gadis desa menikah dengan miliarder

gadis desa menikah dengan miliarder
BAB 2


__ADS_3

setelah sampai nya di rumah Bu Maya pun saya antar ke kamar untuk istirahat.


akupun ke dapur untuk menemui BI Surti


" BI lagi apa biar saya bantu "ucapku


"loh udh pulang kamu put"tanya nya


"udh bi baru aja"jawab ku


"syukurlah apakah ibu ke kamarnya"


"iya bi saya sudah antar ibu ke kamar untuk istirahat "


BI Surti pun hanya mengangguk kan kepala nya


dan aku pun mulai membantu BI Surti meskipun tugas ku hanya mengurus Bu Maya tapi aku juga selalu bantu BI Surti disaat aku sudah beres dengan pekerjaan ku.


waktu pun menunjukkan pukul 19:30


dimana aku sedang menyiapkan makan malam untuk Bu maya.aku dan BI Surti sedang menata makanan di atas meja,tak lama Bu Maya datang menghampiri

__ADS_1


"wah saya jadi laper kita makan bersama ya kalo makan sendiri gak enak,ayo putri,Bibi silahkan duduk kita makan"ajaknya kepada kami


"baik bu"ucapku dan BI Surti bersama²


setelah selesai makan aku pun membantu BI Surti untuk merapikan piring,setelah selesai aku menghampiri Bu Maya di balkon atas


"permisi Bu apakah ibu sudah minum obat"tanyaku pada Bu Maya


"ouh iya saya hampir lupa,hehe untung ada kamu ya saya jadi teratur minum obat setelah ada kamu makasih yah nak"ucapnya padaku


"itu sudah jadi tugas saya bu"


"nak tunggu sebentar"panggilnya padaku


"iya Bu ada apa"tanyaku karna tidak biasanya Bu maya memanggilku


"apakah boleh saya memeluk mu nak,?"


"sa-saya Bu "


"iya nak,maaf saya hanya ingin merasakan bagaimana saya memiliki anak gadis seperti mu nak"

__ADS_1


"ahh maaf Bu,tentu saja boleh"


aku pun menghampiri Bu Maya,dan beliau memelukku sambil mengusap rambutku pelukan yang hangat


"nak,kamu tidur sama saya yah disini saya pengen ada teman tidur,"pintanya dengan tulus


"baiklah Bu saya akan tidur di sisi saya permisi ambil tikar untuk saya tidur di bawah"akupun hendak pergi namun di tahan olehnya


"untuk apa nak kamu tidur dengan saya di kasur,lagipun kasur ini luas,saya ingin bercerita kepadamu nak apakah boleh "


"ouh iya Bu baiklah"


akupun mengunci pintu dan mencoba merebahkan diri di kasur bersama Bu Maya.


"nak,dari awal saya menyukai kesopanan. kamu kinerja kamu,kamu pun dengan tulus merawat saya tanpa lelah,dan kamu pun sering membantu BI Surti untuk mengerjakan tugas rumah,nak apakah boleh saya menganggap kamu sebagai putri saya,karna saya tidak punya siapapun di dunia ini,apakah kmu mau menganggap saya ibu kamu nak"ungkapnya penuh dengan keinginan


"tapi Bu saya hanya seorang ART ibu,saya pun baru berkerja disini Bu,knpa ibu ingin mangangkat saya sebagai anak ibu padahal banyak di luar sana wanita yang jauh lebih baik dari saya" jawabku jujur


"saya tau kamu anak baik,tak butuh waktu lama untuk mengenal kamu lebih jauh nak.bagai mana apakah kamu mau saya anggap kamu anak saya"tanyanya sekali lagi


"baiklah Bu saya akan merawat ibu layaknya seorang anak merawat ibunya"terlihat senyuman bahagia di wajah Bu Maya,aku begitu senang melihatnya

__ADS_1


__ADS_2