
putri pun bangun di pagi hari yang cerah ini dia bergegas ke kamar mandi dan mencuci muka dan gosok gigi niatnya hari ini ia akan pergi untuk berjoging ia pun berganti pakaian dan keluar dari rumah
" selamat pagi " ucap Aryan sontak putri yang sedang minum pun di buat kaget
" ar-yan kenapa ada di sini"tanya putri
"aku menginap semalam ada apa kamu terlihat sangat kaget seperti melihat hantu saja"
"eumm itu ti-dak" putri pun memutuskan untuk pergi dari hadapan Aryan namun langkah nya tertahan
"kita harus bicara"
"ak'u -"
"aku ingin menjelaskan kenapa aku tidak datang lagi ke rumah sakit lagi waktu itu"
"tidak perlu aku sudah mengetahui nya" ucap putri
"mengetahui apa?"
" aku tau Ar kenapa kamu gak Nemuin aku lagi karna kamu merasa kecawa kan sama aku "
" iya memang aku kecewa sama kamu dan aku berniat melupakan mu tap-"belum sempat Aryan menyelesaikan bicara nya putri langsung berdiri
" iya aku tau Ar aku memang salah tapi asal kamu tau itu spontan keluar dari mulut aku,aku gak ada niatan untuk membela dia toh aku udah bilang kan aku gak bakalan mungkin balik lagi sama dia,aku udah nyaman sama kamu Ar"
"dengerin aku dulu aku belum selesai bicara "ucap Aryan
"udah Ar aku gak butuh penjelasan dari kamu lagi udah cukup,dan ya kamu pergi dari rumah ini aku gak mau ketemu kamu lagi,toh kamu udah ada yang baru kan
kamu keren ya bilangnya sayang sama aku cinta sama aku bilang bla bla tapi ternyata kamu punya cewe selama ini hahaha aku yang memang bodoh percaya omongan laki laki"ucap putri mendongak kan kepalanya ke atas agar jangan sampai air matanya menetes ia tiba tiba teringat kejadian dimana Aryan di peluk perempuan itu
" put hey kamu salah paham dengerin dulu,dia cuman mantan aku dulu,bahkan aku baru bertemu dengan nya selama 10 tahun terakhir " ucap Aryan
" mantan,yang dulu pernah tinggal 1 rumah wow " putri pun bertepuk tangan
entah kenapa sikapnya seperti ini mungkin ia sedang memendam kekesalan di dalam hatinya
"dia cuman masa lalu aku put dan kamu masa depan aku,aku bakalan ceritain semuanya sama kamu aku mohon dengerin dulu" ucap aryan namun putri melangkah kan kakinya pergi dari sana
"kamu salah paham sayang"teriak Aryan namun putri sudah terlanjur pergi
putripun mengendarai motornya untuk pergi ke suatu tempat ia ingin menenangkan pikiran nya lebih dulu sejak semalam pikirannya terlalu kacau.
__ADS_1
Aryan yang hendak pulang pun bertemu dengan Beta
" om saya pamit pulang"
" loh emng udah ketemu sama putri"
" udah om tapi dia pergi,dia bahkan belum mendengar kan penjelasan dari saya,mungkin pikirannya sekarang sedang kacau om nanti saja saya balik lagi"
" yasudah kau bersabar lah memang akhir akhir ini ia di sibukan oleh kerjaan mangkannya pikirannya sedikit kacau "Aryan pun mengangguk dan dia pun akhirnya berpamitan.
kini terlihat putri pergi ke suatu tempat yang sering ia kunjungi di saat ia sedang kacau yaitu danau
dia pun duduk di pinggiran danau tersebut
" kenapa,kenapa aku merasa sakit jika Aryan bersama perempuan itu" putripun mulai menangis
" cinta pertamaku bahkan hancur dan di saat aku ingin membuka lembaran baru kenapa seperti ini akhhhhhhhhhh" putri pun berteriak kencang di tengah tangisnya
danau terlihat sepi karna masih hari masih pagi putri disana hanya sendiri namun tiba tiba ada segerombolan pemotor yang datang
* akhirnya kita bertemu disini" ucap salah satu pemotor putri yang kasih membelakangi nya pun sontak kaget
"hallo tuan Alaska"
iya itu adalah segerombolan anggota the boys,putri pun lupa kenapa ia harus memakai motornya itu ahh sial dia sudah tertangkap basah sekarang
putri yang memamg memakai hoddy layaknya seorang laki laki dia pun menutup wajahnya dengan kain yang ada di saku hoddynya
"o o o o ada apa kenapa kau menutup nya aku penasaran ingin melihat mu" ucap ketua anggota the boys itu
Anggota the boys adalah musuh bubuyutan Alaska entah kenapa mereka bisa sampai musuhan begini
anggota the boys sendiri terdiri dari pria pria tampan putri yang lengah tidak menyadari jika ia melewati markas the boys alhasil ia di ikuti dan ya sekarang akhirnya mereka bertemu untuk yang pertama kalinya
terlihat disana ada 5 pria tampan yaitu
arseno sang ketua,andre,Ardi,wilie,dan Revan,mereka anggota inti the boys
sama seperti Alaska mempunyai anggota inti
"oh hallo arseno apa kabar hmm" ucap putri
"mungkin ini sudah saat nya kita bertemu bukan,ohh aku pun merasa kasihan padamu yang penasaran dengan jati diri ku baik lah kau akan melihat nya,jika kau bisa"tantang putri
__ADS_1
" ohh kau menantangku rupanya"ucap arseno
dia pun maju dan menyerang putri
putri pun dengan lihai menerima serangan arseno,sudah lama juga ia tidak berolahraga seperti ini,terjadilah pertarungan sengit antara ketua anggota tersebut.
kini putri menendang perut arseno dan memukul pundak nya sampai ia tergeletak
sontak teman teman arseno pun langsung membantu arseno,dan mereka menyerang putri bersama sama.
***
kini Aryan yang baru saja sampai rumah di kejutkan dengan adanya rainsa yang sedang mengobrol dengan sang mommy
"ar ini aku bawain kamu sarapan"rainsa pun menghampiri Aryan
"saya sudah sarapan,kau makan saja"ucap Aryan dan hendak akan pergi,namun langkahnya di tahan oleh rainsa
"Ar aku udah bikin ini susah payah lo,cobain dikit aja"
"Ra tolong pergi dan jangan usik hidup saya lagi,saya sudah bahagia hidup tanpa kamu selama ini" tegas Aryan karna dia ingin pokus kepada putri
"aku tau aku salah Ar tapi aku mohon jangan tinggalin aku"
"tinggalin kamu, siapa yang ninggalin duluan hah,kamu yang ninggalin saya sama pria brengsek itu rainsa"
"maaf maafin aku,aku bisa jelasin semua nya Ar"
"apa yang mau kamu jelasin hah,saya tidak ingin penjelasan apapun saya sudah menemukan cinta saya,kau ingat kemarin ada perempuan disini,dia wanita yang aku sayangi dan cintai saat ini,dan seterusnya
saya mohon jangan ganggu kami,dan ya dia adalah calon istri saya"tegas Aryan lalu melepaskan pegangan tangan yang di cekal rainsa dia pun pergi
"Tan apakah yang di katakan Aryan benar"Rainsa kembali duduk dan memegang tangan mommy Aryan
"itu benar Rainsa, setelah kejadian kamu meninggalkan Aryan dia sangat terpuruk bahkan ia membenci wanita,dia juga seolah tidak punya tujuan untuk hidup,namun di saat ia menemukan putri ia menjadi punya tujuan hidup "
"tapi Tan aku meninggalkan Aryan karna ada alasannya"ucap rainsa memegangi tangan mommy Aryan sambil menangis
"maaf Ra Tante tidak bisa membatu kalian,karna semua keputusan ada di tangan Aryan"mommy Aryan pun pergi meninggalkan rainsa
"sialan gue harus bisa dapetin Aryan gimna pun cara nya,dia hanya milik rainsa dan akan tetap seperti itu "gumam rainsa menghapus air mata buaya nya dan berlenggang pergi dari sana
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
gimana nih pada suka gak sama alur ceritanya bantu ramein komen dong guys kasih nilai juga biar aku semngt