
...
'nyesel juga gue nggak dengerin Rio waktu itu..' batin Raka
"ka..!! mau makan apa Lo..? jadi nraktir gue kan..?" tanya Rio menyadarkan lamunan Raka. jam istirahat berlangsung..
mereka lagi berada di kantin sekolah.
"hmm.. gue minum aja dehh, belom laper.! Lo pesen aja.,!" sedikit kesal karena di kagetkan
tiba tiba Raka mendengar suara siulan bersahut sahutan. ternyata teman teman Raka lagi memperhatikan 3 orang cewek yang sedang melintas menuju ke kantin juga. mereka adalah Dina , Nike dan satunya lagi Sinta. Dina dan Nike merasa kalau siulan itu pasti buat Sinta. yaah.. itulah yang menyebabkan Sinta jarang ke kantin bersama teman temanya.. dia lebih suka di dalam kelas ataupun ke taman saat jam istirahat.. karena dia merasa risih dengan teman laki laki yang suka menggodanya..
" nggak usah dengerin Sinta.. ayo kita duduk..!" ucap Dina sambil memandangi kerumunan laki laki di kantin ...
"kembali ke kelas aja yuk..! gue males..!" ajak Sinta sambil memandang ke arah Dina dan n
Nike
" jangan dong ta.. gue laper.! salah sendiri Lo terlalu cantik..! udah.. gue yang pesen, kalian duduk " sahut Nike sambil menahan tawa karena melihat ekspresi sinta yang sedikit kesal dengan situasi kantin.
sambil menunggu pesanan datang.. Sinta memilih mengalihkan perhatiannya dengan novel kesukaan.nya..
__ADS_1
tatapan Raka terus mengarah ke Sinta..
'gue harus nyamperin.. ini kesempatan gue untuk lebih mengenalnya..' batin Raka sambil tersenyum lebar
"Din.. gue boleh gabung kan..?? " tanya Raka sambil menunjuk kursi di sebelah Dina.
" gabung..?? " tanya Dina sambil memicingkan mata
"iya.. boleh kan..?" dengan sorot mata memaksa. 'awas aja kalau nggak boleh..! dinaaaa....!! kenapa Lo nggak kasih tau gue kalau punya teman macam Sinta..??!' batin Raka sambil menggelengkan kepala
"oke lah.." jawab Dina sambil menatap curiga ke arah Raka. ' kenapa ni anak..??! pasti ada sesuatu' batin Dina
Raka langsung duduk di sebelah Dina dan berhadapan dengan Sinta. sedangkan Dina berhadapan dengan Nike.
" awww...!" lirih Raka melirik ke arah Dina. Dina membalas dengan senyum penuh makna. Sinta yang melihat Raka di depannya hanya melirik sekilas sambil asik baca novel
"Sinta.. Lo mau masih mau baca novel..? makanannya sudah dateng." ajak Dina
"oke.. ayo kita makan.! " jawab Sinta sambil melihat ke makanannya tanpa melirik ke arah raka
sedangkan di ujung kantin..
__ADS_1
" benar benar Raka..! ngegassss terusss..!" teriak Rio sambil melihat ke arah meja raka.
Raka yang mendengarnya hanya melepaskan senyum di bibir sambil menikmati minumanya dengan memandangi wajah di depannya..
"cantiknya...." gumam Raka pelan. namun kedengaran oleh Dina. Dina langsung melihat ke arah Raka.. sambil menggelengkan kepalanya. Raka yang menyadarinya langsung tersenyum ke arah Dina.
" hmmm kalian bertiga bersahabat ya..?!" tanya Raka mengalihkan perhatian Dina
" hmm iya..! " jawab Nike singkat sambil mengunyah makanannya
" ohh... kalau begitu baguslah..!" jawab Rio sambil memikirkan topik pembicara.an
"ada masalah..??" tanya Dina ketus karena mencurigai sesuatu dari Raka
" enggak sih... tapi kenapa dengan tatapan Lo..? galakk amat.. amat aja enggak galakk.." jawab Raka santai
" awas kalau sampai rumah..!" ancam Dina sambil mendengus kesal
Sinta dengan cepat sudah menyelesaikan makananya karena dia ingin segera kembali ke kelas. ' Dina sama Raka saling kenal..? kelihatannya akrab sekali' batin Sinta..
"ayo kita ke kelas..!!" ajak Nike
__ADS_1
kemudian mereka berjalan menuju ke kelas. Raka pun mengikuti mereka sampai ke dalam kelas. sedangkan Rio menggelengkan kepala melihat Raka dari kejauhan..