Gadis Ceria Dan Cowok Sinting

Gadis Ceria Dan Cowok Sinting
bagaimana bisa


__ADS_3

" kakakk..." sapa yoga nyelonong masuk ke kamar Sinta


"ada apa dek..?" sambil asik baca novel di meja belajarnya


"hmm.. tadi kakak kemana.? kata mama pergi sama seseorang..?" tanya yoga


"ohh.. gak penting" jawab Sinta


"hmmm seorang pangeran ya kak,.? tadi kata MB Dewi orangnya ganteng.." kata yoga menggoda kakaknya


"hmm emang ganteng sih, tapi sinting, kaya robot.." jawab Sinta


" apakah kakak suka..?" tanya yoga lagi


"sudahlah dekk.. jangan ganggu kakak." usir Sinta


"hmmm oke deh... ya udah aku pergi.. selamat malam kakakk.. semoga mimpi indah, ketemu sama pangeran.." jawab yoga sambil menggoda


yoga pun keluar dari kamar kakaknya, sementara Sinta bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum tidur. setelah selesai, Sinta ganti baju menggunakan piyama kesukaannya. Sinta langsung naik ke ranjang dan menarik slimut menyelimuti tubuh mungilnya.kemudian mematikan lampu dan menyalakan lampu tidurnya


'mimpikan pangeran..? ngomong apa sih kamu dek.,' batin Sinta sambil memejamkan mata


keesokan paginya, seperti biasa Sinta bangun saat mendengar suara adzan subuh. Sinta langsung bergegas ke kamar mandi. setelah keluar kamar mandi, dia langsung mengambil mukena dari tempatnya. diapun menunaikan kewajibannya


setelah selesai, Sinta bergegas menuju kamar adeknya untuk membangunkannya. kemudian Sinta menuju dapur untuk membantu ibunya memasak.., dirumahnya Sinta tidak ada pembantu saat pagi, pembantunya datang jm 06.00 dan pulang jam 17.00 sore, kadang juga lebih awal, tergantung pekerjaannya. jadi setiap pagi hanya Sinta dan ibunya yang memasak.


"akhirnya selesai juga Bu.., kalau gitu Sinta ke kamar ya, Sinta mau siap siap.." kata Sinta kepada ibunya


" baik Sinta.., terimakasih ya kamu slalu bantuin ibu." jawab ibu


" hehe.. sudah seharusnya Sinta bantuin ibu," jawab Sinta sambil tersenyum


" ya sudah.., kamu segera bersiap siap..!" kata ibu

__ADS_1


" oke Bu, " jawab Sinta sambil berlalu menuju kamarnya


seperti biasa Sinta dan yoga di antar sekolah oleh ibunya. saat jam istirahat.., Sinta memilih pergi ke taman untuk melanjutkan membaca novel yang kemarin ia baca. dia duduk di bangku taman sambil ditemani cemilan yang ia bawa dari rumah


" Sinta.." sapa Raka


"ada apa Raka..?" tanya sinta


" enggak papa sihh.., pengen nemenin lo aja. lo nggak bareng sama Nike sama Dina..?" tanya Raka sambil duduk di bangku yang sama dengan Sinta. sehingga mereka duduk bersampingan


"hmmm enggak sih ka, tadi Dina sama Nike pergi ke kantin., Lo nggak ke kantin..?" tanya Sinta


Sinta tau kalau selama ini Raka berusaha untuk mendekati dia. tapi Sinta hanya menganggap dia sebagai sahabat. yaa.. walaupun mereka sekarang dekat, tapi tidak lebih dari sahabat.


"Sinta., makasih ya udah di jadikan sahabat sama Lo.., ya walaupun gue berharap lebih." kata Raka


"hmm iya., maaf ya Raka.." jawab Sinta sambil menatap Raka


" hehehe... santai aja kali. lagian gue udah nemuin gebetan baru.." kata Raka sambil tertawa


"iya Sinta.., sekolah disini. kamu kenal kok.." jawab Raka malu malu


" siapa Raka.." tanya Sinta


"hmm Lo juga bakalan tau.."


saking asiknya ngobrol., Sinta pun lupa sama novelnya., dia merasa lega karena Raka sudah punya gebetan. Sinta yang dulu judes sama laki laki., dia sekarang sudah sedikit mengurangi jedesnya gara gara Raka., dia juga sering ngobrol sama Rio semenjak ketemu sama Raka..


dan semenjak dia sudah terbiasa ngobrol sama laki laki.., Sinta berani membantu ibunya melayani pembeli. yang sebelumnya Sinta kalau di toko kue hanya di dapur menemani koki membuat kue. hingga akhirnya Sinta bertemu dengan Arya


"kak Arya..! " teriak Raka dari dalam mobil dan mengkhentikan mobilnya saat melihat Arya berada di depan gerbang sekolah. Arya pun menoleh..


" kak Arya ngapain disini..,?" tanya Raka

__ADS_1


" ohh.. kakak mau ketemu seseorang..," jawab Arya


"hmm ya udah kalau gitu., Raka pulang dulu ya kak." jawab Arya sambil melambaikan tangan dan mengemudikan mobilnya


Arya mengamati satu persatu wanita yang melewati gerbang. hingga akhirnya menemukan Sinta yang sedang bersam Nike . dan ia segera lari menghampiri Sinta


"ehem..!?" Arya berdedem dan tersenyum ke arah Sinta . Nike yang menyadari kalau Arya menyapa Sinta., dia langsung pamit ke Sinta


"Sinta.., gue duluan ya.." ucap Nike


" ehh.., " Sinta hendak menarik tangan Nike tapi Nike segera berlalu. Arya yang melihat Sinta yang kelihatan enggan melihat ke arahnya malah tersenyum


" saya mau antar kamu pulang" kata Arya singkat


"tapi aku nggak bisa.." jawab Sinta ketus


" saya sudah ijin sama ibu." jawab Arya


" bagaimana bisa..?!" tanya Sinta sambil memicingkan matanya


"ayo..!" ajak Arya sembilan menggandeng tangan Sinta dan segera membuka pintu mobil dan mengurus Sinta masuk. dan Sinta tidak punya kesempatan untuk menolak ajakannya


diam diam Arya sudah sering ketemu sama ibunya Sinta sejak hari itu, dan mereka sudah akrab. Arya sering menanyakan soal Sinta kepadanya. ibunya Sinta pun tidak keberatan ada laki laki yang berusaha mendekati anak.ya.


entah kenapa.., sejak hari itu Arya selalu terbayang bayang wajah sinta. Arya tidak tahu pasti dengan ingatan nya.


teman teman Sinta yang melihat Arya tidak mengedipkan mata., seolah melihat pemandangan yang amat langka


"gantengnya...." ucap seorang cewek


"iya..,! apakah itu pacarnya Sinta..?" ucap temannya lagi


"gila... dimana dia bisa kenal cowok seganteng dia..?! ommmagadd..." ucap temannya hebohh

__ADS_1


mereka terus memandang mobil yang membawa Sinta melaju hingga tidak tak terlihat..


__ADS_2