
beberapa bulan kemudian si dingin itu mulai menghangat,dimana dia selalu memperhatikan putri,
sedangkan yang selalu di perhatikan sedang sibuk mengurus butik sang mama,yang sekarang di kendalikan oleh anak kesayangannya itu,dan Queenbutik semakin maju setelah di jalankan oleh anaknya ini,bukankah sebuah keberuntungan yang baik.
pagi ini dimna butik sedang di sibukan membereskan gaun pesanan seseorang, dimna seseorang ini bernama Lili,Lili anak dari pengusaha ternama dan Lili dia yang terus mengejar cintanya brilian dari jaman dia masih kuliah dulu,
"mbak,ini gaunya sudah bers,"ucap pekerja yang bernama Sinta
"baiklah sin,tolong simpan dengan baik dan jangan sampai pemiliknya akan marah marah seperti sebelumnya"ucapnya Karna bukan kali ini saja dia memesan butik di Queen butik,sudah beberapa kali bahkan jadi langganan nya,tapi ya,namanya juga orang kaya,ada yang sombong seperti Lili ini,yang suka semena mena hurf..
"baik mba"ucap Sinta paham
30 menit kemudian yang di tunggu pun datang,dimana di memakai mobil mewah yang selalu ia kendarai,dan turun lah seorang Liliana Anderson,siapa yang tak kenal keluarga Anderson, keluarga yang sangat kaya, hampir sama dengan keluarga domani,tapi ya, keluarga domani lebih unggul dari segala hal UPS wkwkw.
"selamat pagi nona,"ucap putri membungkuk menyapa sang pelanggan yang di nantinya,
"hmm"jawabnya dengan wajah sombongnya
"dimna gaunku apakah sudah siap, karena aku tidak mau berlama lama karna urusan ku masih banyak"sambungnya dengan wajah yangsama
"tentu nona sudah siap semuanya"jawab putri dengan nada lmbut nya,karna dia harus sabar menghadapi customer seperti ini,
dan bajupun dicoba,dannn......taraaaaaaa
hasilnya sangat cantik dan memuaskan,
"hmmm,cantik"ucapnya ini adalah pujian pertama yang ia berikan
"berapa gaun ini"tanyanya
"ini didesain khusus nona,jadi harganya lumayan mahal,harga gaun ini 80 juta nona"jawab sang disainer yaitu putri.
"cihh, harga segitu kau bilang mahal,aku terbiasa membeli dengan harga melebihi itu,"sombong nya
"maaf nona"
dia pun mengeluarkan kartu ajaibnya dan langsung membayarnya dan membawa gaun itu pergi.
"hurf, akhirnya beres"kini pun waktu menunjukkan pukul 17;00 dimna para pekerja sudah pulang tinggal sang anak pemilik butik yang akn hendak pulang,
Ting ponsel pun berbunyi menandakan ada notifikasi masuk
mama :nak kmu masih di butik?
me:iya mah ada apa,?
mama:cepet pulang nak dirumah ada Lian mau ngajak kamu keluar
me:iya ma
__ADS_1
'tuh orang knpa sering ke rumah mama'dalam batin nya
putri pun hendak pulang mencari ojek,oiya hari ini dia membawa motor tapi sayang motor yang di kendarai nya tiba² mogok dan terpaksa harus masuk bengkel,jadi mau tak mau hari ini dia pun mencari ojek online,belum sempat dia memesan datang seorang pria tampan dengan mobil mewahnya.
tiinnnnn, seseorang membuka kaca mobil dan nampak lah gara disana,wahh sebuah kebetulan yang tak diduga.
"lagi ngapain"tanya'a
"mau pesen grab knpa,"
"tumben gak bawa motor"tanya nya gak biasa nya dia pesen grab
"motor gue mogok,terus masuk bengkel,"ucapku
"mau di ganti kali,knpa gak ganti aja siih"ucapnya bukannya menyuruh nya masuk malah mengajak ngobrol dasar si garaga fiuhh.
"gak ada niatan anterin gue gitu" ucapnya seball
"uppss,sorry sorry"diapun turun dan membukakan pintu untuk sahabat karibnya
"silahkan tuan putri"ucapnya
"makasih "
gara pun melanjutkan mobilnya menuju rumah Bu Maya.
tibalah didepan rumah Bu Maya dimana Disitu sudah terparkir mobil yang sangat mewah,gara pun bingung mobil siapa itu,dia sangat hapal mobil Bu Maya yang mana,
gara pun ikut dengan putri masuk rumah,dan sudah nampak disana pria tampan nan gagah,
"assalamualaikum"salam dari mereka barengan,Bu Maya dan Lian pun menengok
"waalaikumsalam ehh ada gara"
"iya Tan,tadi ketemu di jalan,sama putri katanya motor dia mogok,"ucapnya
"loh,sayang motor kamu mogok,"kata Bu maya
"iya mah,tiba tiba tadi mogok,untung Deket bengkel"kata putri
"syukurlah klo udh masuk bngkel"
"ekhem, put kmu siap² terus kita berangkat untuk makan malam,"ucap si dingin Lian itu
"ha-h iya,"jawabku
"iya nak,Lian nungguin kamu dari tadi loh"
aku pun melirik gara karna tak enak jika harus meninggalkan dia
__ADS_1
"berangkat abis magrib aja tanggung soalnya"kataku
"emmmm baiklah"dengan wajah dinginnya
dan setelah sholat Maghrib,aku bersiap siap untuk makan malam dengan Lian,tak lupa ku ajak gara juga dan ternyata dia langsung mengiya kan ajakan ku,
dan didalam mobil terjadi keheningan.oiya mereka duduk dengan posisi Lian menyetir dan di sebelah Lian gara dan putri di belakang,bukankah aneh pemirsa Lian yang mengajak putri tapi lihat si garaga malah nyerobot dduk di depan dengan si dingin.
"ekhem,kita akan makan kemana put"tanya pria dingin itu kepadaku
"aku terserah saja "ucapku
"kau tidak menanyakan padaku"sahut gara
"kau siapa suruh kau ikut hah"sentak Lian pada gara
"hey,aku ini pacar nya putri knpa juga aku tidak ikut hah"tidak kalah nyolot
"aaa-pa kau dengan dia pacaran sejak kapan"tanya Lian padaku
"aaa-ku sama ga--"belum sempat selesai gara sudah menimpali seperti biasa
"sejak kau belum hadir di kehidupan kami"ucap gara
aku hanya diam,knpa juga harus menyahut toh biarkan saja Kami hanya bertema dan siapa dia harus tau detail tentang hidupku
tak lama mereka pun sampai di lestoran,dan memesan menu yang mereka ingin kan,selesai makan mereka langsung pulang
Lian pun mengantar kan putri untuk pulang,sejak perdebatan tadi tidak ada yang bicara Lian mau pun gara.
malam berganti pagi,dimna hari ini gadis manis sedang bersiap siap untuk pergi ke butik sang mama.
disisi lain Lian sedang tidak bersemangat untuk bekerja hari ini,dia masih nyaman rebahan di atas kasur nya,
"apakah benar mereka pacaran"tanyanya pada diri sendiri
diluar sana terlihat seorang gadis remaja yang hendak masuk ke kamar sang kaka tercinta.
"Kaka blm bangun,emng gak ke kantor hari ini"tanya sang adik
"aku malas"sahutnya singkat
"what,sejak kapan Kaka malas bekerja seperti ini,biasanya Kaka yang paling menyibukan diri untuk bekerja,tapi lihat lah sekarang, oiya ka semalam aku melihat mu makan malam bersama ka putri dan pacarnya"ucap sang gadis tak lain adalah alisya adik satu² nya Lian
'apa jadi benar mereka pacaran'batin Lian
"kau habis darimana semlm hah?"sentaknya
"aku habis makan malam bersama mama dan papa,ka ayo turun kita sarapan "ucapnya lalu pergi meninggalkan sang kaka.
__ADS_1
"hah,sialan tenyata dia sudah memiliki kekasih,tapi tidak ada yang bisa merebut mu dariku'ucapnya dalam hati