gadis desa menikah dengan miliarder

gadis desa menikah dengan miliarder
38


__ADS_3

Dinda yang di buat kesal oleh putri dia pun hendak menampar pipi putri namun tangan nya di cekal oleh Nathan


" ada apa ini kenapa ibu mau menampar teman saya" ucap Nathan


'kenapa Nathan kesini'batin putri


" eum dia tadi ngedorong saya mungkin dia tidak sengaja baiklah saya permisi " hal tersebut di jadikan kesempatan oleh Dinda untuk kabur Dinda pun pergi


" sial kenapa aku harus bertemu dengan nya" gumam Dinda


" Nat ko kesini ada apa" putri yang terus memperhatikan kemana arah Dinda pergi


" aku liat tadi kamu debat sama ibu tadi mangkannya aku ke sini kamu gak apa apa kan" tanya Nathan


" aku gak apa apa ko hanya kesalah pahaman aja " putri pun hendak pergi


" kamu mau kemana " tangan putri pun di tahan oleh Nathan


"aku ada urusan sebentar" putri pun melepaskan pegangan tangan yang di pegang Nathan lalu pergi


putri langsung menghubungi Bimo dan mengabarkan jika Dinda keluar Bimo dan yang lain pun dengan sigap berjaga di luar


putri berlari mengejar Dinda terlihat Disana Dinda sedang berlari menuju mobil nya


putripun memberika kode kepada rekan nya untuk menangkap dinda namun beberapa mobil menghalangi pergerakan anggota Alaska Dinda pun masuk kesalah satu mobil tersebut


'huh untungnya kau datang tepat waktu " ucap Dinda kepada orang orangnya


Dinda pun pergi dengan mereka


" siall lolos lagi" umpat putri


" queen maaf kami gagal lagi" ucap bimo


" sudahlah bawa kemari mobilmu" titahputri


Bimo dengan cepat membawa mobil putri pun mengambil alih untuk menyetir mobil tersebut dan mereka mengejar Dinda Yang ada di depan sana


Dinda di jemput 3 mobil oleh orang orangnya dia mengabari para bawahannya dan untungnya mereka datang tepat waktu


kini putri sedang mengejar mereka putri ahli dalam menyetir bahkan Bimo di buat melongo dengan aksi kejar-kejaran ini


ini pertama kalinya Bimo di bawa oleh sang Queen dan ternyata kemampuan nya memang tidak bisa di raguakan pantas saja Beta memilihnya untuk menduduki singgasana nya ternya pilihannya memang selalu yang terbaik.


" siall kenapa lampu merah" putri pun menunggu hingga lampu hijau namun sudah ada 2 menit lampu tidak berubah


" shitt dia mempermainkan kita" putri pun menginjak pedal gas nya kembali

__ADS_1


...----------------...


" hahaha dia memang bodoh bahkan dia tidak menyadari jika lampu itu sebenarnya rusak" Dinda tertawa bahagia Dinda pun berhasil menghindar dari aksi pengejaran putri


" nyonya sebaiknya untuk sementara nyonya tinggal bersama tuan besar karna ini sangat berbahaya" Saran dari bawahannya


" kau benar sel,saya harus bersama papa untuk sementara " Dinda pun menyandarkan tubuhnya di kursi mobil tersebut


'ternyata dia bukan wanita bisa aku harus mulai waspada mulai sekarang 'batin Dinda


Dinda dan yang lainnya pun pergi ke mansion sang papa


...****************...


" sialll dia lolos lagi" putri memukul stirnya


Bimo pun bernafas lega karena akhirnya mobilnya berhenti dia pun dengan cepat keluar dari mobil dan berlari ke sisi jalanan untuk muntah


Rio Rehan dan Daniel yang melihat itu hanya bisa menahan tawanya


" bim kau kenapa" tanya putri


" saya mual Queen,kau terlalu ekstrim mengendarai mobil " jujur Bimo


rekan Bimo yang sendari tadi menahan tawanya pun akhirnya tertawa


putri hanya geleng geleng kepala


* **ya ada apa net*


* Lo kemana tiba tiba ngilang kita nyariin Lo*


* sorry gue pulang duluan ada urusan ngedadak*alibi putri


* aelah kenapa gak bilang sih*


* sorry yah gue buru buru*


* yaudh deh gue maafin*Neta pun mematikan telponnya**


putri pun duduk di atas jembatan Yang ada disana di ikuti oleh rekannya


'gagal lagi sial'keslnya dalam hati


putri yang datang kekota kini menjelma menjadi perempuan yang di segani banyak orang,putri yang polos kini menjadi putri yang cerdik dan pintar dia ahli dalam segala hal dia pun tidak menyangka hidupnya akan menjadi lebih berwarna sekarang banyak tantangan banyak rintangan yang harus ia lewati,entah takdir akan membawanya kemana sekrng


dia menjadi polos dan baik jika bersama keluarga dan teman teman nya,namun ia bisa berubah jika sudah duduk di kursi kebesaran nya itu.

__ADS_1


kini putri pun memutuskan untuk pulang dia membawa mobil Bimo sedang kan Bimo pergi ke markas bersama 3 sekawannya itu


diperjalanan pulang putri terus saja memukul stir karna ia kesal karna gagal menangkap dinda,Dinda pasti akan lebih waspada sekarang


"sialll harusnya tadi aku langsung saja tapi akhhh jika nathan tidak menahanku maka wanita itu pasti sudah berada di genggaman ku"putripun melajukan mobilnya dengan cepat dan beberapa menit kemudian dia pun sampai


kini waktu telah menunjukan pukul 12 malam,dia pun masuk kedalam rumah dan betapa kagetnya disaat dia melihat Aryan dan Beta disana,dia sampai tidak menyadari jika ada mobil Aryan di luar


"kamu dari mana"tanya aryan


"ada urusan"ucap putri dia pun langsung melangkah masuk kedalam kamarnya dia malas bertemu Aryan saat ini


tapi Aryan mengikuti putri dan menahan pintu dengan kaku panjangnya diapun masuk kedalam kamar putri


"ada apa"tanya putri membuang muka


"kita harus bicara"ucap Aryan


"aku lelah nanti saja"putri pun pergi dan masuk kedalam kamar mandi,putri membersihkan diri dan berganti pakaian disana pas dia keluar kamar mandi ternyata Aryan masih ada disana


"Ar pergilah ini sudah larut malam aku ingin istirahat"


"kamu dari club',sama siapa dan ngapain kesana?"tanya Aryan


"hanya party kecil"jawab putri singkat


"hmm,aku ingin bicara sesuatu"


"nanti saja aku lelah"putripun membuka pintu kamar dan mempersilahkan Aryan untuk keluar


"aku ingin istirahat mohon pengertiannya"Aryan pun bangun dan keluar dari kamar putri, putri pun langsung mengunci pintunya dan merebahkan tubuhnya di atas kasur


sementara Aryan diluar ia kembali menghampiri Beta


"ada masalah?"tanya Beta Aryan hanya mengangguk


"oh ya kenapa kau tidak datang keeumah sakit lagi waktu itu,bahkan menemui putri pun tidak"


"aku hanya sedikit kecewa padanya kemarin,namun belum selesai masalah kemarin masalah baru datang kembali"


"maksud mu"


"masalalu ku datang kembali om"


...****************...


"kenapa dia kemari,hal apa yang akan ia bicarakan?"

__ADS_1


"apa tentang perempuan yang waktu itu"


"hah,kenapa lelaki semua sama,Lian yang bilang ini itu namun di belakang ia ternyata seperti tadi huft dan Aryan yang aku pikir beda namun sama saja hah,aku memang terlalu bodoh dalam hal cinta,tapi mulai sekarang aku akan lebih fokus pada tujuan ku,aku tidak ingin terlalu memikirkan soal perasaan sekarang "gumam putri dia pun memejamkan matanya dan tidur


__ADS_2