kantornya..,


"selamat siang tuan.." sapa Dito kepada Tan besar yang tak lain adalah ayah arya


" iya Dito., apakah Arya ada.?"


"hmm tuan Arya sedang keluar tuan.." jawab Dito sopan


"kalau begitu saya tunggu di dalam ya.." ucap tuan besar sambil berlalu menuju ruangan Arya


Ting..


pintu lift terbuka. Arya melangkah menuju ruangannya.

__ADS_1


"tuan muda, tuan besar sudah menggunakan di dalam." ucap Dito


" papa sudah pulang..?" tanya Arya


"sudah tuan." jawab Dito


" baiklah.." ucap Arya sambil menuju ruangannya. Dito pun kembali bekerja


"papa..." sapa Arya langsung memeluk ayahnya


"papa kenapa lama sekali di sana.., sudah tiga bulan lho pa.." kata Arya


"iya Arya.., kemarin sedikit ada masalah di perusahaan. jadi papa harus menyelesaikan lebih lama. ohh ya.., nanti malam kamu nggak ada acara kan.? papa mau ajak makan malam di luar. sekalian papa mau kenalin kamu sama seseorang. , siapa tau kalian cocok.."


"cocok..?? papa.. Arya nggak mau bahas itu pa. " jelas Arya


"cuma kenalan aja nak.."


"tetep nggak bisa pa.." tegas Arya


"Arya.., kamu sudah hampir setahun lho di tanah air. apa kamu tidak ingin berkenalan dengan wanita.., setidaknya hanya kenalan Arya..?!" tegas papa


"papa.. Arya sudah punya pilihan sendiri. Arya lagi berusaha deketin dia. besok kalau sudah berhasil pasti Arya kenalin ke papa." tegas Arya malu malu


"baik pa.! tapi kenapa mama nggak ikut kesini..?" tanya Arya


"hmm tadi mama langsung pulang, capek katanya." jawab papa


"ya udah.., papa juga istirahat aja didalam., " sambil menunjuk kamar yang berada di ruang kerjanya. tempat yang biasa buat istirahat Arya saat kelelahan bekerja


"papa pulang aja kalau gitu.., istirahat di rumah aja." pamit papa


"perlu Arya antar pa..?!" tanya Arya


"nggak usah., papa sama Dito aja. kamu lanjut kerja aja..!"


" baik pa.., hati hati.." jawab Arya


Arya melanjutkan kerjanya. papanya keluar dari ruangan Arya dan segera pulang di antar oleh Dito


Sinta lagi di dapur kue membantu koki.dia terus terbayang bayang wajah Arya.,


' apa yang dia lakuin ke ibu.., kenapa sepertinya mereka akrab..' batin Sinta

__ADS_1


tak terasa hari sudah sore. Sinta dan ibunya bersiap siap hendak pulang ke rumah. kali ini Sinta yang mengemudikan mobil.. di dalam mobil Sinta menanyakan sesuatu kepada ibunya


" ibu.., kenapa tadi ibu memberikan izin ke orang itu." tanya Sinta sambil fokus menyetir


"Arya maksud kamu..?!" tanya ibu


"hmm iya. " ja wanita Sinta


"hmm nggak papa ., dia orang baik." jawab ibu


"dari mana ibu tau..,?" tanya Sinta


"ibu sudah sering ketemu sama dia.., dan kita juga sering ngobrol, dan feeling ibu juga mengatakan kalau dia orang yang baik. dewasa juga pemikirannya." jelas ibu


"apa..?! ibu sering ngobrol juga sama dia..?!" tanya Sinta sambil menggelengkan kepalanya


"hmm.., ngomong ngomong dia cakep juga kan..??" goda ibu


" apasihh Bu., jangan ngacook dehh." jawab Sinta ketus


"hmmm sayang... nggak papa juga lagi kalau dia cakep..! " goda ibu. Sinta pun memilih diam tidak menanggapi ibunya.


hingga tak terasa mobil sudah sampai depan rumahnya. sinta memakirkan mobilnya, sedangkan ibu memilih untuk masuk kedalam rumah lebih dulu.


'kenapa pula bisa akrab sama dia., pake bilang cakep lagi.., kalau di fikir sihh emang cakep kali ya.. ' batin Sinta sambil melangkah ke dalam rumah. Sinta langsung masuk menuju kamarnya dan ia segera merebahkan tubuhnya.


"istirahat sebentar ahh.. sambil menunggu adzan Maghrib.." gumam Sinta


Arya mengemudikan mobilnya menuju rumah.., ia ingin segera sampai rumah untuk menemui mamanya. Arya sudah kangen sama mamanya. setelah tiga bulan papa dan mamanya meninggalkan tanah air, Arya belum bertegur sapa sama mamanya. ia lebih dulu mampir ke toko kue untuk membelikan kue mamanya.


'hmm semoga mama senang..' batin Arya setelah membayar kue. ia juga menanyakan Sinta ke MB Dewi., tapi rupanya Sinta dan ibunya sudah pulang ke rumah


"mama...." sapa Arya sambil memeluk mamanya


"iya sayang..," sambil mengelus punggung Arya


"mama sehat kan..? ini Arya tadi mampir beli kue untuk mama." tanya Arya


"Alhamdulillah sayang mama sehat kok. ya sudah.., kamu naik ke atas terus mandi. nanti segera turun dan kita makan kuenya sama sama" kata mama


"baik ma.., ke kamar dulu.." jawab Arya


papa keluar dari kamarnya mendekati mama. dan dia cerita ke mama tentang Arya yang katanya sudah menemukan wanita pilihan ya..

__ADS_1


__ADS_2