
putri yang menyadari ada mobil dengan kecepatan tinggi dia berlari dan mendorong Lian hingga tersungkur di jalanan
BRAKKKK
"AKHH"teriakan yang sangat memekikan telinga di bawah derasnya hujan
"PUTRIIIIIIIIIIIII"teriak Aryan berlari menghampiri putri,dengan tangan gemer Aryan memangku kepala putri dengan penuh darah
" sayang bertahan lah kita akan kerumah sakit"ucap Aryan putri hanya tersenyum
"terima kasih sudah mencintai ku Aryan"ucap putri dengan bibir bergetar
Lian yang tersungkur langsung bangun dan berlari menghampiri putri
"putri kenapa lagi dan lagi kau menolong ku hiks"ucap Lian dengan tangisnya
" kita sesama manusia bukannya harus saling menolong"putri lagi lagi tersenyum,senyuman yang membuat kedua laki laki itu merasa takut
"bertahan lah sayang aku akan membawa mu kerumah sakit,"ucap Aryan Lian pun pergi mengambil mobil
kini mereka sedang di perjalanan menuju RS Aryan sudah mengabari sang mommy dan Daddy,begitupun dengan Lian mengabarkan kepada sang mama dan adik
" sayang Jangan menutup mata hmm tahan sebentar kita akan segera sampai"Aryan yang melihat wajah pucat putri dia mulai menetes kan air mata
" cepat lah bodoh ini semua gara gara kau "ucap Aryan kepada Lian dan Wisnu
" Ar,jangan salahkan siapapun aku akan baik baik saja,kalian coba lah akur,aku tidak suka kalian bertengkar" ucap putri dengan nada lirih
" iya sayang maaf kan aku hmm" Aryan terus saja mencium kening putri, putri pun tersenyum dan setelhnya dia kehilangan kesadarannya
"sayang bangun aku mohon jangan tidur"
teriak Aryan sontak Lian dan Wisnu panik
"be bangun be,aku mohon" teriak Lian yang kini sedang menyetir
*********
kini mereka sudah sampai di rumah sakit
putri langsung di tangani sang dokter kini terlihat Aryan dan Lian sedang menunggu wanita nya Lian terlihat sedang duduk dan meremas rambutnya,Aryan yang melihat dia berdiri dari duduknya dan langsung menghantam Lian
__ADS_1
"ini semua ulah Lo,kalo Lo gak datang semua ini gak akan pernah terjadi" Aryan terus saja memukul Liaan,Lian hanya diam menerima pukulan Aryan,
Daddy Aryan menenangkan sang putra sulungnya itu
" Aryan ini rumah sakit jaga sikapmu" ucap sang Daddy dan sang mommy menghampiri
" sekarang kalian semua pergi gue gak mau liat muka Lo" usir Aryan tapi Lian enggan untuk membalas perkataan ataupun pergi dari sana
Aryan yang hendak berdiri lagi di tahan sang mommy
" ini bukan saatnya untuk bertengkar,putri saja butuh doa dari kita semua tenangkan dirimu Aryan"ucap sang mommy mengelus tangan sang putra
kini di salam ruangan seorang dokter telah berusaha semaksimal mungkin untuk meredam pendarahan
putri terlalu banyak kehilangan darah luka di kepalanya cukup parah kini kondisi nya sangat menghawatirkan
diluar sana terlihat Beta dan Bimo yang baru saja datang ke rumah sakit setelah mendapatkan kabar dari Aryan bahwa sang murid kesayangan mengalami kecelakaan
"dimana putri"tanya Beta
"didalam om,dokter masih belum keluar"ucap Aryan,Beta melirik ke sebelah kirinya ternyata ada Lian disana dia langsung menghampiri dan memberikan sebuah pukulan,Wisnu yang anak nya di pukul pun memegangi Beta
"hentikan jangan pukul anak saya dia tidak salah apupun saya yang salah disini"ucap Wisnu,
hingga dokter pun akhirnya keluar mereka yang melihatnya langsung meng hampiri sang dokter
"Dok bagaimna dengan keadaan putri
saya"ucap beta,dokter diam sesaat
"begini pak keadaan pasien koma sekarang dia banyak kehilangan darah dan juga luka di kepala akibat benturan yang terlalu keras mengakibatkan ada luka yang cukup parah disana"
" nggk nggk mungkin dok, kekasih saya itu kuat gak mungkin dia seperti ini"ucap Aryan yang memegangi bahu sang dokter
" maaf pak saya masih ada pasien lain" dokterpun pamitan
Lian yang mendengar pernyataan dari dokter seketika dia terkulai lemas di lantai Alisya yang merupakan sang adik langsung menenangkan sang Kaka
" ka putri pasti sehat lagi ka" Lian hanya diam dengan tatapan kosong
'ini tidak mungkin putri dia wanita yang kuat dia wanita yang kuat' ucap Lian dalam hati dan tiba tiba dia berdiri dan berlari masuk ke ruangan putri,disana terlihat putri dengan keadaan yang sangat memperihatinkan dengan bantuan alat alat medis dia bernafas
__ADS_1
" kenapa,kenapa kau menolong ku hiks harusnya aku yang ada disini bukan kau sayang,harusnya kau biarkan aku menebus kesalahanku tapi kau lagi dan lagi menyelamatkanku maaf,maaf kan aku ini semua gara gara ku hiks hiks hiks" Lian duduk di sisi putri dan memegang tangannya sambil terus menangis,Lian terluka akibat tadi di dorong putri karna menyelamatkan nya
ia tidak merasakan luka di kaki nya tersebut bahkan luka yang di berikan Aryan dan Beta atas pukulannya ia tidak menghiraukan nya ia terus saja menangis di samping kekasihnya yang sedang berjuang untuk hidup
tak lama seorang suster datang dan menyuruh Lian pergi,karna kondisi pasien koma mereka boleh menjenguk di waktu tertentu,dan itupun tidak boleh banyak dan
disana ada kaca besar mereka bisa melihatnya dari jauh
******
kini sudah 3 hari setelah kejadian kecelakaan tersebut tapi putri sadar dari komanya dia masih terlihat enggan untuk membuka matanya wajahnya yang pucat pasi bibi yang kering.
Aryan dan Lian tidak pernah beranjak dari sana dia terus mendampingi orang yang mereka sayangi ini sampai ia sadar kembali
kini beta baru saja datang dia membawa makanan untuk Aryan dan Lian
Beta yang melihat dua orang yang sangat menyayangi putri sedang berdiri melihat kondisi nya di luar ruangan itu
"Aryan Lian saya bawakan makanan untuk kalian,kalian makan lah dulu Jangan sampai kalian sakit nantinya"Beta memberikan makanan itu kepada mereka,dan mereka pun memakan nya.
pandangan mereka tak pernah lepas dari belahan jiwa mereka setelah beberapa suap mereka melihat kondisi putri yang tiba tiba kejang sontak mereka berdiri dan langsung berteriak
"DOKTER,DOKTERR DOKKK" panggil Aryan dengan keras nya,Lian yang melihat itu langsung masuk dan di ikuti Aryan
"sayang,sayang bangun"ucap aryan
"be bangun syang aku mohon"ucap Lian dengan panik
tak lama dokter datang dan menyuruh mereka keluar,mereka keluar dan melihatnya dari kaca besar saja putri terus saja kejang kejang
disana terlihat dokter sedang mengecek keadaan pasien
'aku mohon jaga dia aku mohon',ucap Aryan dalam hati
beta yang melihat keadaan itu pun dia terus berdoa dalam hatinya
'ya tuhan,aku mohon sembuhkan dia aku mohon aku sangat mencintainya aku mohon aku berjanji akan membahagiakan nya sembuhkan dia aku mohon"Lian terus saja berdoa dia tak henti henti nya meminta tolong pada yang maha kuasa
Hingga tiba tiba
Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttt
__ADS_1
DEG
dukung author terus ya ๐biar nambah semngt nulisnya ๐๐๐kasih ulasanya juga yaa๐