
kini Lian keluar dari kamar alisya
dia hendak pergi ke kamar sang ayah untuk meminta penjelasan nya.
brakkkk
pintu pun terbuka dengan kasar dan terlihat Dimana sang ayah sedang duduk melihat layar leptop
"ada apa Lian,knpa kau membanting pintu"tanya sang ayah dengan nada lembut
"kau tidak usah berlaga sok lembut,tolong jelaskan kejadian 2 tahun lalu kepadaku"ucap Lian
deg Wisnu terperanjat mendengar hal tersebut,bagaimana bisa anaknya mengetahui ini dengan sangat cepat
"aa-pa yang kau maksud Lian"Lian hanya menatap sang ayah dengan tatapan sengitnya
"baiklah akan papa katakan yang sebenarnya tapi papa mohon jangan benci papa"Lian pun bersiap mendengar kan cerita sang ayah,Wisnu menarik nafas lalu menceritakan tentang kejadian yang sebenarnya
flashback on
2 tahun lalu
dimna Lian sudah sembuh total kini Lian menjalani hari nya dengan sangat bahagia dengan sang kekasih,kini lian dan putri akan pergi ke sebuah pesta kerabat lian.
Lian menjemput putri ke apartemen nya
"kau cantik sayang"ucap Lian mengecup puncak kepala putri
"kau selalu bilang seperti itu setiap bertemu dengan ku,ayo kita pergi ke pesta kerabat mu atau nanti kita akan telat"mereka pun pergi dengan menggunakan mobil,dalam mobil pasangan yang tengah romantis romantis nya itu tak henti henti nya tertawa.
dan tiba lah di sebuah pesta,lain menggandeng tangan putri dan masuk disana terlihat banyak tamu dari kalangan atas bahkan banyak pembisnis yang berada di sana banyak pria muda tampan kaya raya juga disana
"hallo lain bagaimna kabarmu"ucap salah satu rekan bisnisnya
"kabar ku baik,lalu bagaimana kabar kau"tanya Lian mereka pun mengobrol
putri yang tiba tiba di panggil Wisnu akhirnya pamitan kepada Lian
"Li aku ke toilet sebentar ya"
"aku antar"
"tidak usah kau lanjut kan Saja mengobrol oke"
"baiklah hati hati dan jangan lama lama"putri pun mengangguk ia pergi dari sisi Lian
__ADS_1
dia pun kini berada di sebuah ruangan tepat nya dimana Wisnu berada
"ada apa om"
"kau tinggalkan anak saya sekarang,dengan cara apapun asalkan dia membencimu saya tidak ingin melihat Lian berada di dekatmu lagi,kau tau Lian harus bertanggung jawab kepada lili bukan,"
ya lili mempunyai anak,namun itu bukan anak dari Lian,tapi Wisnu memanfaatkan ini agar putri meninggal kan Lian,
"tapi om memang hasil tes DNA nya cocok dengan Lian?"
"knpa tidak cocok itu anak Lian putri"tegas Wisnu
" tapi om saya mencintai anak om dengan tulus "
" tapi kau tidak akan pernah memilikinya karna dia sudah memiliki anak" putri hanya memejamkan matanya,matanya terasa amat panas jika harus meninggalkan brilian
"baiklah om apa rencana om"
Wisnu tersenyum puas
"kau tinggal melakukan seolah kau berselingkuh di belakang Lian,dan dia adalah Rendi dia adalah anak dari teman saya yang akan pura pura menjadi selingkuhan mu".
"tapi om saya."putri pun memejamkan mata dan akhirnya mengangguk,wisnupun pergi dari hadapan mereka.
"maaf aku menerima tawaran pak Wisnu karna aku sedang membutuhkan uang untuk biaya papa ku di rumah sakit"ucap Rendi
"tidak apa apa,yasudah kita mulai untuk berakting"
'maaf Lian,aku sangat mencintaimu walaupun dengan kejadian ini kita akan berpisah tapi anggap saja ini adalah pengorbanan cintaku untukmu'
Lian yang tengah asik minum serta mengobrol tiba tiba mendapatkan bisikan dari seseorang yang memberi tahukan bahwa sang kekasih sedang bersama laki laki lain
Lian yang mendengar hal itu lngsung pergi ke tempat dimana sang kekasih berada,tepat di dekat kolam renang disana putri sedang asik bercumbu dengan seorang pria
ya memang jika terlihat dari belakang mereka sedang bercumbu tapi jika terlihat dari samping mereka hanya berdekatan Saja Lian yang melihat putri langsung melangkahkan kaki nya dan menarik putri dari pelukan laki laki itu
Plak
Lian menampar sang kekasih,putri yang sadar akan tamparan Lian hanya tersenyum
"apa yang kau lakukan hah,"
"Lian ini gak seperti yang kamu lihat tolong percayalah"
"cih,aku melihat kau bercumbu dengan nya putri kau selalu menolak jika aku mencium mu lalu ini apa hah."dengan mata memerah Lian terlihat sangat marah besar
__ADS_1
"Beby ayo kita cari hotel aku sudah mengirimkan uang kepadamu"ucap Rendi,sontak hal itu membuat Lian naik pitam
"kau"tunjuk Lian pada Rendi
"hah harusnya aku mendengar kan apa kata papa ku,kau ini hanya seorang ****** murahan,kau butuh berapa hah kau bisa mengatakan nya padaku jika kau butuh uang aku akan memberikan nya padamu,tapi kau malah menjual badan mu.
sudah berapa banyak laki laki yang menikmati tubuhmu hah" putri yang di maki habis habisan di depan Rendi dan Wisnu hanya bisa tertunduk setetes demi setetes air mata mengalir Wisnu yang melihat anaknya marah dan terlihat kebencian di matanya hanya tersenyum puas
"mulai sekarang kita tidak ada hubungan apapun lagi,aku membencimu,kau hanya wanita murahan"Lian melempar kan sebotol minuman disana
pyarrr
"ohhhh Tuhan terima kasih kau telah menunjukkan siapa dia sebenarnya,aku telah tertipu oleh wajah polosnya itu.hahahaha ternyata dia seorang ******,aku telah salah mencintai wanita,aku mencintainya dengan setulus hatiku Namun ternyata dia hanyalah seorang ****** yang menjajakan tubuhnya ke setiap laki laki"
"maaf Lian maaf kan aku"ucap putri mencoba memegang tangan Lian
"jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu,sekarang entahlah dari hadapan ku"putri pun pergi dengan air mata yang luruh dari mata indahnya
'maaf Lian maaf kan aku,aku terpaksa melakukan ini'
'selamat tinggal Lian'
Wisnu menghampiri putri dan menepuk pundak nya
"akting yang bagus"
flashback off
brakkkk Lian melemparkan semua barang yang ada di kamar sang Ayah
"ARRGGGGGGhhhhh kenapa papa,knpa kau melakukan ini pada anak mu
aku bahkan sudah menghinanya dengan keji,bahkan aku menamparnya pa hikss"
dugh dugh
Lian memukul tembok hingga tanggan nya berdarah
"nak stop papa mohon hentikan tanggan mu terluka"Wisnu menghentikan pukulan Lian
"dengan tangan ini aku menamparnya pa, ARRGGGGGGhhhhh knpa aku bodoh,knpa aku tidak melihat tatapan nya yang jujur waktu itu ARRGGGGGGhhhhh aku laki laki yang bodoh hiks hiks hiks"
Wisnu yang melihat anak nya hancur dia memeluk sang putra nya itu di balik pintu terlihat Nadin dan alisya yang melihat kejadian itu
" maafkan papa nak maaf" ucap Wisnu seraya menenangkan sang putra
__ADS_1
Lian terus saja menangis dia mengingat semua kejadian yang telah ia lakukan kepada sang kekasih pasti sang kekasih nya itu sangat hancur di hina habis habisan oleh Lian waktu itu.