
malam pun tiba,dimana aku dan mamah Maya sedang di perjalanan akan ke rumah Tante Nadin,akupun menyetir mobil,jangan tanya kapan aku belajar mengendarai mobil,yang jelas selama 1,5 tahun ini aku telah belajar banyak,dari mulai mengendarai,punya banyak teman dan bahkan ahli dalam bela diri.
dan akhirnya tiba di mansion megah keluarga domani,bak istana dalam film²
akupun sampai melongo melihat kemegahan mansion ini.
kami pun di sambut 2 bodyguard di depan pintu dan di antar kan salah satu bodyguard tersebut untuk masuk ke dalam,disana trlihat Tante Nadin sudah menata makanan bersama maidnya,
"assalamualaikum Tante "ucapku menyalami
"waalaikumsalam cantik wahh kmu cntk sekali"pujinya
"makasih tah"ucapku sambil tersenyum
"may mari duduk"ajak Tante Nadin
kami pun duduk,aku dduk tepat di samping mamah Maya,tak lama kemudian datang lah 2 laki² dan 1 perempuan ikut duduk bersama kami
"may kenalin dia anak pertama aku brilian dan dia anak kedua aku alisya "ucap Tante Nadin memperkenalkan
"wahh kalian sudah dewasa nak"ucap mamah Maya bahagian
"Tante Maya,alisya kangen Tante,apa kabar tan"hboh alisya
"Tante baik syng"alisya pun pindah duduk mnjadi di sebelah mamah Maya
"Lian apa kamu lupa sama Tante,"tanya mamah Maya kepada pria dingin itu
__ADS_1
"mana mungkin aku lupa Tan,apa kabar tan"ucapnya dengan wajah datarnya
"hmm kabar tante baik,kamu masih saja ya dingin kaya kulkas"ucap mamah Maya sambil ketawa
"hmmm begitu lah Lian may,dia seperti papahnya waktu muda dulu,tapi disaat dia menemukan belahan jiwanya kelah dia akan seperti kucing penurut"sambung Tante Nadin,alisya dan yang lainnya pun tertawa kecuali si dingin kulkas itu
"ouhiya alisya,Lian kenalkan dia anak Tante namanya putri,nak kenalkan di anak Tante Nadin dan om wisnu"ucap mamah Maya mengenalkan,aku pun yang semula nya terus menunduk mengangkat kepalaku dan melihat mereka sambil tersenyum ramah.
"Hay ka putri,aku alisya domani"ucapnya ramah dengan senyuman manisnya,aku pun menjawab
"Hay alisya"sahutku sambil tersenyum,dan yahh si kulkas itu hanya memandang ku,entah pandangan apa itu.
Singkat waktu kamu pun selesai makan malam,mamah Maya sedang mengobrol dengan Tante nadin,pak Wisnu dan si dingin
aku di ajak alisya ke taman belakang untung mengobrol,yah dia gadis yang manis bukan baru pertama bertemu sudah akrab saja hehehe,dia gadis yang humble jadi kami langsung klop.
"ka putri Kaka umur berapa"tanyanya penasaran
"lah kirain aku Kaka umur 17 tahunan sama kaya aku,soalnya Kaka kaya anak SMA hihi"
"kmu umur 17 tahun"tanyaku balik
"iya ka"jawabnya senyum sumringah
"berarti masih sekolah kelas 2 SMA" tanyaku lagi
"iya ka,aku sekolah di SMA xxxxx,"jawabnya
__ADS_1
kami pun terus berbincang kesana kemari,seru bukan
"sayngggg,kita pulang yu udah malm nak"panggil mamah Maya
"iya mah,"sahutku
"sya Kaka pulang dulu ya"pamitku
"iya ka tihati ya,oiya aku minta no WA kaka biar nanti kita sambung di wa"ucapnya,
" 0812xxxxxxxx itu no kaka"
"makasih ka nanti aku wa kaka oke,bye ka hati hati"peluknya padaku,ku balas dengan pelukan dan senyuman
"ayo mah"ajakku
"iya sayang pamitan dulu sama Tante dan om"suruhnya,aku pun mengangguk dan menghampiri pemilik rumah,
"Om Tante saya dan mamah Maya pamit"aku pun menyodorkan tangan ku untuk salam ke pada mereka dan Meraka pun menyambut dngn baik,kami pun pamitan dan pergi untuk pulang,
disisi lain pria dingin itu menatap kepergian kami,
'dia manis dan cantik,'ucapnya dalam hati
diapun melenggang pergi dari balik jendela untuk menuju kamarnya
'hmmm,jadi dia anak angkat nya Tante Maya,dia manis sekali tuhan,bahkan saat liat senyum nya aku langsung jatuh hati'ukapnya dalam hati lalu senyum senyum sendiri
__ADS_1
"akan ku pasti kan kau akan jadi milik ku PUTRI ANINDIA"ucapnya sekali lagi dan dia pun terlelap.
TOLONG SUPPORT NYA GUYS AKU PENULIS BARU,JNGN LUPA LIKE,KOMEN AND VOTE YA,LOVEYOU SEKEBONNN😘😘🥰🥰