
hari berlalu begitu cepat.., hari ini Sinta pergi bersama Dina dan juga Rio ., mereka pergi ke sebuah mall yang tak jauh dari kampusnya.., mereka sedang duduk di meja makan sambil ngobrol
"eh., kita dah lama ya.. nggak kumpul sama teman teman.." Rio
"iya.., kapan kita akan sama sama lagi sama mereka., mereka sudah sibuk sendiri sendiri.." jawab Sinta
"tapi bulan depan katanya Raka mau pulang.."
Dina
"serius Din..?? wah udah lama ni tangan gue nganggur.., pengen segera nonjok dia..!" jawab Rio semangat
"iya serius.., katanya mau ada lamaran sodaranya.." jelas Dina
"oh.. bagus dong kalau gitu. gue juga sudah kangen sama dia" jawab sinta
"ah Lo sinta, udah punya laki juga masih kangen kangen sama Raka..!" cetus Rio
"emang kenapa..? dia kan sahabat gue juga.."
jawab Sinta
"tapi ngomong ngomong.., Lo udah pengen nikah belom ta..?" tanya Dina
"hmm gimana ya.., gue juga bingung." jawab Sinta
"terus kalo cowok Lo udah pengen nikah sama Lo gimana..? kan katanya orang tua cowok Lo udah pengen punya cucu" kata Dina.
karena ia tau kalau papa dan mama Arya ingin segera punya cucu. beberapa waktu lalu saat Dina di rumah Arya untuk bertemu dengan pamannya kebetulan membicarakan soal Arya. tapi baik Dina ataupun Rio belom ada yang tau kalau Arya adalah kakaknya Raka. menurut Dina, lebih baik mereka tau dengan sendirinya.. toh lama lama juga bakalan tau
"hehe.. gue mau sih" jawab Sinta nyengir malu malu
"setuju..! kalau gue jadi Lo pasti mau.., walaupun cowok Lo itu sedikit.... yaa begitulah. tapi menurut gue dia orang yang tepat buat di jadiin suami Lo." kata Dina
"emang seberapa kenal Lo sama dia..?!" tanya Rio curiga
"hehehe.. aku fikir begitu.." sambil manggut-manggut manggut
tiba tiba saat Sinta hendak pergi ke toilet., ia sekilas melihat Arya sedang jalan bersama seorang cewek., yang tak lain adalah Tasya.
bukankah itu kak Arya..? kenapa dia sama Tasya.? ah.. mungkin dia lagi ada urusan. pikiran Sinta tidak menaruh curiga sama Arya. karena iya tau, kalau Arya pasti menjaga hatinya.
tapi..? aku penasaran.. ah aku telfon aja kalau gitu.
tuttt tuttt
"assalamu'alaikum kak ..."
__ADS_1
"waalaikum salam sayang.., ada apa..?"
jawab Arya
"kak Arya dimana..?"
"oh ., aku lagi di mall S .. kenapa.? kangen ya sama aku..?" goda Arya
"oh.., sendirian.?" selidik Sinta
"emm.. enggak. sama Tasya. sama temen yang lain juga." kenapa tata nanya begitu..? apakah dia mengetahui ku.. jangan jangan, yang tadi aku lihat benar Sinta.
"oh.., ya sudah kak., hehe.., berarti yang tadi aku lihat beneran kakak." kak Arya jujur, berarti memang dia menjaga hatinya untukku..
"eh.., kamu dimana.?! kamu lagi disini juga.?" tanya Arya sambil melihat lihat sekeliling. siapa tau bisa menemukan Sinta
"hehe.. iya kak. aku lagi disini juga sama Dinda. ya udah.., kakak lanjutin aja kegiatan kakak, aku mau kembali ke Dina" kata Sinta
"baiklah.., kamu nanti pulang sama aku aja. aku sudah hampir selesai., kamu tunggu sama Dina ya.., nanti aku menyusul"
panggilan pun berakhir.., Sinta kembali duduk bersama Rio dan Dina . sementara Dinda sibuk dengan ponselnya karena sedang membalas pesan dari Arya. Arya menyuruh Dina untuk menemani Sinta
"kenapa kamu Din..?" tanya Sinta melihat ke arah Dina
"nggak papa ta., mending kita main di time zone yuk.. atau kita lihat lihat baju." tanya Dina
"kita nonton aja sayang.." ucap Rio
mereka berdebat sejenak untuk menunda waktu sehingga Arya datang., namun sebelum mereka mengambil keputusan., Arya segera tiba di hadapan mereka.
"aku setuju sama Rio., kita nonton" sahut Arya sambil melangkahkan kaki mendekati Sinta
"kak Arya..??!" Sinta kaget karena tiba tiba Arya bersuara, sedangkan ia tak melihat Arya . ternyata Arya datang dari belakang Sinta
"tapi., " kata Sinta
"nggak ada tapi.." tukas Arya sambil menggandeng tangan Sinta untuk segera menuju bioskop. dan di belangnya di ikuti oleh Rio juga Dina
mereka memilih film yang ber genre romantis and action sesuai pilihan Dina . dan kebetulan mereka juga setuju.., dua pasang kekasih yang sedang di mabuk cinta menonton film yang romantis pasti seru kan..?? ya.. mereka sangat menikmatinya
tidak terasa dua jam sudah berlalu. film itu selesai di putar.., mereka kemudian pulang. Rio mengantar Dina., sedangkan Arya pulang mengantarkan Sinta.,
saat di perjalanan hendak pulang.., tiba tiba mobil Arya mogok.
"ahhh.. sial. kenapa harus mogok sih., padahal ini udah malem., kasian tata. pasti ibu juga sudah nungguin di rumah." gerutu Arya sambil mencoba memperbaiki mobilnya
"gimana kak..? " tanya Sinta
__ADS_1
"belom jadi ta., kita naik taxi aja ya.. aku akan mengantarkanmu pulang. biar mobilnya nanti di ambil sopir." jelas Arya
"baiklah..," kemudian mereka menghadang taxi lewat.. namun sudah satu jam lebih, tidak ada taxi yang lewat.
"kakk.. jalannya semakin sepi.." kata Sinta merinding
" tenang sayang.., ada aku disini. sebentar. , aku telfon ibu dulu., takutnya nanti ibu cemas."
kemudian Arya menelfon ibunya Sinta. dan memberitahukan kalau Sinta sedang bersamanya. dan dia juga bilang., kalau mobilnya sedang mogok.
Arya kemudian menghubungi sopirnya supaya datang menjemput mereka. namun., tiba tiba saat telfonnya belum tersambung., , hp nya low bat..
"ahhh.. Sial..! "
" bagaimana kak..? hp ku juga sudah low bat dari tadi.." ibuu.. aku takut..
"sayang.., kamu lihat hotel itu..?!" tanya Arya
"hmm.. kenapa.?" tanya Sinta
"sebaiknya kita kesana. kita menginap disana untuk malam ini. ini sudah terlalu larut untuk mencari taxi. nggak papa ya..? kita jalan kaki ke sana. nggak jauh kok.. kita akan lebih aman disana." jelas Arya
"baiklah kak.., tapi nanti kakakk hubungin ibu lagi."kata Sinta masih hawatir. mereka pun berjalan menuju hotel yang dimaksud Arya.
mereka hendak memesan dua kamar namun sayangnya hanya tersisa satu kamar. mau tidak mau mereka harus saling berbagi kamar satu sama lain..
" segeralah tidur., kamu pasti lelah." kata Arya
"aku nggak bisa tidur kak.," aku nggak bisa tidur sekamar denganmu kak., kita belum muhrim, mana bisa aku memejamkan mata..
batin Sinta kepikiran
sedangkan Arya bisa memahami yang difikirkan oleh Sinta.
" tidurlah di kasur., aku tidur di sofa." jawab Arya singkat
"baiklah.., " aku benar benar lelah..
Sinta segera merebahkan dirinya di kasur..dan tak lama kemudian ia terlelap. Arya melihat ke arah Sinta lalu mendekatinya
" sayang.. kamu pasti capek ya.?" kata Arya sambil memandangi wajah cantik Sinta yang sedang terlelap sambil mengelus rambut Sinta.
Arya menarik selimut untuk menutupi sebagian tubuh Sinta.
Arya mengambil bantal di sebelah Sinta dan mengangkatnya .
Arya menuju sofa dan merebahkan dirinya di sofa itu., ia terus memandang ke arah Sinta, hingga akhirnya tertidur..
__ADS_1