
•••
arya memasuki garasi memarkirkan mobilnya. lalu ia memasuki rumahnya dengan wajah yang berseri seri
"selamat malam tuan muda.." sapa pak Budi
"malam pak.." jawab Arya sambil tersenyum
pak Budi terpana melihat wajah Arya yang lain dari biasanya.
'ada apa dengan tuan Arya..?' batin pak Budi sambil tersenyum
Arya berlalu memasuki rumah utama.
"ciye... yang habis kencan. wajahnya enak banget di pandang." ledek Raka
"kamu iri..?" jawab Arya
"ngiri..? buat apa kali kak." jawab Raka
"kali aja kamu ngiri karena nggak bisa dapetin tata.." kata Arya
"emang kakak udah berhasil dapetin Sinta..?!" tanya Raka penasaran
"hmmm.. belom sih. tapi kakak yakin." jawab Arya mantap
"hmm baguslah. tetep semangat kak..! pasti kakak berhasil, buktinya.., Sinta mau jalan sama kakak., aku berkali kali ngajak aja belum pernah terwujud.., hehehehe" kata Raka
"haha.. kasian. tapi., gimana dengan gebetan baru kamu.? " tanya Arya
"ohh.. baik dong kak., setidaknya dia nggak sesulit Sinta." jawab Arya
"hahaha.. ya udah kakak naik dulu." kata Arya
'sinta.., apa yang Lo lakuin ke kak Arya.?! kenapa dia jadi gila gitu., ketawanya juga mengerikan. ' batin Raka
•••
pagi harinya di sekolah Sinta., Raka menggoda Sinta yang sedang asik baca novel di taman sekolah
" ciyeee ... yang habis kencan." goda Raka
"Lo ngomong apa sih.?!" tanya Sinta bingung
"nggak mau ngaku sama gue ya.., Lo kemaren kencan sama kakak ganteng kan..?!" tanya Raka
"dari mana Lo tau..?!" tanya Sinta bingung
"tauu lah... gue kan sahabat lo.." kata Raka
"tapi darimana Lo tahu.? " tanya Sinta masih asik memandangi novelnya
"nggak penting lah gue tau dari mana., btw., gimana perasaan Lo jalan sama cowok itu..?" tanya Raka
__ADS_1
"hmm apakah gue harus kasih tau ke elo..??" tanya Sinta menatap Raka
"harus dong ta., gue kan sahabat lo., jadi gue harus masti.in kalo sahabat sahabat gue itu bahagia." jawab Raka asal
" jadi gimana perasaan Lo.?!" tanya Raka
"hmm.. gimana ya ka..?" jawab Sinta senyum senyum malu
"santai aja kali ta,, gue aman kok. nggak bakal gue ceritain ke siapapun." jawab raka
"tapi janji..?!" jawab Sinta
"janji dahh.." jawab Raka sambil mengajukan kelingkingnya. Sinta pun meraih kelingking Raka dengan kelingkingnya
"jadi gimana..?" tanya raka
"hmm.. aku seneng banget. dia awalnya cowok yang nyebelin. sombong., ya.. aku awalnya males banget sama dia. dulu aku manggil dia dengan sebutan kakekk.." kata Sinta
"kokk kakekk..?!" tanya Raka bingung
"iya., dulu aku panggil dia kakak. ehh dianya marah., makanya aku panggil dia kakek.. haha" kata Sinta
"hahaha.. terus..?!" tanya Raka sambil tertawa mendengar ucapan Sinta
"ya.. aku pikir dia sinting. jadi aku tambahin deh kakekk sinting. hahaha.. " kata Sinta sambil tertawa
"ehh.. emang lo kenal sama cowok itu..?" tanya Sinta
"kenal lah ta.. terus, lanjutin dong ceritanya." jawab Raka
"ya gitu.., awalnya dia juga suka ngancam., gue sampel kaya buronan di kejar sama dia." jawab Sinta sambil mengingat
" hahahaha.. terus..?" tanya Raka
"terus., aku nggak tau. lama lama gue merasa nyaman sama dia.." jawab Sinta tersipu
"jangan jangan Lo jatuh cinta lagi sama dia." kata Raka
"nggak tau lah gue., gue nggak tau apa itu cinta." jawab Sinta
"emmm gitu ya., secara Lo kan belum pernah jatuh cinta. hahaha.." ledek Raka
"isshhh... rese Lo." kata Sinta sambil menarik Raka pake novelnya
"hahaha.. ampun deh ta., " jawab Raka
saat mereka asik ngobrol tiba tiba Dina muncul sama Rio
"ngomongin apa sih kalian..?! asyik banget.." tanya Dina.
"eh kita lagi ngomongin Lo., Lo udah jadian kan sama Rio..?!" tanya Raka
Sinta bingung mendengar jawaban Raka., benarkah Dina jadian sama Rio.? ehh tapi kenapa Sinta belom tau
__ADS_1
" beneran Din..??! wahhhh selamat ya.?!!" ucap Sinta
"hehehe.. iya ta. makasih ya." jawab Dina malu malu
Dina dan Rio terjebak friendszone. hahaha..
"ehh.. tapi bentar lagi ada yang bakal jadian lho.." kata Rio
"siapa..?" tanya Sinta lagi lagi bingung
"itu ta., laki laki di depan Lo..? sama sahabat Lo juga.." sahut Rio
"hah..??! Nike maksudnya..??" tanya Sinta kaget
"iya ta.." jawab Dina
"tapi belom ta,, masih usaha. hahahaha..." jawab Raka santai
"ya udah.., masuk kelas yuk. nanti kita pulang bareng yha.." ajak Sinta
"ayo kalo gitu." jawab Dina
mereka berempat lalu masuk ke kelas. mereka belajar dengan semangat. tidak terasa Minggu depan mereka akan ujian.., di sisi lain mereka sangat senang.. di sisi lain mereka juga harus berpisah saat telah lulus sekolah nanti. mereka punya tujuan masing masing pastinya. katanya Raka mau kuliah di luar negri., sedangkan yang lain belom tentu satu kampus saat kuliah..,
mereka melewati hari hari terakhir sekolah dengan berat hati., mereka selalu bersama., ke kantin bersama.., mereka seolah olah tidak ingin terpisahkan. sahabat yang slalu menemani mereka dalam keadaan apapun. semoga persahabatan mereka langgeng sampai tua..,
"teman teman.. gimana perasaan kalian mendekati ujian ini..?" tanya Sinta kepada Raka, Dina, Rio, Nike, dan Deni
"aku seneng ya., bentar lagi kita lulus. tapi aku juga sedih.., aku sedih kalau nanti harus jauh jauh dari kalian." jawab Nike
"sama.. ayo kita pelukan..!!" jawab Deni
merekapun saling berpelukan.
"jangan pernah lupain persahabatan kita ya.." ucap Sinta sambil meneteskan air mata
"iya.., kalaupun besok kita nggak satu kampus., kita harus tetap komunikasi." kata Raka
"iya., kita harus sahabatan sampai tua." kata Dina sambil menangis
"jangan pernah lupain satu sama lain ya.." kata Nike juga nangis
"kita harus sering sering ketemu ya.." kata Rio juga menahan air mata
mereka masih saling berpelukan. mereka enggan melepas pelukan mereka. seolah olah mereka akan segera berpisah..
"kalau gitu. , ayo kita berjanji..!" ajak Sinta sambil tersenyum ke arah mereka semua
mereka melontarkan kembali janji janji yang mereka katakan., mereka berpelukan kembali., lalu saling menyemangati dalam menghadapi ujian.
"KITA SAHABAT SELAMANYA.. SAMPAI TUA..!!"
mereka semua berteriak.
__ADS_1
bagaimana dengan sahabat kalian..?? semoga persahabatan kalian langgeng sampai tua juga ya.. aku sayang kalian..😍😍😚