
•••
hari pun berlalu., dan bulan pun berganti.., Sinta memasuki kampus PERMATA dengan hati gembira. ia telah lama mengimpikan kampus tersebut. dan kini ia telah berhasil memasukinya.
kali ini ia berangkat dijemput oleh Dina dan Rio., mereka berangkat bertiga, Dina merasa tak enak hati dengan sahabatnya itu. ia merasa sebagai obat nyamuk bagi kedua sahabatnya itu.
"Dina, Rio, tapi aku ganggu kalian nggak nih..?" tanya Sinta
"ngomong apa sih kamu ta., nggak ada yang terganggu disini" kata Rio
"hehe.. ya kali aja ganggu."
itulah obrolan kecil mereka di depan kampus. lalu mereka memasuki kampus bersama sama. mereka mendapatkan teman baru, seketika mereka ingat dengan para sahabatnya yang sudah memasuki dunianya masing masing.
tidak terasa sudah hampir satu semester kuliah. Sinta lagi duduk di taman sambil baca novel, kali ini dia tidak bersama dengan dina. Dina dan Rio lagi di kantin buat jajan, seperti waktu SMA dulu, ia lebih memilih duduk menyendiri di taman. Sinta mengecek groub chat persahabatan di hpnya, ada pesan masuk dari Nike.
"teman temannnnn...." Nike
"hallo nikee...." sinta
"haii..." Dina
"kokk cuma kita bertiga..?? yang lain pada kemana.?" Nike
"ini Rio lagi sama gue.," Dina
"rakaaaaa....!!! Deni....!!" Sinta
"hehehe.. hallo teman teman, maaf telat." Raka
"apa sih pada brisikk.. kangen ya sama gue..??!!" Deni
"heh..! sejak kapan Deni genitt kek gitu..?" Dina
"hahaha.. udah punya pacar kali dia.," Nike
"Nike belum punya pacar emang..?? hehe " "Sinta bagaimana dengan kakak ganteng.."Rakaa
Sinta pun senyum senyum sendiri melihat ke hpnya. ia jadi teringat Arya. ia memandangi sekelilingnya, ada beberapa mahasiswa yang duduk berdua.an dengan pasangan masing masing
__ADS_1
kak Arya kemana ya..? udah seminggu ini dia nggak ngasih kabar ke aku, apa dia sudah punya pacar ya.? akukan bukan pacarnya, dia cuma nganggo aku sebagai pacar saja..
Sinta menghembuskan nafasnya dengan panjang. tiba tiba ada seseorang menghampirinya yang tak lain adalah Alex yang selalu mengejarnya
"hai Sinta.." alex
"ada apa.? tanya Sinta cuek
"nanti malam ada acara nggak ?? aku mau ngajak dinner" kata Alex
"maaf Lex, aku nggak bisa."
"kenapa nggak bisa, kenapa kamu selalu menolak ajakan ku,..?"
"nggak papa Lex, maaf aku nggak bisa" ulang Sinta
bagaimana dia selalu menolak ku..?! Padahal nggak pernah ada cewek yang menolak ajakan ku, batin Alex
Dina dan Rio pun datang menghampiri Sinta. Sinta merasa tenang dengan kehadiran kedua sahabatnya itu. ia tidak mau berlama lama dengan Alex, karena sikap Alex terkadang berlebihan sebagai teman. Sinta merasa tidak nyaman dengannya.
Dina dan Rio mengajak Sinta untuk pulang bersama, namun Sinta tidak mau karena ia akan pergi ke toko buku. akhirnya Dina dan Rio pulang meninggalkan Sinta. Sinta menunggu taxi di depan kampus, namun tiba tiba ada suara klakson mengagetkannya. dan ia segera menoleh, tenyata..
bippp bippp.......
"ayo masukk..!!" ajak Arya
Sinta pun masuk ke dalam mobil, dan memasang sitbelt nya. ia masih tersenyum bahagia karena kedatangan Arya., sudah seminggu ia tidak bertemu
"kenapa senyum senyum terus..?" tanya Arya mengagetkan Sinta
"aku_ aku seneng banget kak" Sinta sambil tersenyum ke arah Arya
"kenapa..?" sambil fokus menyetir
" aku seneng ketemu sama kak arya. udah lama nggak ketemu kak Arya.. kak Arya juga nggak ngasih kabar sama sekali sama aku.." jelasnya dengan wajah pias
"kenapa wajahmu seperti itu..?" tanya Arya
"nggak papa kak.."
__ADS_1
kak Arya beneran udah punya pacar ya..? kenapa kak Arya nggak pernah kasih kabar lagi sama aku,, kak Arya kenapa nggak menjelaskan apapun sama aku..?
tiba tiba wajah Sinta berkaca kaca hendak mengeluarkan air matanya. namun ia menahannya.
"tata.." kata Arya
"iya kak, ada apa..?"
"maaf ya, aku kemaren sibuk . banyak kerjaan jadi nggak sempet ngabarin kamu." jelas Arya
"iya kak. nggak papa" sibuk punya pacar kan..? iya kann..? pikiran Sinta kemana mana
"kita mau kemana..?" tanya Arya
" ke toko buku aja kak. ehh tapi kak Arya sibuk nggak..?" tanya Sinta
"kalau aku sibuk, nggak mungkin sedang bersama kamu." kata Arya
Sinta pun diam dengan pikirannya . pikiran buruk tentang Arya . kenapa aku jadi mikirin kak Arya terus, emang aku siapanya kak Arya..? Sinta... Lo nggak boleh berpikiran buruk tentang kak Arya.. kak Arya mau punya pacar atau tidak bukan urusan Lo.. beton Sinta
merekapun sampai di toko buku, Sinta memilih milih buku., sedangkan Arya hanya mengikuti Sinta. dari kejauhan ada sepasang mata yang memandangi Arya. dan ia segera mendekati arya . Sinta sedang mengantri di kasir dan melihat ke arah Arya yang sedang ngobrol dengan seorang wanita. tangan wanita itu bergelayutan di tangan Arya. sedangkan Arya berusaha menepis tangan wanita itu. "memalukan.." batin Arya
Tasya..??!! bukankah itu seorang model yang lagi naik daun..? kenapa bersikap seperti itu sama kak Arya..?? atau jangan jangan.... dia pacar kak Arya. pantes saja kak Arya udah nggak pernah chat aku. ternyata dia benar benar sibuk dengan pacarnya. wanita itu.., cantik, sexi juga., seorang model terkenal lagi.., siapa juga laki laki yang tidak menyukainya..penampilannya juga lebih rapi dari aku.. pantes saja kak Arya suka sama dia., tapi kenapa hatiku sakit saat melihatnya dengan kak Arya.. batin Sinta sambil meneteskan air matanya.
setelah mendapat giliran, Sinta segera membayar bukunya. kemudian menghampiri Arya yang masih bersama Tasya
"hallo kak.., aku pulang duluan ya.., maaf ganggu" kata Sinta sambil tersenyum ke arah Arya dan Tasya. wajah Arya pias.., sedangkan Tasya menatap Sinta dengan sinis
"tata... tunggu..!" teriak Arya
namun Sinta berlari dengan sekuat tenaga. ia bergegas meninggalkan toko buku itu dan segera menghadang taxi yang kebetulan lewat. ia masuk ke dalam tadi dengan air mata yang mengalir tiada henti..
kak Arya..?? apakah aku sedang cemburu..
hatiku sakit saat melihat kak Arya sama model cantik itu. walaupun aku tau, kak Arya sangat serasi dengan wanita itu.
.
.
__ADS_1
.
.