Gadis Ceria Dan Cowok Sinting

Gadis Ceria Dan Cowok Sinting
kakekk sinting


__ADS_3

hari ini adalah hari Sabtu.. Sinta libur sekolah. dia memilih pergi ke toko bersama ibunya. dia menghabiskan waktunya untuk membantu ibu. walaupun di toko sudah banyak yang membantu. Sinta menyusun kue dengan rapi


"permisi MB.," ucap seorang laki laki


"ehh.. iya kak. ada yang bisa saya bantu..?" tanya sinta


"hmm.." jawab laki laki itu. dia adalah Arya . dia datang untuk membeli kue kesukaanya. mamanya bilang, kalau kue yang di sukainya berasal dari toko itu. toko Bu Lastri, mamanya Sinta. dan sebelumnya dia pernah di ajak mamanya pergi membeli kue di tempat yang sama, seingatnya dia sudah tiga kali mengunjungi toko kue itu


" mau kue yang mana kak..? biar saya ambilkan.." tanya Sinta ramah namun sedikit kesal mengetahui pelanggan yang sangat dingin..


' ini orang..? apa robot..? ditanya nggak jawab' mentang mentang orang kaya..!' batin Sinta sambil menemani Arya memilih kue


"bungkus yang ini..!" suruh Arya tanpa melihat ke arah Sinta


"baik" jawab Sinta sambil mengangkat kue diletak.kan di atas nampan yang ia bawa. lalu dia segera membungkus kue dengan rapi. Arya melangkah menuju kasir untuk membayar kue


"orang kaya mah bebas..! sombong pun biasa." celetuk Sinta sambil berlalu. dan Arya mendengar apa yang di katakan sinta.dia segera membalik.kan badan dan melihat ke arah Sinta


" ngomong apa kamu..?!" ucap Arya mengeraskan suaranya


"ehhh.... enggak." jawab Sinta menoleh ke arah Arya . Arya melambaikan tangan menyuruh Sinta mendekat. dan Sinta pun segera mendekat ke arah Arya


"mmm.. maaf kak, saya keceplosan..!" jawab Sinta santai tanpa merasa dosa.


" apa..?! keceplosan..??" tanya Arya sambil menatap dingin ke Sinta


" maaff kakk.." jawab Sinta sambil menunjuk.kan senyum manisnya dengan terpaksa. supaya urusannya tidak berkepanjangan.


"kamu panggil saya apa..? kak..?! emang saya kakak kamu..?!!" kata Arya


'hmmm ini orang.. nguji kesabaran ku apa ya..' batin Sinta sambil bernafas panjang


"hmm maaf, kalau gitu saya panggil kamu kakekk aja yha, kebetulan saya sudah nggak punya kakekk." jawab Sinta ketus


"apa..?! kakekk..?!" tanya Arya emosi

__ADS_1


"hehehe.. iya kakekk.., cucu minta maaf. tadi cucu keceplosan.." jawab Sinta menahan tawa


Tung ting tung ting.. suara handphone Arya berbunyi. kemudian dia mengangkat telfonnya ...


"hallo ma.. iya aku sudah selesai. masih di toko kue.ini sudah mau pulang.." jawab arya.kemudian dia menutup telfonnya..


"urusan kita belum selesai.." ucap Arya sambil menatap tajam. dan dia bergegas meninggalkan Sinta


"hehehe.. iya kekekk. Kakek anak mama juga ya..?!!" cibir Sinta sambil berteriak ke arah Arya


Arya berlalu meninggalkan toko kue segera pulang.


'bisa bisanya dia manggil gue kakek..' Arya berdecak kesal


"hahaha... sinting kan dia..?!! " tanya Sinta ke Dewi sambil menunjuk mobil arya. dewi adalah penjaga kasir yang tadi melihat keributan anak dari bosnya itu. dia sedikit lebih tua dari Sinta, hanya selisih sekitar 2 tahun


" MB Sinta.., sepertinya dia pelanggan yang sering ke sini lho. saya pernah melihat dia bersama ibunya beberapa waktu lalu. yaa.. walaupun yang sering ke sini mamanya.. tapi MB Sinta harus hati hati melayani pelanggan.." jawab Dewi sambil memperingatkan


"hehehe... iya Mb Dewi santai aja ya.. lagian kok ada orang macam dia.." jawab Sinta sambil menggelengkan kepala


"ibu.. " panggil Sinta mendekati ibunya yang sedang membantu koki di dapur kue.


" iya sayang.." jawab ibunya sambil menatap sinta


"hmm dari sekian banyak pelanggan ibu, yang pernah Sinta layanin, kok ada orang macam dia. dan baru Sinta temuin hari ini. dan kata Dewi dia salah satu pelanggan." jawab Sinta


"macam dia gimana maksudnya..?!" tanya ibu bingung


"hmm kakekk sinting sih lebih tepatnya., haha


dia itu kaya robot Bu, ditanya gak jawab, ngomong seperlunya, tapi masalahnya dia anak mama sepertinya.., hahaa" ceracau Sinta nggak jelas


" ibu nggak tau maksud kamu sinta..??" jawab ibu sambil menghela nafas


"hmm... sudah lah Bu, lupakan..! mending kita makan siang aja yuk..!" ajak Sinta

__ADS_1


"hmmm boleh juga.." jawab ibu


kemudian Sinta dan ibunya pergi meninggalkan toko untuk makan siang


di rumah Raka


keluarga Raka sedang makan siang bersama di rumah, termasuk Arya. saat yang lain berbincang sambil menikmati makanan, Arya milih diam seribu bahasa sambil mengingat kejadian di toko kue tadi. ' hmm siapa ya gadis itu..?'


"uhukk.." suara Arya tersedak minuman


"kenapa nak..,? minum pelan pelan, nggak ada yang minta punya kamu.." tegur mama


"nggak papa ma..," jawab Arya


" mikirin cewek ya kakk..?!" goda Raka


"apasihh Raka..! selesaikan makan nya.." jawab Arya


"kalau iya nggak papa juga kali kak.." jawab Arya


"hmm" Arya memilih diam


"hmm Arya, besok papa sama Mama mau ke Bangkok ngurus perusahaan yang di sana. papa nitip Raka ke kamu yha..! dan kamu handle urusan kantor selama papa pergi.." ucap papa sambil menatap Arya


"papa jadi mau ke Bangkok..?! kalau begitu papa sama Mama hati hati ya.. jangan kecapekan.an.." jawab Arya


" iya Arya.. mama akan mengingatkan papa kamu nanti" jawab mama


"Raka nggak boleh seenaknya sendiri ya selama papa nggak di rumah..!" tegas papa


"siap pa..!!" jawab Raka


setelah makan siang selesai, aryamasuk ke dalam kamar dan segera mendekati meja kerjanya. dia melanjutkan pekerjaan yang harus segera di selesaikan.


saat pekerjaan sudah selesai.. dia kembali mengingat gadis yang tadi sempat bertengkar dengannya.

__ADS_1


"kenapa aku harus mengingatnya sihh.." gumam Arya sambil mengacak rambutnya


__ADS_2