
kini malam pun tiba dimana putri sudah bersiap-siap untuk pergi bersama sahabat nya itu,
terlihat putri mengenakan celana kulot dan baju kaos tak lupa ia memakai sepatu dan membawa tas selempang
" Loh mau kemana " tanya Beta
" aku mau ke club' bang di ajak Neta sama gara buat ngerayain mereka jadian"
" club perlu kawalan"
" gak usah bang"
" yaudah kalo ada apa apa kabarin ok"
" sippp yaudh aku berangkat ya suara mobil gara udah ada tuh assalamualaikum"
" hati hati waalaikumsalam"
putri pun keluar dan benar saja gara Neta dan nathan menunggu mereka putri pun masuk
"Hay put apa kabar?"
"loh Nathan kabar baik,Lo gimna ?"
"gue baik juga"ucap Nathan ini pertemuan pertama mereka kembali kini Nathan telah menjadi sosok yang sukses ia melanjutkan bisnis papa nya sekarang
"ehh Lo jadian gak bilang bilang anjay"putri menggoyor kepala gara yang sedang menyetir
"ehh doi gue jangan di kdrt "sahut Janeta
"iya deh iya yang punya ayang "sahut putri
kini mereka pun menuju club' yang dituju
sesampainya di club' mereka masuk ke tempat yang sudah di pesan oleh gara disana sudah tersedia makanan dan minuman
"put Lo baru pertama ya ke sini"tanya Nathan
"iya gue pertama kali ke sini"ucap putri
"dia mah anak baik baik Nat"ucap neta
"iya dia mah anak rumahan"sambung gara
mereka pun asik mengobrol ketawa ketewi bareng walaupun cuman berempat,kenapa Janetaa sama gara ajak Nathan karna Nathan selalu memaksa untuk bertemu dengan putri teman kampusnya dulu
disaat mereka sedang asik ngobrol tiba tiba putri melihat seseorang masuk yaitu Lian bersama seorang wanita cantik dan seksi dia pun duduk di bar tander untuk minum lalu ia pindah ke sopa yang ada di sana
posisi mereka bersebrangan putri terus memperhatikan Lian sampai adengan Lian bersama perempuan itu sang perempuan pun membawa Lian ke ruangan yang lebih tertutup
" Lo merhatiin siapa sih put ko bengong" tanya Janeta
" eumm nggak " ucap putri lalu kembali minum jus jeruk yang ia pesan
tak lama ia menerima pesan dari Bimo bahwa ia sedang membuntuti Dinda,putri pun tersenyum membaca pesan itu
__ADS_1
...****************...
"ahhh akhirnya aku bisa keluar dengan bebas"ucap Dinda
Dinda kini sedang mengendarai mobil mewah nya menuju suatu tempat
umurnya memang terbilang cukup tua untuk pergi ke tempat seperti itu tapi dia merawat badan dan wajahnya sehingga awet muda
kini tibalah Dinda di sebuah club' malam yang terbilang sangat mewah dia pun memarkirkan mobilnya di area parkiran tersebut,tanpa ia sadari sendari tadi ada yang mengikuti nya
"sudah lama aku tidak kesini"ucapnya dan dia langsung masuk.
Bimo yang mengikutinya pun langsung memberi informasi kepada putri
***queen Dinda masuk kedalam club' xxxx*
*kebetulan sekali aku pun sedang ada di sini*balasan putri mengejutkan bimo**
'sepertinya tamat riwayatnya mu hari ini dinda'ucap Bimo di dalam batinnya.
...****************...
putri yang mendapatkan pesan itu dari Bimo dia pun tersenyum
"Lo kenapa senyum senyum sendiri "tanya gara
"gapapa gue baca pesan dari temen lucu bngt" alibi putri
tak lama Dinda pun masuk kedalam club'itu putri yang memperhatikan nya hanya tersenyum kecil percaya lah senyum itu sangat mengerikan
"siapa yang datang"tanya Nathan,putri yang kaget berusaha untuk tetap tenang
"nyamuk heheh"
"hah"Nathan pun mengerjapkan matanya beberapa kali
"guys gue ke toilet bentar yah"
"gue anter"tawar Neta
"gak usah gue bisa sendiri Lo nikmatin aja kebersamaan Lo sama pacar baru Lo haha"
putri pun pergi meninggalkan mereka dia pergi ke toilet mengabari Bimo
***bim panggil Rio Raihan dan Daniel*
*baik Queen*
*dan jangan lengah,jangan sampai mangsa kita lepas kali ini* ucap putri di sambungn tlpon itu lalu putri mematikan telpon tersebut**
dia pun kembali untuk bergabung bersama sahabat nya namun dia menangkap seseorang yang sedang asik bercumbu
ya dia adalah Lian
"hah,lelaki berengsek "gumam putri lalu meninggalkan toilet itu
__ADS_1
"lama banget Lo"ucap neta
"maklum cewe"jawab putri
"udah ahh kita joget di sana yu"Neta pun menarik putri
"net gue gak bisa "
"aelah cuman gerakin badan doang juga ayo ahh nikmatin malam ini"
putri pun melirik Dinda yang sedang asik mabuk dan berjoget ria disana dia pun perlahan menghampiri
"apa kabar,sudah lelah bersembunyi" bisik putri
dindapun membalikan badannya dan
Deg
kini mereka saling berhadapan
*ka-u"kagetnya
"yahh ini aku,apa kau kaget"putri tersenyum miring
Dinda pun termundur dia melihat kanan kiri dan hap putri memegang tangan nya
"mau kemana lagi Tante,tidak lelah kah dirimu yang terus bersembunyi ayo lah kita bersenang senang malam ini"ucap putri di telinga Dinda jujur saja Dinda sangat ketakutan dan panik dengan senyuman itu
Dinda datang ke club' itu sendiri tidak ada pengawalan seperti biasanya ia kira putri adalah perempuan bodoh yang gampang untuk di tipu,namun dugaan nya salah ia memiliki rencana lain ternyata diam diam dia mengikuti kemana pun Dinda pergi Dinda benar benar kecolongan kali ini.
Dinda pun berusaha melepaskan tangannya dari genggaman putri
"lepas,saya tidak takut dengan kamu,kamu hanya anak kemarin"sombong nya,ia bersikap setenang mungkin
"ohh ya," ucap putri sambil tersenyum
"hahaha kau bahkan gampang untuk di bodohi,kau memilih pergi menjemput cinta mu dibandingkan menjalankan amanah almh mama angkat mu itu"putri yang mendengar kan hanya tersenyum kecil ia tidak lagi kaget jika Dinda tahu soal permasalahan pribadi nya karena banyak mata mata yang di tugaskan untuk mengawasi setiap pergerakan putri selama ini
"kau yang rela jauh pindah kesana demi cinta mu itu namun semua pengorbanan mu sia sia putri hahaha,aku kasian sekali padamu,bahkan kau meninggalkan semuanya disini CK CK CK kau adalah seorang the Queen Alaska namun otak mu gampang sekali di bodohi apalagi soal hati
kau bahkan tidak tau banyak mata mata yang selama ini mengikuti mu kemana pun"ucap Dinda panjang lebar
"ooooowwww baik baik lah aku memang pernah bodoh oleh cinta aku akui itu,tapi sebentar apa kau bilang eumm mata mata,ouh ya maksud Tante Badru CK CK harusnya Tante yang harus lebih pintar soal ini sebenarnya aku sudah mengetahui sejak awal namun aku hanya diam saja,aku hanya ingin bermain main dengan Tante" putripun memberikan sebuah Vidio kepada Dinda
DEG
betapa terkejutnya dinda saat melihat Badru yang babak belur bahkan ia di kurung di ruangan gelap
" dan yahh soal aku bodoh karena cinta apa Tante perlu kaca sebentar aku Carikan ya"ucap putri sambil merogoh saku celananya
"ohh ya ampun aku tidak membawa nya Tante"ledek putri
Dinda yang di buat kesal pun dia hendak menampar putri namun.
hallo guys gimna nih suka gak sama cerita nya ayo dong aku butuh dukungan kalian nih jangn lupa comen like dan vote ya,ikuti aku juga
__ADS_1