
sesampai nya di rumah kami pun istirahat.
keesokan harinya,Dimana jadwal hari ini aku akan mengantar mamah Maya untuk kontrol Setiap bulan ke dokter.aku pun mengendarai mobil menuju rumah sakit ternama di Jakarta
sesampainya di rumah sakit kami bertemu dengan Tante Nadin,
"loh NAD kamu ada disini,kamu knpa sakit"tanya mamah Maya merasa khawatir
"ehh may,ini aku mau jenguk sodara disini yang abis lahiran"jawabnya
"ouh begitu"
"iya,kamu sendiri ngapain ada di rumah sakit may"tanyanya penasaran
"ini aku mau periksa,jadwalnya periksa"kata mamah Maya
"ohh begitu"
kami pun pamitan.
sesampai nya di ruangan dokter mamah Maya pun di periksa.
"ibu kondisi ibu makin hari makin baik,tapi tolong ibu harus lebih hati-hati jangan banyak pikiran ya Bu,bulan kemarin hasil pemeriksaan telah bagus,tapi pemeriksaan kali ini seperti nya ibu sedang banyak pikiran atau sedang tertekan Bu akhir² ini"tanya dokter
"eumm iya dok,saya usahakan untuk tidak terlalu memikir kan hal yang tidak penting"
"baik Bu saya akan meresepkan obat untuk ibu"ucap dokter
singkat cerita setelah kepulangan dari rumh sakit kami pun pulang aku pun mengantar kan mamah Maya untuk istirahat,di kamarnya,hari ini libur untuk pergi ke butik.
"BI sri"panggil ku
"iya non" jawab nya
"Bi saya mau keluar sebentar ada urusan,bibi tolong jaga mamah yah,mamah sedang tdr,kalo ada apa apa kabari saya tolong pintunya kunci semua ya bi"izin ku pada BI Sri
"baik non hati hati di jalan"
aku pun pergi mengendarai motor Scoopy ku,aku pergi ke gedung terbengkalai,disana aku ketemu dengan seseorang,yang dimana dia seseorang yang mengajarkan ku bela diri,dia pelatih bela diri ku,tanpa banyak yang tau di saat waktu luang aku sering kali menemui nya,dia bernama bang Beta dia berusia 40 tahun dia jago dalam bela diri.
awal mula bertemu dengan beliau
flashback on
Dimana suatu hari aku bertemu dengannya tanpa sengaja,dia meminta pertolongan kepada ku untuk membawa anaknya yang sedang sakit,aku pun menolong nya membawanya ke rumah sakit,tapi sayang nya anak beliau tidak tertolong.seorang ayah di tinggal kan seorang anak perempuan yang dia sayangi dimna dia adalah keluarga satu² Beta yang ia punya,tapi sayangnya putrinya pun meninggalkannya karna di aniyaya sekelompok preman sampai nyawa nya tak tertolong,dan disitu lah Beta bersikeras mengajari ku ilmu bela diri kepadaku,dan ya kami dekat layaknya seorang ayah dan anak.
flashback off
sesampainya di gedung tersebut aku bertemu bang Beta yang sedang latihan,aku pun menghampirinya sambil membawa beberapa cemilan dan makanan.
"assalamualaikum bang"salam ku kepada bang Beta
"waalaikumsalam baru datang gue nunggu lu dari tadi"
__ADS_1
"maaf bang tadi saya abis Anter mamah ke RS dulu,terus di jalan kena macet "jawab ku jujur
"hah,baiklah ku terima alasan mu"
"bang ini saya bawakan makanan dan cemilan kita makan dulu bang"
kami pun makan ,dan aku menceritakan soal kejadian malam Minggu waktu itu.bang Beta pun akan mengajari ku bela diri lebih keras lagi
"usahakan setiap malam datang ke sini kita belajar lebih keras lagi"ucapnya
"baikbang"ucapku penuh dengan tekad
aku pun mulai latihan beberapa gerakan yang mematikan lawan,
sore pun tiba aku pun kembali pulang kerumah setelah latihan yang menguras energi.
"assalamualaikum putri pulang"
"waalaikumsalam non "jawab BI Sri
"loh BI mama blm bangun"tanyaku karna tidak melihat mama
"nyonya sedang ada tamu non "jawabnya
"tamu?"BI Sri hanya membalas anggukan kepala
akupun pergi ke ruang tamu dan benar saja tamu tersebut sedang berbincang dengan mama Maya,dan yang bikin heran nya si dingin kulkas knpa ada di sini
"ma,"panggil ku
"aku dari luar ma ketemu temen tadi,maaf gak izin mama tadi aku GK tega bangunin mama"
"iya sayang gpp,sini nak ada Lian bawain mama roti sama mixue"ucapnya
akupun menghampiri mama,dan tamu dingin itu,aku pun duduk dekat mama Maya dan mengambil mixue itu dan memakannya
"ohh,iya nak Lian mau ajak kamu makan Malam,gimana kamu mau kan"tanyanya
"haa-aah makan malam?"jawabku gagap
'angin dari mana tumben banget ngajak makan mlm'kataku dalam hati
"gimna nak,?"
"eumm,makan malam dirumah kan ma?"
"Lian mau ajak kamu keluar"
"eumm,ma gimna kalo kita makan di rumah aja bareng mama sekalian gimana pak lian"tanyaku balik
'apa katanya pak,apa setua itu saya sampai di bilang bapa,heloo umur saya masih 25 tahun'dumelnya dalam hati tak terima di panggil pak
sementara mama Maya menahan tawanya
__ADS_1
"ekhem,kalo kamu gak mau keluar gpp kita makan disini Saha"jawabnya dengan wajah datar
"oke deh biar nanti saya yang masak pak"ucapku sambil tersenyum
"apa saya setua itu sampai harus memanggil saya dengan sebutan pak"dia pun mulai kesal
"heheh maaf bang"ucapku memanggil dengan sebutan bang.
malam pun tiba dimana pria dingin itu datang kembali.
'ck sial gagal total mau ajak dia keluar 'kesalnya dalam hati
kini mereka pun sudah berada di meja makan dan menikmati makan malam tersebut.
disisi lain seorang wanita yang memiliki dendam besar terhadap Maya sedang memandang seseorang dalam sebuah Poto
"CK,CK,CK jadi dia anak angkat maya,hah seorang wanita lemah"ucapnya meremeh kan.
tanpa dia tau seorang gadis desa yang bernama Putri Anindia sekarang telah mnjelma menjadi wanita tangguh dan kuat untuk menjaga mama angkat nya tersebut
makan malam pun berakhir,kini mereka pindah ke ruangan santai,
"sayang mama kekamar duluan yah,Lian Tante tinggal dulu ya,kamu di temenin putri"ucap Bu Maya pamit
"iya tan"jawabnya
Bu Maya kembali ke kamar dan dia mengabari sahabat karibnya yaitu Nadin
M:NAD anak kamu lagi di rumah aku nih*
send photo
N:apa tumben,
M:iya awalnya dia mau ajak anak aku makan malam di luar tapi syng nya putri nolak karna gak mau ninggalin aku nad,dia khawatir soal kejadian seminggu lalu itu
N: WHAT 😳si pria dingin itu ngajak cewe makan malam di luar,aku rasa anak aku sedang jatuh cinta may sama anak kamu
M:hahaha masaa iya
N:dia dulu pernah pacaran waktu kuliah sama Jessi tapi sayang Jessi selingkuh alhasil sampe sekrng dia jomblo dan ajaibnya dia udh mulai lunak lagi.
ibu ibu itu masih bergosip tentang anak mereka,disisi yang lain ibu ibu sedang asik
lah si anak malah canggung apalagi si kulkas sejak kapan dia jadi meleyot hahaha
sejak di tinggal Bu Maya pergi ke kamarnya mereka hanya duduk diam.tanpa ada yang mau memulai bicara
"ehem,put kamu umur berapa "tanyanya mulai mencairkan suasana
"20"singkatnya
"eumm kirain masih 17 tahun "
__ADS_1
"bukan"jawabku singkat"
dan kecanggungan pun makin menjadi,hahah dasar pria dinginnn