gadis desa menikah dengan miliarder

gadis desa menikah dengan miliarder
BAB 12


__ADS_3

setelah sampainya di rumah,putri langsung mengantarkan mama nya masuk kamar untuk minum obat dan istirahat, setelah nya dia pun pamit untuk istirahat ke dalam kamarnya.


didalam kamar.


"knpa,knpa aku menaruh rasa padanya sudah jelas kami berbeda kasta,aku sampai seperti ini pun berkat mama Maya,aku hanya gadis desa yang pergi ke kota untuk merubah nasib keluarga"ucapnya sambil menangis,


"sudah cukup,tidak usah menangisi ini,kau harus bangkit sekarang aku harus berbenah diri dan membuktikan bahwa yang di katakan om wisnu itu salah besar aku tidak mengincar harta mama maya,aku akan buktikan bahwa aku bisa sukses dan maju."tak lama ponselpun bunyi menandakan ada panggilan masuk


G:Hallo,lu udah pulang dari pesta?


P:udah,knpa?


G:gpp,gua nanya aja


P:ouhh


G:lu knpa ke abis nangis gitu?


P:gue gpp,gue tutup ya ngantuk banget


tanpa ada jawaban sambungan pun terputus,putri pun mulai memejamkan mata


disisi lain gara merasa bingung tidak biasa nya sahabatnya ini seperti ini.


.


.


berbeda di Mension dimana situasi semakin panas,pedebatan seorang ayah dan anak sulung nya semakin mendebarkan bagai mana tidak,Lian akan di pulang kan ke Landon dan mengurus perusahaan yang berada di Landon sana,jelas pria itu menolak dengan keras.


"pa,cukup sampai kapan papa ngatur hidup ku hah,aku mencintainya,apakah salah aku mencintainya"


"jelas salah dia berbeda kasta dengan kita,dia tidak jelas asal usulnya dan ya dari segi apapun dia tidak ada apa apanya di bandingkan lili"


"cukup pa,lili lili lili hanya itu yang papa sebutkan,jangan bandingkan dia sama lili pa,lili tidak ada apa apanya di bandingkan putri "


PLAK


"CUKUP Lian kau sudah keterlaluan"


"hah,ayo pa pukul aku,pukul sampai papa puas,tapi ingat pa,aku akan terus ngejar dia,dan yaa,papa belum tau sikap asli lili dan kebiasaan buruk dia kaya gimana"


Lian pun pergi meninggalkan sang papa sendiri.


Brakk


Lian membanting pintu kamarnya,dia kesal dengan papa nya yang selalu mengatur hidupnya,dia sudah besar dan dia punya pilihan sendiri.dia pun mencoba menghubungi putri tapi sayang tlpon nya tak di angkat


"besok aku akan menemui mu"ucapnya


.


.

__ADS_1


.


pagi pun tiba,dimana Lian sedang dalam perjalanan menuju rumah Tante Maya


"aku akan meminta maaf,dan aku akan memperjuangkan cinta ku "


Ting tong


Ting tong


pintu pun dibuka,dan nampaknya Tante Maya disana


"ada apa,masih belum puas keluarga mu menghina anak saya"


"saya kesini untuk minta maaf atas perbuatan papa saya Tan,saya kesini ingin memperjuangkan cinta saya"


"sebaiknya kamu pergi Lian,saya tidak ingin putri saya hancur mengingat kejadian semalam "


"tidak Tante,saya tidak akan pulang"


"hurff kau dari dulu tak pernah berubah"


tak lama suara mobil datang dimana disana menampakan gara turun dari mobil ingin menemui sahabatnya,


"assalamualaikum tan"


"waalaikumsalam gar tumben pagi pagi kesini"


"ada kalian silahkan duduk Tante panggilkan"


Bu Maya pun pergi meninggalkan mereka.


"kau,knpa kau kesini pagi2"tanya gara sinis


"bukan urusan mu"


"cih"


didalam rumah trlihat putri sedang bercermin,tak lama pintu di ketuk dan masuk lah Bu Maya,


"nak di luar ada gara,da-n Lian "


"Meraka ada apa pagi² kesini ma"


"lian ingin meminta maaf,dan gara kelihatan khawatir terhadap mu nak"


"hmm baik lah aku akan menemuinya,


oiya ma,hari ini aku tidak ke butik dulu apa boleh"


"tentu sayang kau istirahat lah"


"makasih ma,aku akan menemui mereka di luar "

__ADS_1


"hmm iya syang"putri pun keluar untuk menemui mereka


'malangnya putriku seperti nya dia masih memikirkan kejadian semalam 'batin Bu Maya


putri pun keluar menemui mereka,


"gara pagi pagi kesini ada apa"


"gua khawatir sama lu"


"gue gpp"tiba tiba tangan putri di tarik oleh Lian


"put aku mau bicara berdua,tidak disini disini ada pengganggu"


"ehh lu siapa hah,lepasin tanggan putri" gara pun ingin melepaskan tanggan putri dari genggaman tangan Lian,Lian yang sudah tersulut emosi langsung menghajar gara,


bugh bugh


gara yang tak mau kalah pun memukul Lian


bugh bugh bugh


"STOOP"


"kalian pergi dari rumah ini sekarang"


mereka pun berhenti dan menatap putri,hal yang tak terduga pun terjadi Lian dengan gerakan cepat mengangkat putri seperti mengangkat karung beras dan memasukan nya ke dalam mobil


"hey,kau apa apaan mau di bawa kmna putri Hey"gara pun mengejar tapi sayangnya mobil melesat dengan cepat


"hey lepaskan aku Lian"


"tidak akan,kau hanya milikku"


"kau sudah gila hah"


"ya aku gila karna mu"


"Lian berhentu atau aku akan meloncat"


"jika kau berani silahkan"


tanpa di duga putri pun membuka pintu mobil dan


hap


dia meloncat dan terjatuh


ckitttt


"shitt"Lian pun buru buru turun dan melihat keadaan putri yang lari terpincang² karna luka di lututnya


"putri tunggu kau mau kemana hey"dengan kencang Lian pun bisa menggapai putri lalu menggendongnya ala bridal style.

__ADS_1


__ADS_2