
1 Minggu setelah pertemuan di mansion itu,
kini brilian atau bisa di sebut Lian telah mnjalan kan tugas nya sebagai CEO di perusahaan domani.
"huft,berkas berkas ini sangat menjengkelkan"keluhnya karna merasa lelah di hadapkan dengan berkas berkas tersebut setiap harinya.
tok,tok,tok suara pintu di ketuk dan masuk lah seorang pria tidak lain adalah sekertaris direktur dingin itu,dia adalah Janu pria perawakan tinggi bahkan pesona nya tak kalah dari sang tuan nya,
"maaf tuan hari ini ada meeting pentik persama klien yang dari bangkok"lapornya kepada sang tuan
"ahhh aku hampir lupa,baiklah kau siapkan Saja semua nya jika sudah beritahu aku"sekertaris Janu pun mengangguk dan pergi
singkat cerita pekerjaan pun selesai kini waktu sudah menunjukan pukul 17:00
dimna para pekerja sudah berhamburan keluar dari kantor tersebut,kini keluar lah sang direktur yang hendak pulang untuk istirahat,menghilangkan rasa penatnya karna hari ini cukup padat pekerjaan yang dia kerjakan,
tidak heran meskipun banyak pegawai bahkan dia di bantu sekertaris Janu,tetap saja dia yang harus menandatangani berkas berkas nya.perusahaan yang sangat besar apalagi nama perusahaan domani sudah menyebar luas kmna²,tidak di bidang properti,tapi perusahan domani juga pembisnis kelas kakap yaitu pengusaha berlian pula..
WOW bukan kan sangat penakjubkan pemirsa.
kini Lian sudah sampai di apartemennya
knpa dia tidak pulang ke mansion ya karna si dingin ini tidak suka keributan dia suka ketenangan,karna di mansion ada seorang adik perempuan nya yaitu alisya yang sangat sangat petakilan layaknya bocah berumur 7 tahun padahal dia sudah 17 tahun emng dasar anak bungsu yah guys,hihihi
"hurf, akhirnya aku menemukan mu"ucapnya sambil merebahkan badan nya di atas kasur mpuk tersebut,dia pun mencoba memejamkan matanya.
disisi lain putri sedang mengurus mamah angkat nya yang sekrng sedang tidak enak badan akibat kelelahan mengerjakan pekerjaan di butik akibat terlalu banyak pesanan gaun akhir akhir ini.
"mah sudah aku bilang mamah jngn terlalu lelah"ucapku sambil memberikan obat untuknya
"iya nak,kamu tau sendiri akhir-akhir ini banyak bnget pesenan gaun syng"katanya
"iya mah putri tau,tapi mah,biar aku aja nanti yang urus semua nya mamh cukup dirumah istirahat yah,biar aku yang urus semua nya"kataku
"tapi nak kan kamu mau lanjut kuliah,urusan butik biar mamah yang atur sayang"tetap bersikeras agar aku melanjutkan kuliah
"mah,soal kuliah nanti saja aku pengen jalanin bisnis butik mamah dulu untuk sekarang lagi pun aku belum siap untuk kuliah nanti kalo aku udh siap aku akan kuliah dan akan mengurus butik mamah"jawabku panjang lebar
"baik lah nak,jika itu mau mu mamah tidak memaksa asal kamu bahagia sayang"ucapnya sambil tersenyum kepadaku
"makasih mah"aku pun tersenyum lalu memeluk mamah.
__ADS_1
ohh ya soal bi surti dia telah berhenti bekerja karena anaknya mempunyai anak jadi BI Surti di rumah mengurus sang cucu.
sekarang ada pekerja baru namanya Sri yang mengurus rumah.
singkat cerita,malam pun tiba aku sedang asik membaca novel kesukaan ku di NOVELTOON yang berjudul gadis desa menikah dengan miliarder.
tiba tiba ada notifikasi dari handphone ku tak lain tak bukan adalah sahabat ku yaitu gara,gara adalah sahabat ku dari setahun lalu dia anak seseorang yang mempunyai caffe di Jakarta timur,usia dia 22 tahun dia tampan,putih dan tinggi.coba bayangin ya, wkwkw
G:*put kluar yu mmpung malming nih,gua lbur*
P:*jalan kemna gar,malm malam gini
G:*gua mau ajak lu ke taman*
P*hmmm,gua harus izin ke mamah dulu*
G:*soal izin biar gua,lu tenang aja,gara darendra si jagonya*
P:*sa AE lu krupuk alot haha*
G:*enak aja gua tampan begini lu bilang krupuk alot awas lu jatuh cinta nanti*
P:*dih amit² dah gua*
P:*ck*
G:*udh ah gua OTW siap siap lu Yee gua nyampe blm bers gua tampol lu*
P:*iya iya bawel *
tak heran kenapa seakrab gini karena emng kita itu ngeklop klo sama sama humble.bukan begitu.
gara merupakan sahabat ku sejak setahun lalu,dimna dia yang menolong ku dari pereman yang akan meleceh kan ku dulu,
flashback on
dimna di hari itu aku pulang dari butik sendiri berjalan kaki karna lupa tidak membawa uang,akupun di hadang preman saat ingin pulang, preman tersebut berjumlah 3 orang aku di paksa untuk ikut dengan nya beruntung di pertengahan jalan seseorang lewat yaitu gara penyelamat di hari itu untuk ku,aku pun berteriak meminta tolong kepada dia
dia turun dari mobil dan langsung menghajar habis ketiga pereman tersebut,dan preman tersebut pergi ketakutan
aku pun sama ketakutan dia pun menghampiri ku dan bertanya
__ADS_1
"are you okey"tanyanya
aku hanya mengangguk,dia menyodorkan tangan nya aku sambut dan kami saling menatap,dia pun mengantar kan ku pulang,dan disitu lah kami mulai dekat dan menjalin persahabatan hingga kini
flashback off
brumm brumm brumm terdengar suara bising motor gara,tak lama dia pun masuk menenteng roti kesukaan mamah Maya
"assalamualaikum tan"
"waalaikumsalam ehh gara,apa kabar nak lama gak mampir ke rumh tante"
"hehe iya nih Tan,gara aga sibuk sekarang ngurus bisnis papa"
"wahh, Alhamdulillah pembisnis muda"
"aamiin Tan,doain ya Tan semoga bisa sukses dan lamar anak tante"
"Tante doain yang terbaik buat kamu"
aku pun menyahut
"ee ee eeh ngelamar ngelamar enak aja lu"
"haha becanda kali tapi aamiin dah siapa tau kita jodoh iya gak tan"aku yang mendengar hanya mendengus dan mamah Maya hanya terkekeh,begini lah kalo ketemu gak pernah akur
"Tan aku mau izin ajak putri keluar apa boleh"izin nya
"tentu asal jaga baik baik ank tante"
"itusih pasti Tan,GK usah khawatir soal menjaga dia,saya masukin kantong kresek nanti "jawabnya sambil tertawa,sontak saja mamah Maya pun tertawa
"kamu ini bisa saja "tak hntinya tertawa,aku hanya mendengus kesal
dan akhirnya kami pun keluar
setiba nya di taman begitu banyak penjual kakilima yang berjejer,akupun mulai kesana kemari untuk membeli jajanan tersebut
dari mulai,gulali warna warni,telor gulung, seblak,cilor,cibay,dll
itusemua tak luput dari gara yg membayar nya hehe lah kn dia yang ajak iyakann
__ADS_1
kami pun mulai mncari tempat duduk untuk memakan makan tersebut