
Bu Lastri mengambil map yang ada di laci meja dan memberikan ke Arya
" hmm itu semua adalah foto karyawan yang kerja disini, cuma ada depan orang.., silahkan tuan cermati.," ucap ibu
" hmm baik Bu..," kemudian Arya melihat foto foto yang ada di map. dia melihatnya satu persatu dan berulang kali., namun tidak menemukan gadis yang ia cari
" bagaimana tuan..? " tanya ibu
"hmmm kenapa tidak ada ya Bu..?" jawab Arya masih belum puas
"ibuku sayang..., Sinta pulang ya.. " teriak Sinta sambil membuka pintu ruangan ibunya
dan matanya terbelalak melihat laki laki yang ada di ruangan ibunya..
'bagaimana ini..? kenapa dia disini..' batin Sinta
"maaf Bu.., dia gadis yang saya cari..," ucap Arya begitu melihat Sinta
"ohh.. tuan mencari anak saya..?" tanya ibu heran
"hmm.. iya Bu, ada urusan yang harus saya selesaikan. hmm bolehkah saya minta izin sekalian..?" tanya Arya puas
"tidak Bu.., Sinta mau pulang. mau mengerjakan tugas." jawab Sinta ketus. sambil memasang wajah memohon ke ibunya supaya tidak memberi izin
"Sinta.. tuan ini ada urusan sama kamu, selesaikan dulu urusan kalian.,"
"terimakasih Bu.., kalau begitu kita permisi..!"
ucap Arya dengan segera
"ibuuu. .." keluh Sinta sambil memanyunkan bibirnya
"ya sudah., kembalilah dengan segera.."
jawab ibu
" baik Bu.," jawab Arya
mereka keluar menuju parkiran. Arya tersenyum bahagia, entah apa yang sedang di dikiranya. sedangkan Sinta memasang wajah cemberut dengan tatapan malas
" masuk..!" ucap Arya sambil menatap tajam ke arah Sinta . Sinta pun menurut, entah kenapa dia tidak bisa menolak
di perjalanan tidak ada yang membuka mulutnya. hanya pandangan Arya yang sesekali ke arah Sinta. sedangkan Sinta menatap ke luar jendela
"jadi nama kamu Sinta..?" tanya Arya
__ADS_1
" sudah tau pake nanya.." jawab Sinta sewot
" hmm oke.." jawab Arya kemudian terdiam kembali
" kamu kenapa mencari saya..?" tanya Sinta
" kamu lupa.? atas apa yang telah kamu lakukan ke aku ..?!" tanya Arya
" kann saya sudah minta maaf kakekk.., nggak perlu memperpanjang masalah.." jawab Sinta kesal
" kamu manggil saya kakek lagi..?!!" tanya Arya dengan tatapan tajam ke arah Sinta
" lhahh... waktu itu Aya manggil kamu kakak salah.., aku ganti kakekk sekarang juga salah.., terus aku harus manggil apa..?"
"panggil saya tuan Arya..!" jawab Arya
" apa..?!! tuan Arya..?!!" tanya Sinta heran
" kenapa..? keberatan..? ibu kamu aja manggil saya tuan.." kata Arya
"itu kan ibu..! aku mah ogah..! mending gue panggil Arya sinting aja gimana..?!!" tawar sinta
"Arya sinting..?!!" tanya Arya bingung
"iya.. kan kemarin saya panggil kamu kekekk sinting..?!" jawab Sinta tersenyum. agar lekas damai dan tidak ber kepanjangan..
" hmmm... bukan menghina sih, lebih ke kenyataan aja. kamu ingat.? waktu aku Melayani kamu di toko, aku tanya panjang lebar sedangkan kamu seperti robot..!? sombong lagi..! Emang semua orang kaya seperti kamu ya..? sombong, galak, dingin, suka mengintimidasi..." ucap Sinta panjang lebar
"hmmm..." jawab Arya singkat
"benarkan..??!! baru juga aku bilang.. dasar kakek sinting..!" gerutu Sinta keceplosan
" kamu panggil saya kakek lagi..?!!"
"baiklahh... sekali lagi maaf tuan, saya tidak akan mengulangi lagi.." jawab Sinta sambil tersenyum
"hmm bagus.."
"kalau begitu.., urusan kita sudah selesai tuan. antarkan saya ke toko kue." bujuk Sinta
"tidak bisa.." jawab Arya
"kenapa..?!" tanya Sinta
" temani saya makan siang.." jawab Arya sambil memakirkan mobilnya di salah satu restoran elit
__ADS_1
'teruslahh bersikap manis.. biar urusan dengan kakek sinting ini segera selesai.. semangatttt..!!' batin Sinta
" kamu mau makan apa..?!" tanya Arya
" terserah.." jawab Sinta sambil mengeluarkan novel dari dalam tas
"hmm baiklah.. jus stroberry dua sama steak dua ya mb.., " ucap Arya kepada pelayan yang sudah menunggu di sebelah mereka
"baik tuan.." jawab pelayan segera meninggalkan mereka
"masukkan nomor hp kamu..!" perintah Arya
sambil menyodorkan hp ke Sinta
"haruskah..??!" tanya Sinta
" terserah kalau kamu mau berurusan dengan saya lebih lama." jawab Arya dingin
"kalau begitu bukankah tidak ada pilihan..?!!" jawab Sinta dengan geram sambil memasukkan no di hp Arya
"oke.., nama kamu siapa tadi..?!" tanya Arya
" Sinta" jawabnya malas
"saya panggil kamu tata aja ya..?!"
"terserah.." jawab Sinta sambil fokus sama novelnya. kemudian makanan pun datang.
mereka makan saling diam. setelah selesai makan Sinta langsung menyuruh arya agar segera di antarkan ke toko kue
"ibu.., terimakasih ya, saya sudah diizinkan untuk membawa tata.." kata Arya kepada Bu Lastri
"hmmm.. tata..?" tanya ibu heran
"iya Bu.., saya memanggilnya tata." jelas Arya
"ohh begitu.., kalau ibu boleh tau, nama tuan siapa.? sepertinya tadi tuan belum mengenalkan diri.." kata ibu
"hmm panggil saja saya Arya ibu.., kalau begitu, saya permisi.." ucap Arya hendak pamit..,
" baik lah Arya.." jawab ibu tersenyum ramah
Arya melajukan mobilnya menuju rumah.. dengan hati yang sedang bahagia yang entah kenapa..
'tata.. hmm lucu juga.' batin Arya
__ADS_1
sampai rumah Arya langsung menuju kamarnya. dia tidak memperhatikan Raka yang berada di ruang tv.
'kakakk tumben amat.. mukanya enak dipandang gitu' batin Raka